Pastor Ditemukan Meninggal di Kolam Renang Kuala Kencana Mimika

Papua Tengah

Pastor Ditemukan Meninggal di Kolam Renang Kuala Kencana Mimika

Wempi Yance - detikSulsel
Sabtu, 17 Okt 2026 18:01 WIB
Pastor ditemukan meninggal di Kolam Renang Kuala Kencana Mimika.
Foto: Pastor ditemukan meninggal di Kolam Renang Kuala Kencana Mimika. (dok. Istimewa)
Mimika -

Seorang pastor berinisial ADB (36) ditemukan meninggal di kolam renang Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Polisi pun mengevakuasi jenazah korban untuk pemeriksaan lebih lanjut.

"Korban diketahui berinisial ADB, seorang pastor yang selama kurang lebih satu tahun menjalankan tugas pelayanan umat di wilayah Kokonao," kata Kanit Reskrim Polsek Kuala Kencana Ipda Willy B dalam keterangannya, Sabtu (17/10/2026).

Korban ditemukan kondisi tidak bernyawa di area Kolam Renang Kuala Kencana, kawasan PT. Freeport Indonesia, Distrik Kuala Kencana, Sabtu (17/10). Penemuan korban bermula saat seorang anak melihat benda berwarna hitam di dasar kolam dengan kedalaman sekitar tiga meter.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Setelah diperiksa lebih dekat oleh saksi, benda tersebut ternyata merupakan tubuh seseorang dalam posisi tengkurap di dasar kolam," tuturnya.

Saksi kemudian berteriak meminta pertolongan dan pengunjung lainnya segera masuk ke dalam kolam untuk mengevakuasi korban. Korban sempat dibawa ke klinik dan mendapat tindakan resusitasi jantung paru (CPR).

ADVERTISEMENT

"Namun, setelah dilakukan upaya pertolongan, korban dinyatakan meninggal dunia pada pukul 12.41 WIT," ucap Willy.

Jenazah korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulans ke Rumah Sakit Mitra Masyarakat (RSMM) Timika untuk dilakukan pemeriksaan medis. Polisi tidak menemukan adanya dugaan tindak pidana dari penemuan mayat itu.

"Berdasarkan hasil olah TKP dan pemeriksaan luar oleh tim medis RSMM, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban," ucapnya.

Dari hasil penelusuran, korban memasuki area Kolam Renang Kuala Kencana sekitar pukul 08.55 WIT. Sementara rekan korban mengaku pastor itu memiliki riwayat keluhan sakit pada bagian pinggang atau saraf terjepit dan telah beberapa kali menjalani terapi.

"Saat ini jenazah korban masih berada di RSMM Timika sambil menunggu koordinasi lebih lanjut dengan pihak keluarga terkait proses pemulangan jenazah ke Palembang," ungkap Willy.



(sar/asm)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads