Tanggal 17 Oktober Memperingati Hari Apa? Ada 3 Perayaan Penting

Tanggal 17 Oktober Memperingati Hari Apa? Ada 3 Perayaan Penting

Agnes Dewiyanti Amu - detikSulsel
Sabtu, 17 Okt 2026 06:25 WIB
Ilustrasi Kalender
Ilustrasi Kalender (Foto: Freepik)
Makassar -

Tanggal 17 Oktober 2026 jatuh pada hari Sabtu dalam penanggalan Masehi. Berbagai perayaan penting berlangsung setiap tahun di tanggal tersebut.

Perayaan pada tanggal tersebut memiliki nilai historis serta kemanusiaan, baik di tingkat nasional maupun internasional. Di Indonesia, terdapat perayaan Hari Kebudayaan Nasional, sementara dalam skala global terdapat dua peringatan penting yaitu Hari Internasional untuk Pemberantasan Kemiskinan dan Hari Trauma Sedunia.

Seperti apa sejarah dan keunikan masing-masing peringatan tersebut? Yuk simak penjelasan berikut ini!

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Hari Kebudayaan Nasional

Melansir dari laman resmi Dewan Pertimbangan Presiden Republik Indonesia (wantimpres), Menteri Kebudayaan menetapkan tanggal 17 Oktober sebagai Hari Kebudayaan Nasional melalui Keputusan Menteri Kebudayaan Nomor 162/M/2025 yang ditandatangani oleh Menteri Kebudayaan Fadli Zon pada 7 Juli 2025. Penetapan ini bertujuan untuk memperkuat posisi kebudayaan di tengah kehidupan berbangsa dan bernegara.

Penetapan tanggal 17 Oktober sebagai Hari Kebudayaan Nasional muncul dari usulan para seniman dan budayawan di Yogyakarta serta Persatuan Wartawan Indonesia (PWI). Tanggal tersebut dipilih karena bertepatan dengan penetapan Bhineka Tunggal Ika sebagai Semboyan bangsa oleh Soekarno dan Muhammad Natsir pada 17 Oktober 1951.

ADVERTISEMENT

Bhineka Tunggal Ika memiliki makna simbolik dalam perjalanan budaya Indonesia. Selain itu, pertimbangan ini juga dilandasi empat hal: pentingnya kebudayaan dalam memperkuat karakter bangsa, melimpahnya warisan budaya sebagai modal pembangunan, perlunya pelestarian budaya untuk memengaruhi arah peradaban dunia, serta pentingnya pengakuan nasional terhadap kebudayaan.

Hadirnya Hari Kebudayaan Nasional untuk mengingatkan kembali bahwa kebudayaan merupakan fondasi dan pilar utama dalam membangun karakter bangsa. Meski demikian, Hari Kebudayaan Nasional sampai saat ini tidak masuk dalam daftar hari libur nasional atau tanggal merah.

2. Hari Internasional untuk Pemberantasan Kemiskinan

Disadur dari Laman National Today, Hari Internasional untuk Pemberantasan Kemiskinan dirayakan setiap tanggal 17 Oktober secara global untuk mengatasi masalah kemiskinan. Penetapan tersebut berdasarkan pada keputusan resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melalui resolusi 47/196.

Cikal bakal peringatan tersebut bermula pada tanggal 17 Oktober 1987, ketika lebih dari 100.000 orang berkumpul di Paris, Prancis tempat Deklarasi Hak Asasi Manusia ditandatangani pada tahun 1948. Pada hari itu, orang-orang berkumpul untuk menyuarakan penderitaan masyarakat akibat kemiskinan.

Peristiwa tersebut juga ditandai dengan peresmian batu peringatan oleh Pastor Joseph Wresinski, seorang humanitarian. Batu tersebut menyatakan bahwa kemiskinan adalah pelanggaran Hak Asasi Manusia yang perlu diberantas.

Pada Desember 1992, PBB menetapkan tanggal 17 Oktober sebagai Hari Internasional untuk Pemberantasan Kemiskinan. Tanggal tersebut dipilih untuk menghormati peristiwa dan peresmian batu peringatan di Paris pada tahun 1987.

PBB mengakui bahwa kaum miskin memiliki kemampuan untuk mengidentifikasi apa yang mereka butuhkan. Peringatan tersebut dimaksudkan sebagai kesempatan bekerjasama dengan orang-orang yang terbelenggu dalam kemiskinan untuk menemukan solusi jangka panjang atas masalah yang mereka hadapi.

3. Hari Trauma Sedunia

Tanggal 17 Oktober juga diperingati sebagai Hari Trauma Sedunia, sebuah perayaan yang dicetuskan di New Delhi, India pada tahun 2011. Meski awalnya bersifat lokal, peringatan tersebut telah menjadi kampanye kesehatan global untuk meningkatkan kesadaran dan mendidik masyarakat tentang cara efektif mengatasi masalah trauma.

Peringatan tersebut bermula karena tingginya angka kematian akibat kecelakaan lalu lintas di India yang menyebabkan lebih dari 400 orang kehilangan nyawa setiap harinya. Kecelakaan lalu lintas dianggap sebagai penyebab paling umum dari pengalaman traumatis di seluruh dunia.

Adapun penyebab trauma lainnya yaitu pengalaman traumatis dari operasi militer, kekerasan dalam rumah tangga, dan serangan seksual. Masalah tersebut, jika tidak mendapatkan penanganan yang tepat dapat mengakibatkan Gangguan Stress Pasca Trauma (PTSD) pada korban.

Untuk memperingati Hari Trauma Sedunia, detikers dapat melakukan langkah-langkah sederhana seperti, menyadari trauma yang sedang dialami, berbincang dengan teman atau kerabat yang mengalami trauma, atau membagikan pengalaman traumatis anda kepada orang lain agar merasa lebih baik.

Demikian daftar perayaan penting yang diperingati setiap tanggal 17 Oktober 2026. Semoga dapat menambah wawasan detikers!



(urw/urw)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads