Bekal Awal Appi Jadi Calon Ketua Demokrat Sulsel

Bekal Awal Appi Jadi Calon Ketua Demokrat Sulsel

Tim detikSulsel - detikSulsel
Jumat, 16 Okt 2026 08:30 WIB
Wali Kota Makassar Munafri Appi Arifuddin gabung Partai Demokrat.
Wali Kota Makassar Munafri 'Appi' Arifuddin gabung Partai Demokrat. Foto: (Sahrul Alim/detikSulsel)
Makassar -

Wali Kota Makassar Munafri 'Appi' Arifuddin telah mengambil formulir pendaftaran bakal calon ketua Demokrat Sulawesi Selatan (Sulsel). Appi diklaim telah mengantongi lebih dari 20% atau sekitar 10 dukungan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) untuk memenuhi syarat pendaftaran.

Sekretaris DPC Demokrat Makassar Fatmawati Wahyudin mewakili Appi mengambil formulir pendaftaran di Kantor Demokrat Sulsel, Jalan Mirah Seruni, Kamis (15/10/2026). Fatma menyebut DPC yang mendukung akan disampaikan saat pengambilan formulir nanti.

"Insyaallah sudah memenuhi lah 20% dari target untuk mengambil maju sebagai calon. Yang penting sudah, yah mungkin sekitar lebih dari 20% lah. Ada 10 kurang lebih lebih. Nanti disampaikan (DPC pendukung) pada saat pengembalian formulir," ujar Fatma kepada wartawan, Kamis (15/10).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Fatma mengaku telah diberi surat kuasa mewakili Appi mengambil formulir. Anggota DPRD Sulsel itu menyebut Appi segera melengkapi berkas dan persyaratan yang dibutuhkan untuk maju sebagai calon ketua dalam forum musyawarah daerah (Musda) Demokrat Sulsel.

"Saya mewakili, saya diberikan surat kuasa untuk mengambil formulir dan formulir itu untuk Bapak Munafri Arifuddin," kata Fatma.

ADVERTISEMENT

"Insyaallah, Bapak Appi lagi sementara melengkapi berkas sesuai dengan persyaratan dan dalam waktu dekat itu nanti akan Bapak Appi sendiri yang akan mengembalikan formulirnya," ungkapya.

Syarat Maju Musda Demokrat Sulsel

DPD Demokrat Sulsel sebelumnya telah mengumumkan pembukaan pendaftaran bakal calon Ketua DPD Partai Demokrat Sulsel dalam Musda. Setiap bakal calon wajib mengantongi dukungan minimal 20% atau 7 suara DPC untuk bisa masuk sebagai calon.

Pendaftaran bakal calon mulai dibuka selama sepekan pada 15-21 Oktober 2026. Panitia membuka pelayanan pendaftaran di kantor DPD Demokat Sulsel, Jalan Mirah Seruni, Makassar.

"Kami di DPD Partai Demokrat Provinsi Sulawesi Selatan membuka secara luas dan memberi kesempatan kepada seluruh masyarakat yang akan mendaftar sebagai bakal calon Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Sulawesi Selatan di Musda ke-V," ujar Sekretaris Demokrat Sulsel Haidar Majid saat konferensi pers, Rabu (14/10).

Haidar menjelaskan, pengambilan formulir dapat diwakilkan kepada pihak lain dengan syarat membawa surat kuasa dari bakal calon yang bersangkutan. Namun, pada tahap pengembalian formulir, bakal calon diwajibkan hadir secara langsung dengan membawa berkas yang telah diisi.

"Pada proses pengembalian formulir tersebut, bakal calon diwajibkan hadir membawa formulir yang telah diisi," katanya.

Appi Gabung Demokrat karena Kedekatan-Jejak Historis

Appi sendiri telah mengungkap alasannya bergabung ke Partai Demokrat usai hengkang dari Golkar. Appi mengaku memiliki kedekatan dan jejak historis dengan partai berlambang bintang mercy tersebut.

"Saya ada sejarah dengan Partai Demokrat. Dulu itu saya pernah sudah bergabung dengan Demokrat," kata Appi kepada wartawan, Kamis (8/10).

Appi lantas menyinggung jejak perjuangannya bersama Demokrat. Pada Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Makassar 2020 lalu, Appi diusung berpasangan dengan kader Demokrat, Rahman Bando meski saat itu mesti kalah.

Pada Pilwalkot Makassar 2024, Appi kembali diusung Demokrat dan berpasangan dengan Aliyah Mustika Ilham. Pertarungan itu akhirnya dimenangkan Appi hingga akhirnya menjabat sebagai wali kota Makassar.

"Dua kali saya mengikuti Pilkada itu di-support oleh Partai Demokrat, dan dari kalah, menang alhamdulillah ya," tutur Appi.

Appi mengaku sudah bertemu dengan Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Jakarta. Appi sebelumnya meminta restu sebelum menerima KTA Demokrat.

"Tentulah kita minta waktu untuk ketemu dengan ketua umumnya memastikan bahwa namanya orang punya rumah, ya tentu kita minta izin mau masuk rumahnya orang," jelasnya.

Halaman 2 dari 2
(asm/asm)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads