Personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) disiagakan untuk mengawasi pembelian bahan bakar minyak (BBM) subsidi di SPBU Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar). Pengendara mobil dan motor yang bolak-balik mengantre langsung diusir.
Pantauan detikcom di SPBU 74.913.49, Kecamatan Wonomulyo, Rabu (14/10/2026) antrean panjang kendaraan untuk mengisi BBM masih mengular sejauh 500 meter. Antrean kendaraan hingga ke badan jalan.
Personel Satpol PP bersiaga di sekitar tempat pengisian BBM. Mereka memperketat pengawasan, termasuk memperhatikan warga yang sudah berulang kali mengantre serta mencocokkan barcode pengisian BBM setiap kendaraan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada yang bolak balik kita suruh mutar, kita suruh keluar karena sudah menyalahi aturan," kata Kepala Satpol PP dan Damkar Polman, Arifin Halim kepada wartawan.
Arifin mengaku belum menerima laporan jumlah pengendara mobil dan motor yang diusir hari ini dari SPBU. Namun kemarin ada 5 pengendara mobil yang ketahuan bolak balik mengantre.
"(sempat ada yang diusir) Kemarin ada lima mobil, sekarang ada juga (yang diusir)," ujar Arifin.
Dia menuturkan, pengawasan dilakukan menindaklanjuti instruksi Bupati Polman Samsul Mahmud, untuk meningkatkan pengawasan pengisian BBM di SPBU. Hal ini karena antrean panjang kendaraan terjadi hampir setiap hari.
"Sesuai surat edaran pak bupati kita memantau ke lapangan, karena kita melihat antrean panjang sehingga kita melakukan pemantauan dan pengawasan untuk mengurai daripada antrean itu," ujarnya.
Dia mengatakan, pengawasan ini akan dilaksanakan pada semua SPBU di Polman. Petugas akan ditarik jika proses pengisian BBM di SPBU dinilai sudah berjalan normal.
"(sasaran) Semua SPBU hingga antrean normal kembali," tuturnya.
Arifin menduga pengendara yang bolak balik masuk SPBU hingga memicu antrean panjang adalah pelangsir BBM. Dia memastikan sanksi tegas akan diberikan jika warga melanggar aturan.
"Kita persuasif dulu, kita akan kerjasama dengan kepolisian, kita kolaborasi, kalau ada yang melanggar kita akan serahkan (ke pihak berwajib). Ada betul (pelangsir) karena itu yang bolak balik langsung putar balik menghilangkan jejak setelah teman-teman satpol datang," bebernya.
Sementara warga bernama Erna mengapresiasi pengawasan yang dilakukan Satpol PP. Upaya tersebut diakui terbukti mampu mengurai antrian di SPBU.
"Alhamdulillah, bagus kalau diawasi terus seperti ini, karena betul tiap hari harus mengantre, barusan seperti ini (terurai antrean) setelah ada pengawasan," katanya.
