Wabup Gowa Puji TMMD di Barembeng Fokus Buka Jalan-Air Bersih

Wabup Gowa Puji TMMD di Barembeng Fokus Buka Jalan-Air Bersih

Tim detiksulsel - detikSulsel
Selasa, 13 Okt 2026 18:04 WIB
Wakil Bupati Gowa Darmawangsyah Muin mengapresiasi TMMD ke-130 yang berfokus pada pembangunan jalan dan penyediaan sarana air bersih di Gowa. Dokumen Istimewa
Foto: Wakil Bupati Gowa Darmawangsyah Muin mengapresiasi TMMD ke-130 yang berfokus pada pembangunan jalan dan penyediaan sarana air bersih di Gowa. Dokumen Istimewa
Gowa -

Wakil Bupati Gowa Darmawangsyah Muin mengapresiasi program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026 di Kabupaten Gowa fokus dalam pembukaan infrastruktur jalan hingga air bersih. Dia menilai program ini tidak hanya menyasar pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Darmawangsyah menyampaikan hal tersebut saat memimpin upacara pembukaan TMMD ke-130 di Lapangan Sepak Bola Desa Barembeng, Kecamatan Bontonompo, Kabupaten Gowa, Selasa (13/10/2026). Dalam upacara itu, Darmawangsyah bertindak sebagai inspektur upacara dengan didampingi Komandan Upacara Kapten Arm Santoso dan Perwira Upacara Kapten Inf Sudarno.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Gowa, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada TNI, khususnya Kodim 1409/Gowa, yang telah memilih Desa Barembeng sebagai lokasi pelaksanaan TMMD ke-130 tahun ini," ujar Darmawangsyah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Darmawangsyah menjelaskan bahwa pelaksanaan TMMD tahun ini dipusatkan di Dusun Bontomanai, Desa Barembeng, Kecamatan Bontonompo. Program tersebut didukung anggaran sebesar Rp1,5 miliar.

Sejumlah sasaran fisik menjadi prioritas dalam pelaksanaan TMMD ke-130. Sasaran itu meliputi pembukaan jalan baru sepanjang 2,3 kilometer, pembangunan talud, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), serta penyediaan sarana air bersih melalui pembangunan sumur bor.

ADVERTISEMENT

Darmawangsyah berharap pembangunan tersebut dapat membuka akses wilayah yang selama ini sulit dijangkau dan memperlancar mobilitas masyarakat. Infrastruktur jalan dan sarana air bersih juga diharapkan mendukung aktivitas ekonomi serta meningkatkan kualitas hidup warga.

"TMMD ini bukan sekadar program pembangunan fisik, bukan hanya membangun jalan atau memperbaiki fasilitas umum. Lebih dari itu, TMMD adalah bukti nyata kemanunggalan TNI dan rakyat. TNI hadir, tinggal, dan bergotong royong bersama masyarakat. Inilah kekuatan kita yang sebenarnya," tegasnya.

Wakil Bupati Gowa Darmawangsyah Muin mengapresiasi TMMD ke-130 yang berfokus pada pembangunan jalan dan penyediaan sarana air bersih di Gowa. Dokumen IstimewaWakil Bupati Gowa Darmawangsyah Muin mengapresiasi TMMD ke-130 yang berfokus pada pembangunan jalan dan penyediaan sarana air bersih di Gowa. Dokumen Istimewa

Darmawangsyah mengajak masyarakat berpartisipasi aktif selama pelaksanaan TMMD. Menurutnya, keberhasilan program tidak cukup hanya mengandalkan personel TNI, tetapi juga membutuhkan keterlibatan warga agar pekerjaan berjalan optimal dan hasilnya sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

"TMMD ini hanya berjalan sekitar satu bulan. Sayang kalau semangatnya hanya dari TNI. Mari masyarakat ikut turun, ikut kerja bakti, dan bersama-sama menjaga hasil pembangunannya," katanya.

Selain pembangunan fisik, TMMD ke-130 juga mencakup kegiatan nonfisik berupa penyuluhan, edukasi, serta pelayanan publik dan sosial. Materi kegiatan meliputi kesehatan, pencegahan stunting, pertanian, bela negara, dan pelayanan administrasi.

Darmawangsyah meminta masyarakat memanfaatkan kegiatan tersebut untuk menambah pengetahuan dan memperoleh akses pelayanan yang dibutuhkan. Ia menegaskan bahwa pembangunan desa harus berjalan seiring dengan peningkatan kapasitas masyarakat.

Darmawangsyah juga mengingatkan masyarakat agar menjaga dan merawat seluruh fasilitas yang dibangun melalui program TMMD. Ia menilai pemeliharaan bersama penting agar hasil pembangunan dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang.

"Jalan yang bagus dan fasilitas yang baik, kalau tidak kita rawat bersama, akan cepat rusak. Merawat itu lebih murah daripada membangun ulang," ujarnya.

Sementara itu, Danrem 141/Toddopuli Kolonel Inf Robinson Tallupadang menegaskan bahwa TMMD tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat kebersamaan dan semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat. Ia menilai keberhasilan program membutuhkan sinergi TNI, Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat agar setiap sasaran pembangunan dapat diselesaikan dengan baik.

"TMMD bukan hanya membangun infrastruktur jalan, tetapi juga membangun semangat gotong royong dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," jelas Robinson.



(hmw/hmw)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads