Anggaran KONI Barru di Porprov Dipangkas, Cabor Berburu Sponsor

Anggaran KONI Barru di Porprov Dipangkas, Cabor Berburu Sponsor

Ardiansyah - detikSulsel
Selasa, 13 Okt 2026 15:30 WIB
Cabor di Barru cari sponsor tambahan untuk memenuhi kebutuhan saat Porprov karena anggaran KONI Barru dipangkas.
Cabor di Barru cari sponsor tambahan untuk memenuhi kebutuhan saat Porprov karena anggaran KONI Barru dipangkas. Foto: (dok. istimewa)
Barru -

Alokasi anggaran KONI Kabupaten Barru untuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) dipangkas Rp 600 juta menjadi Rp 1,7 miliar. Para atlet dan pengurus cabang olahraga (cabor) kini mencari dana tambahan sendiri ke pihak luar lewat sebar proposal.

Sekretaris KONI Barru Suardi Syam mengakui bahwa total dana hibah yang diterima pihaknya dari Pemkab Barru untuk Porprov Sulsel kali ini hanya Rp 1,7 miliar. Nilai tersebut merosot dibanding anggaran Porprov periode sebelumnya yang menembus Rp 2,4 miliar, meski jumlah cabor bertambah.

"Kalau dana hibah yang kami terima Rp 1,7 miliar. Pokok kemarin Rp 1 miliar, ini ada tambah Rp 700 juta untuk 23 cabor. Yang Porprov sebelumnya kan 17 cabor itu di atas Rp 2 miliar, sekitar Rp 2,4 miliar," kata Suardi kepada detikSulsel, Selasa (13/10/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Suardi menjelaskan, dana Rp 1,7 miliar tersebut tidak murni dialokasikan penuh untuk kebutuhan operasional dan pemberangkatan kontingen. Anggaran itu masih harus terpotong untuk operasional sekretariat KONI hingga pelaksanaan Pemusatan Latihan Kabupaten atau Training Centre (TC).

"Ada biaya operasional sedikit untuk kesekretariatan KONI dan sudah ada untuk TC berjalan kemarin," jelasnya.

ADVERTISEMENT

Minimnya anggaran dari Pemkab Barru membuat KONI meminta pengurus cabor tidak menggantungkan penuh kebutuhan dana pada pemerintah. Cabor diimbau aktif menyebar proposal bantuan dana ke pihak swasta maupun sponsor luar.

"Memang dari awal kita sudah sampaikan bahwa ada keterbatasan. Mereka (cabor) pada mencari tambahan di luar, khususnya dengan proposal-proposal. Lebih awal kita sampaikan seperti itu," ungkap Suardi.

Selain berdampak pada pembiayaan, efisiensi anggaran ini juga berimbas pada jumlah kontingen. Dari total 215 atlet yang terdata awal, kini hanya 212 karena kendala administrasi SK kepengurusan cabor.

"Awalnya 215 atlet, tapi terakhir kemarin validasi ada 3 yang mengundurkan diri, menjadi 212 atlet. SK dari cabang olahraganya tidak keluar," ujarnya.

Kendati bertanding di tengah himpitan anggaran dan fasilitas yang minim, KONI Barru mengklaim semangat para atlet tidak surut. Pihaknya pun tetap optimistis menargetkan posisi 10 besar pada Porprov Sulsel mendatang.

"Tidak menyurutkan semangat teman-teman cabor dan atlet. Target kemarin di peringkat 14, ya diupayakan naiklah dari perolehan Porprov sebelumnya. Mudah-mudahan bisa masuk 10 besar," pungkasnya.



(asm/ata)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads