Mahasiswa Ditemukan Tewas di Jayapura dengan 15 Luka Tikaman

Papua

Mahasiswa Ditemukan Tewas di Jayapura dengan 15 Luka Tikaman

Paulus Pulo - detikSulsel
Jumat, 09 Okt 2026 18:11 WIB
Mahasiswa ND (27) ditemukan tewas dengan 15 luka tikaman di Pasar Lama, Jayapura.
Foto: Mahasiswa ND (27) ditemukan tewas dengan 15 luka tikaman di Pasar Lama, Jayapura. (dok. istimewa)
Jayapura -

Mahasiswa berinisial ND (27) ditemukan tewas di Kawasan Pasar Lama, Kabupaten Jayapura, Papua. Polisi menemukan 15 luka tikaman di tubuh korban.

"Polres Jayapura tengah melakukan penyelidikan terkait penemuan jenazah seorang mahasiswa di kawasan Pasar Lama," ujar Kapolres Jayapura AKBP Dionisius VDP Helan kepada wartawan, Jumat (9/10/2026).

Penemuan mayat itu dilaporkan di kawasan Pasar Lama, Kabupaten Jayapura, pada pukul 06.00 WIT, pagi tadi. Korban berjenis kelamin laki-laki dan diketahui berdomisili di BTN Permata Hijau.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Personel Polres Jayapura langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) setelah mendapat laporan. Sementara tim Reserse bersama tim identifikasi (Inafis) Polres Jayapura tiba di TKP sekitar pukul 09.00 WIT.

"Setelah pemeriksaan awal di lokasi, jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke RSUD Yowari untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut," kata AKBP Dionisius.

ADVERTISEMENT

Dia menuturkan luka pada tubuh korban menjadi salah satu fokus penyelidikan untuk mengungkap peristiwa tersebut. Dia menyebut ada 15 luka tikam di tubuh korban.

"Dari hasil pemeriksaan fisik luar, ditemukan 15 bekas luka tusukan di bagian perut sebelah kiri korban. Namun, kami masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab kematian serta mengungkap secara utuh peristiwa yang terjadi," bebernya.

Dia mengungkapkan penyidik telah memeriksa dua orang saksi terkait penemuan mayat tersebut. Polisi juga telah memasang garis polisi di sekitar lokasi guna menjaga keamanan TKP dan mendukung kelancaran proses penyelidikan.

"Kami mengharapkan doa dan dukungan masyarakat agar kasus ini dapat segera terungkap. Kami juga mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait kejadian ini agar menyampaikannya kepada pihak kepolisian," pungkas Dionisius.



(hsr/ata)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads