Banyak yang penasaran, tanggal 8 Oktober memperingati hari apa? Ternyata, di tanggal ini terdapat beberapa momen penting yang diperingati secara global.
Mengetahui peringatan di tanggal-tanggal tertentu seperti hari ini, 8 Oktober 2026, bukan sekadar menambah wawasan tetapi juga menjadi bentuk apresiasi terhadap nilai-nilai yang terkandung dalam peristiwa tersebut. Hal ini bisa menjadi pengingat bagi semua untuk terus menghormati sejarah, menjaga kedamaian, serta meningkatkan kesadaran sosial.
Nah, bagi detikers yang penasaran dan ingin tahu lebih dalam tentang apa saja hari peringatan di tanggal 8 Oktober 2026, berikut ini detikSulsel sajikan informasi lengkapnya yang dilansir dari laman National Today. Yuk disimak!
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Daftar Hari Penting 8 Oktober 2026
1. Hari Disleksia
Hari Disleksia diperingati secara global setiap 8 Oktober. Hari peringatan ini untuk meningkatkan perhatian terhadap disleksia, gangguan belajar yang umum dan memengaruhi kemampuan membaca serta menulis.
Disleksia dapat dialami anak-anak maupun orang dewasa. Karena gejalanya hampir selalu terlihat dari luar, gangguan ini dapat dengan cepat didiagnosis.
Disleksia pertama kali diidentifikasi oleh dokter asal Jerman, Oswald Berkhan, pada 1881. Gangguan ini kemudian diberi nama "disleksia" oleh dokter mata Rudolph Berlin enam tahun setelah gangguan tersebut diidentifikasi.
Berkhan menemukan adanya gangguan perkembangan dalam kemampuan membaca ketika menganalisis kasus seorang anak laki-laki yang mengalami kesulitan berat dalam belajar membaca dan menulis dengan baik. Karena anak tersebut memiliki kemampuan intelektual dan kondisi fisik yang normal, Berkhan sangat tertarik dengan kasusnya.
Setelah temuannya dikenal luas, Berkhan menyadari bahwa pasien mudanya bukanlah kasus yang langka dan bahwa ternyata banyak orang dewasa juga tampaknya mengalami kondisi serupa. Seperti beberapa jenis disabilitas lainnya, disleksia tidak dapat ditangani hanya dengan obat-obatan.
Penderita sering kali membutuhkan terapi, metode belajar yang inovatif, serta perawatan yang konsisten dari pendamping agar dapat menjalani kehidupan dengan kesulitan belajar yang dapat dikelola. Ketika tidak terdiagnosis, penderita sering dianggap malas, lambat belajar, atau keras kepala dan gemar membuat masalah.
Sejak disleksia ditemukan, dokter dan terapis di seluruh dunia terus berupaya menemukan cara terbaik agar penderita disleksia dapat mengelola kondisinya. Karena membaca dapat menjadi tantangan bagi penderita disleksia, sebuah jenis huruf khusus disleksia telah diciptakan untuk mempermudah proses membaca.
Guna mendorong perhatian terhadap kondisi penyandangnya, selain Hari Disleksia Sedunia juga terdapat peringatan Bulan Kesadaran Disleksia. Peringatan tersebut dibentuk oleh The International Dyslexia Association dan diperingati setiap tahun selama bulan Oktober.
2. Hari Pengantar Koran Internasional
Tanggal 8 Oktober juga diperingati sebagai Hari Pengantar Koran Internasional. Peringatan ini untuk merayakan dan mengapresiasi peran para individu tangguh yang mengantarkan berita langsung dari percetakan kepada masyarakat, baik saat hujan maupun panas.
Hari Pengantar Koran sendiri didirikan untuk mengenang sosok Blarney Flaherty yang berusia 10 tahun. Pengantar koran pertama yang direkrut oleh Museum of the City of New York di Amerika Serikat.
Pada 1833, sebagai tanggapan atas iklan di "The Sun" yang meminta "pria yang tekun" untuk melamar, Flaherty muda mengangkat setumpuk koran. Penerbit Benjamin Day menyetujui dan mempekerjakan Flaherty.
Tak lama kemudian, jalan-jalan di New York dipenuhi seruan, "Koran! Dapatkan koran Anda di sini!" Sejak saat itu, tak terhitung banyaknya orang yang mengikuti jejaknya, dan lebih dari 185 tahun kemudian, Hari Pengantar Koran memperingati mereka semua.
Banyak tokoh besar dalam sejarah yang terbentuk dari awal kehidupan mereka sebagai pengantar koran. Di antaranya Albert Einstein, James Cagney, Martin Luther King Jr, dan Isaac Asimov.
Menjadi pengantar koran dapat mengasah pengetahuan seseorang tentang lingkungan sekitar, kemampuan berinteraksi dengan orang lain, mengikuti perkembangan berita terbaru, serta menjadi penjual yang baik. Pada 1960, Newspaper Carrier Hall of Fame didirikan untuk mengakui sejumlah pengantar koran paling terkenal dalam sejarah.
Saat ini, tidak banyak anak muda yang bekerja sebagai pengantar koran, tetapi pekerjaan tersebut masih ditawarkan kepada anak-anak muda di banyak komunitas lokal. Anak perempuan dan laki-laki tetap menghadapi berbagai kondisi cuaca dan keadaan lainnya demi berkomitmen mengantarkan berita kepada masyarakat di sekitar mereka.
3. Hari Pendaftaran Kelahiran Internasional
Tanggal 8 Oktober juga menandai peringatan Hari Pendaftaran Kelahiran Internasional. Hari peringatan ini bertujuan mendorong kesadaran masyarakat dunia dalam memperjuangkan hak dasar setiap anak untuk memiliki identitas hukum.
Pada 2019 PBB melaporkan bahwa lebih dari separuh populasi anak di Afrika tidak terdokumentasi. Di negara mereka sendiri, kelahiran mereka tidak pernah dicatat sehingga tidak tercatat dalam sistem administrasi negara.
Studi serupa yang dilakukan UNICEF pada 2019 mengungkapkan bahwa sekitar satu dari 40 anak berusia di bawah lima tahun di kawasan MENA, Timur Tengah dan Afrika Utara, tidak terdaftar. Anak-anak ini umumnya disebut sebagai anak-anak yang tidak terhitung, dan tekanan internasional untuk mendata mereka serta meningkatkan angka pendaftaran kelahiran bayi terus meningkat.
Sekitar 91 juta anak di kawasan MENA tidak memiliki akta kelahiran dan belum pernah didaftarkan. Bagi seseorang, kondisi ini sangat menyulitkan untuk menjalani kehidupan.
Anak-anak tersebut sering kali sudah menghadapi kemiskinan dan, ditambah dengan tidak adanya identitas resmi, menjadi rentan terhadap eksploitasi oleh pihak-pihak yang berniat buruk.
Johnson's Baby bermitra dengan Save the Children berkomitmen meningkatkan jumlah kelahiran yang terdaftar di seluruh kawasan MENA. Pelaksanaan program pendaftaran tersebut menyasar Lebanon dan Ethiopia sebagai negara utama serta mendanai pelatihan dan pengembangan program pendaftaran di kedua negara tersebut.
Diharapkan melalui hari peringatan ini dapat meningkatkan kesadaran dan tekanan internasional, sehingga anak-anak dan bayi yang rentan tersebut dapat memperoleh hak asasi mereka serta perlindungan yang menyertainya.
4. Hari Gurita Sedunia
Tanggal 8 Oktober juga diperingati sebagai Hari Gurita Sedunia. Menurut sejumlah sumber Hari Gurita Sedunia pertama kali dicetuskan pada 2006 oleh "The Octopus News Magazine Online" untuk merayakan keunikan gurita. Sejak saat itu, peringatan ini diselenggarakan setiap tahun.
Gurita merupakan anggota kelas Cephalopoda, yang dalam bahasa Yunani berarti "kaki kepala", sementara nama "octopus" berasal dari kata Yunani "októpus" yang berarti "delapan kaki". Gurita memiliki delapan lengan yang umumnya dilengkapi alat pengisap di bagian bawahnya.
Lengan-lengan tersebut memiliki kumpulan neuron yang memungkinkan setiap lengan melakukan tugas berbeda secara bersamaan. Kumpulan neuron ini dapat dianggap sebagai otak. Dengan demikian, gurita memiliki sembilan otak, yakni satu otak utama yang mengendalikan sistem saraf dan satu di masing-masing lengan.
Keunikan lain dari gurita adalah memiliki tiga jantung. Dua jantung berfungsi mengalirkan darah ke insang, sedangkan satu lainnya memompa darah ke seluruh tubuh.
Gurita sangat cerdas dan diketahui mampu melakukan berbagai tugas, mulai dari membuka stoples hingga menggunakan alat. Tubuhnya sangat fleksibel, pandai bersembunyi, dan dapat ditemukan di setiap lautan di dunia.
Selain itu, gurita memiliki penampilan yang sangat menakjubkan, dengan beragam warna, ukuran, dan bentuk. Beberapa hidup di perairan laut yang sangat dangkal, sementara lainnya dapat ditemukan hingga ribuan meter di bawah permukaan.
Gurita terkadang disebut sebagai bunglon laut karena sering kali mampu mengubah warna tubuhnya untuk menyatu dengan lingkungan sekitar sebagai bentuk perlindungan dari predator.
5. Hari Penglihatan Sedunia
Hari Penglihatan Sedunia diperingati setiap Kamis kedua bulan Oktober. Tahun ini, bertepatan dengan 8 Oktober 2026.
Hari peringatan ini diinisiasi untuk meningkatkan kesadaran tentang kebutaan dan gangguan penglihatan yang dapat dicegah.
Berawal pada 1917, Melvin Jones mendirikan Lions Clubs International (LCI), sebuah organisasi pelayanan. Lions Clubs International telah menyelenggarakan berbagai proyek di seluruh dunia, seperti penggalangan dana bagi korban topan dan siklon, diagnosis dan penanganan bagi penderita gangguan pendengaran, layanan pendengaran masyarakat, serta program skrining kanker.
Salah satu proyek Lions Clubs International yang terkenal adalah kampanye "SightFirst". Dimulai pada 1990, kampanye ini bertujuan memerangi kebutaan akibat trakoma dan berbagai penyebab kebutaan lainnya. Kampanye tersebut telah membantu lebih dari 488 juta orang yang mengalami gangguan penglihatan.
Dalam kampanye "SightFirst" pada 2000, Lions Clubs International dan International Agency for the Prevention of Blindness (IAPB) menetapkan Kamis kedua setiap Oktober sebagai Hari Penglihatan Sedunia. Tujuan utamanya adalah menarik perhatian masyarakat terhadap pentingnya menerapkan praktik yang aman untuk mencegah kebutaan dan berbagai masalah penglihatan lainnya.
Hari ini diperingati oleh jutaan orang di seluruh dunia untuk meningkatkan kesadaran tentang perawatan mata sekaligus menghargai anugerah penglihatan, yang dalam segala hal merupakan sebuah berkah.
