Menko Pangan Zulkifli Hasan menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) Koalisi Pemerintah Kabupaten Penghasil Kelapa (KOPEK) II tahun 2026 di Kota Manado, Sulawesi Utara. Pria yang akrab disapa Zulhas menyapa seluruh jajaran pengurus yang hadir.
Munas KOPEK II dilaksanakan di Courtyard by Marriott Manado Hotel, Jalan A.A Maramis Kayuwatu Kairagi 2, Kecamatan Mapanget, Rabu (7/10/2026). Organisasi ini beranggotakan kabupaten penghasil kelapa yang memenuhi kriteria luas minimal lahan kelapa tertentu, dan saat ini kekuatannya telah berkembang pesat hingga beranggotakan lebih dari 200 kabupaten.
Munas ini juga dihadiri oleh Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulawesi Utara dan kepala daerah setempat seperti Bupati Minahasa Selatan dan Bupati Minahasa Utara serta perwakilan. Juga menghadirkan para peneliti, petani kelapa, dan dinas-dinas terkait yang berkomitmen memajukan komoditas kelapa nasional.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketua Umum KOPEK Nelson Pomalingo, mengungkapkan bahwa regenerasi kepengurusan mutlak diperlukan karena jajaran pimpinan saat ini sudah tidak lagi menjabat sebagai kepala daerah aktif. Sesuai aturan organisasi, pengurus KOPEK harus diisi oleh Bupati atau Wakil Bupati yang masih aktif.
"Karena saya, Nelson, sudah mantan Bupati Gorontalo, sedang Sekjen Alias Wello juga mantan Bupati Lingga," beber Nelson, Rabu (7/10/2026).
Namun, rencana pemilihan belum bisa dilaksanakan lantaran banyak Bupati anggota yang absen dalam forum tertinggi ini. Nelson membeberkan ada dua faktor utama penyebab ketidakhadiran para kepala daerah tersebut, yakni adanya kebijakan efisiensi anggaran di masing-masing daerah serta terjadinya bencana alam di beberapa wilayah Indonesia.
"Terima kasih Menko Pangan, Zulkifli Hasan yang sudah hadir hari ini," pungkasnya.
