Dilema Appi Dirayu Gabung Demokrat

Tim detikSulsel - detikSulsel
Minggu, 04 Okt 2026 06:00 WIB
Foto: Wali Kota Makassar Munafri 'Appi' Arifuddin dan Ketua Dewan Pakar DPP Demokrat Andi Alfian Mallarangeng. (dok. istimewa)
Makassar -

Partai Demokrat terang-terangan merayu Wali Kota Makassar Munafri 'Appi' Arifuddin untuk bergabung di partai berlambang bintang mercy. Kendati begitu, Appi masih dilema menerima pinangan Demokrat lantaran mempertimbangkan statusnya sebagai kader Partai Golkar.

Ajakan itu bermula dari rumor Appi bakal hengkang dari Golkar. Ketua DPD II Golkar Makassar tersebut bahkan diisukan akan maju dalam Musyawarah Daerah (Musda) DPD Demokrat Sulsel yang rencananya digelar Oktober 2026.

Isu tersebut belakangan semakin memanas usai DPP Demokrat Makassar menunjukkan ketertarikannya terhadap sosok Appi. Ketua Dewan Pakar DPP Partai Demokrat Andi Alfian Mallarangeng sampai turun langsung membujuk Appi.

"Saya rasa juga barangkali 'wattunnami' juga kalau Bung Appi ini kemudian bisa bergabung dengan Partai Demokrat," tegas Andi Alfian saat konferensi pers di Hotel Novotel Makassar pada Sabtu (3/10/2026).

Andi Alfian menyampaikan ajakan itu di hadapan Appi yang turut hadir dalam jumpa pers tersebut. Andi Alfian menilai Appi sebagai politisi muda yang bisa membangun dan memperkuat Partai Demokrat khususnya di Sulawesi Selatan (Sulsel).

"Saya mengajak Bung Appi untuk bergabung memperkuat Partai Demokrat di Sulawesi Selatan untuk menjadikan Partai Demokrat sebagai wadah untuk perjuangan membangun bangsa ini, membangun Sulawesi Selatan dari dari Makassar," paparnya.

Andi Alfian berharap ajakan Demokrat bersambut meski menyadari Appi masih berstatus kader Partai Golkar. Dia mengaku pengalamannya bersama Appi menjadi salah satu alasan untuk mengajaknya bergabung bersama Demokrat.

"Menurut saya Partai Demokrat ini cocok untuk Bung Appi, karena kita sudah sama-sama selama ini. Bung Appi tahu betul apa ini Partai Demokrat, bagaimana karakter Partai Demokrat, prinsip dan nilai-nilai Partai Demokrat," jelasnya.

Andi Alfian melanjutkan, ajakan ini bagian dari tanggung jawabnya sebagai kader senior Demokrat sekaligus putra Sulsel. Dia ingin Demokrat memiliki kekuatan baru melalui kehadiran tokoh-tokoh potensial.

"Sebenarnya ada banyak yang saya ajak. Cuma ya kebetulan kita pas ada di sini dan lalu ngobrol-ngobrol tadi segala macam, kena lah vibe-nya itu kena, kemudian saya juga mengajak langsung kepada beliau untuk bergabung dengan Partai Demokrat," paparnya.

Namun Alfian ogah memaksa Appi menerima pinangan Demokrat. Dia memberikan waktu kepada Appi untuk mempertimbangkan sembari memikirkan statusnya yang masih berstatus kader partai lain.

"Dari sisi kami, kami serahkan sepenuhnya ke beliau yang lebih ke beliau waktunya kapan paling pas. Jadi istilahnya saya mengajak monggo kapan bisanya," imbuh Andi Alfian.

Apalagi Demokrat belum sampai mempertimbangkan posisi Appi jika resmi bergabung. Pembicaraan soal Appi masuk dalam struktur partai akan dibahas setelah Appi menyatakan kesediaan menerima pinangan Demokrat.

"Saya bilang kalau sudah resmi bergabung nanti tetap aja harus koordinasi dengan pimpinan partai demokrat yang ada di Sulsel. Tentu ada proses mengikuti etika politik yang baik," jelasnya.

Appi Pertimbangkan Etika Politik

Sementara itu, Appi menyambut baik keseriusan Partai Demokrat yang mengajaknya bergabung. Apalagi ajakan tersebut disampaikan langsung Dewan Pakar DPP Partai Demokrat.

"Tentu ini merupakan apresiasi yang setinggi-tingginya dan penghargaan yang sebesar-besarnya dari kami untuk Partai Demokrat. Karena melihat keseriusan sehingga beliau datang ke Makassar untuk menyampaikan hal yang seperti ini," beber Appi.

Namun Appi masih berada di persimpangan jalan untuk menerima ajakan Demokrat. Dia tidak bisa langsung mengambil keputusan dengan dalih mempertimbangkan etika politik.

"Saya pikir ini hal yang sangat serius yang harus kita respons. Tapi bagaimanapun bentuknya bukan menolak, bukan tidak menerima, bukan juga langsung menerima dan meng-iya-kan," tegasnya.

"Tapi kan ada prosedur yang harus kami lewati. Dari prosedur yang kami lewati inilah sebagai kader dari salah satu partai politik tentu kita mengutamakan yang namanya etika politik," sambung Appi.

Appi lantas menyinggung jejak perjuangannya bersama Demokrat yang sudah terjalin sejak lama. Pada Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Makassar 2020 lalu, Appi diusung berpasangan dengan kader Demokrat, Rahman Bando meski saat itu mesti kalah.

"Pada tahun 2020 pada saat kami maju pasca COVID itu satu-satunya ketua umum partai yang datang ke Makassar untuk memberikan support itu bapak AHY, ketua umum partai Demokrat datang," tutur Appi.

Pada Pilwalkot Makassar 2024, Appi kembali diusung Demokrat dan berpasangan dengan Aliyah Mustika Ilham. Pertarungan itu akhirnya dimenangkan Appi hingga akhirnya menjabat sebagai wali kota Makassar.

"Menurut saya salah satu partai yang selalu memberikan support, dukungan dan memberikan partainya kepada saya dalam hal pemilihan wali kota di Makassar Demokrat sudah melakukan ini," jelasnya.



Simak Video "Video Demokrat soal Sistem Pilkada ke Depan: Kami Sejalan dengan Prabowo"


(sar/sar)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork