Kebakaran hutan dan lahan di Gunung Lesang yang masuk kawasan Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel) meluas. Api sudah empat hari belum padam dan kini meluas ke kawasan karst Matojeng.
Pantauan detikSulsel, Sabtu (3/10/2026) titik api terlihat dari Kampung Matojeng, Kelurahan Minasatene. Asap akibat kebakaran lahan membumbung di kawasan karst Matojeng.
Api terlihat menyala membakar pepohohan kering disepanjang lereng gunung sebelah timur gunung kampung Matojeng. Suara letusan dari api yang membakar rumpun bambu yang banyak terdapat di wilayah Matojeng sesekali terdengar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Komandan Regu 1 Manggala Agni TN Babul, Muhammad Ikfar membenarkan terkait kebakaran yang meluas ke Kawasan karst Matojeng. Tim gabungan dan warga setempat tengah berupaya memadamkan api.
"Kondisi apinya itu saat ini telah menyebar hingga ke kampung Matojeng" kata Muhammad Ikfar kepada detikSulsel.
Dia mengatakan petugas pemadam kebakaran dari Manggala Agni TN Babul berusaha memutus jalur api yang mengarah ke permukiman. Para petugas menggunakan selang panjang yang ditarik ke dalam hutan untuk melakukan penyiraman.
Bantuan air untuk pemadaman juga datang dari Damkar Pangkep dan Damkar PT Semen Tonasa. Sejumlah petugas dari TNI dan Polri juga terlihat memantau pergerakan api.
"Iya sudah menjalar ke kampung Sabila, tim kami terus memantau pergerakan api disana," ujarnya.
Diketahui, titik api awalnya terlihat di Gunung Lesang, Kelurahan Biraeng, Kecamatan Minasatene, pada Rabu (30/9). Tim gabungan langsung dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api, namun tidak berhasil karena medan yang curam.
"(Kondisi api) sudah tidak terlalu parah, jadi anggota saya dan anggota Polisi Hutan (Polhut) balik kanan sekitar jam 2 dini hari," kata Kasatpol PP dan Damkar Pangkep, Hapiluddin kepada wartawan, Kamis (1/10).
