Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) menggelar syukuran memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-28. Ketua Umum PSMTI Wilianto Tanta berharap agar organisasi ini empat kali lebih baik kedepannya.
Perayaan HUT ke-28 PSMTI berlangsung di Emperor Pluit, Jakarta, Selasa (29/9/2026). Acara tersebut dirangkaikan dengan perayaan tradisi Zhong Qiu atau Festival Kue Bulan serta pembubaran Panitia Musyawarah Nasional (Munas) VIII PSMTI.
"Terima kasih atas dukungannya selama empat tahun ini yang telah kita jalani bersama. Hal utama yang paling saya rasakan adalah kebersamaan dan kekompakan dari para pengurus," ujar Wilianto Tanta dalam sambutannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketua Umum PSMTI Pusat Wilianto Tanta dalam membawakan sambutan di pembukaan Munas VIII PSMTI. Foto: Abadi Tamrin/detikcom |
Menurut Wilianto, kebersamaan dan kekompakan menjadi hal yang paling dirasakan selama menjalankan amanah memimpin organisasi. Dia berharap agar PSMTI untuk terus melanjutkan berbagai program dan pengabdian organisasi di masa mendatang.
"Merupakan suatu kehormatan bagi saya dipercaya kembali untuk memimpin PSMTI. Semoga ke depan PSMTI dapat terus maju dan menjadi empat kali lebih baik," tambahnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Munas VIII PSMTI Peng Suyoto menyebut perayaan HUT ke-28 sekaligus pembubaran panitia menjadi momentum untuk mengapresiasi kerja keras seluruh jajaran yang telah terlibat dalam pelaksanaan Munas VIII.
"Ini merupakan malam yang sangat istimewa karena kita semua dapat berkumpul dalam rangka syukuran HUT ke-28 PSMTI sekaligus pembubaran Panitia Munas VIII. Saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras dan berdedikasi tinggi hingga acara Munas dapat berjalan dengan sukses," ungkap Peng Suyoto.
Dukungan terhadap PSMTI juga disampaikan Ketua Umum Perhimpunan Fujian Indonesia Didi Dawis. Ia menekankan pentingnya menjaga solidaritas dan kekompakan di internal organisasi.
"Saya berharap PSMTI bisa semakin kompak dan saling mendukung satu sama lain. Jika ada hal-hal yang dibutuhkan oleh PSMTI, saya pribadi beserta jajaran dari Perhimpunan Fujian siap memberikan dukungan," tutur Didi Dawis.
Pesan tersebut menjadi bagian dari semangat kebersamaan lintas organisasi dalam memperkuat hubungan dan kerja sama di antara komunitas Tionghoa Indonesia. Rangkaian syukuran HUT ke-28 PSMTI, perayaan Zhong Qiu, dan pembubaran Panitia Munas VIII kemudian ditutup dengan ramah tamah dan foto bersama.
Memasuki usia ke-28, PSMTI membawa semangat baru untuk melanjutkan perjalanan organisasi dengan mengedepankan kebersamaan, kekompakan, pelestarian budaya, serta kontribusi bagi masyarakat.

