Warga di Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), Sulawesi Tenggara (Sultra), menangkap buaya berukuran sekitar 7 meter. Buaya tersebut ditangkap hanya menggunakan tali tambang.
Dalam video dilihat detikcom, buaya tersebut awalnya ditarik oleh sejumlah warga dari bibir sungai menggunakan tali. Selanjutnya buaya digiring menuju ke area daratan.
Buaya tersebut tampak memanjang di tepian sungai. Bagian kepala ditutup menggunakan kain sementara kedua kakinya diikat menggunakan tali agar tidak bergerak bebas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kain yang menutup bagian mata buaya membuat satwa tersebut tampak tidak dapat melihat kondisi sekitar. Warga juga menjaga jarak saat melihat langsung buaya yang sebelumnya terlihat mengapung di Sungai Ladongi.
Diketahui, buaya tersebut ditemukan warga di Sungai Ladongi Jaya, Kecamatan Ladongi, Senin (21/9) sekitar pukul 17.30 Wita. Keberadaannya pertama kali diketahui saat terlihat mengapung di aliran Sungai Ladongi Jaya.
Setelah berhasil diamankan, buaya tersebut kemudian ditarik ke tepian sungai dan diikat agar tidak kembali ke perairan. Warga selanjutnya menempatkan buaya itu di bawah tenda untuk melindunginya dari paparan langsung sinar matahari.
Warga juga terlihat beberapa kali menyiram tubuh buaya dengan air. Upaya tersebut dilakukan warga agar kondisi buaya tetap terjaga selama menunggu penanganan lebih lanjut dari pihak terkait.
"Buaya itu ditangkap warga bernama Karmuji (57)," kata Kapolres Kolaka Timur AKBP Tinton Yudha Riambodo saat dikonfirmasi detikcom, Selasa (22/9).
Penangkapan bermula saat anak Karmuji, Ujang melihat buaya tersebut mengapung di Sungai Ladongi. Ujang kemudian memberi tahu ayahnya yang sedang berada di sawah di Desa Wunggoloko. Karmuji langsung menuju sungai setelah mendapat informasi tersebut.
Setibanya di lokasi, Karmuji melempar buaya menggunakan batu hingga hewan tersebut mengamuk. Dia kemudian turun ke sungai dan menjerat kepala buaya menggunakan tali tambang.
"Karmuji bersama anaknya dan dibantu oleh warga kemudian menarik buaya tersebut ke pinggir sungai. Setelah berhasil dievakuasi, kaki buaya diikat dan matanya ditutup menggunakan kain," ujar Tinton.
