Kakek Hilang Sepekan Ditemukan Tewas di Kebun Sawit Mateng

Sulawesi Barat

Kakek Hilang Sepekan Ditemukan Tewas di Kebun Sawit Mateng

Hafis Hamdan - detikSulsel
Minggu, 20 Sep 2026 11:30 WIB
Polisi mengevakuasi jenazah seorang kakek yang ditemukan tewas di area kebun sawit Mamuju Tengah.
Foto: Polisi mengevakuasi jenazah seorang kakek yang ditemukan tewas di area kebun sawit Mamuju Tengah.
Mamuju Tengah -

Pria lanjut usia (lansia) bernama Supeno (84) ditemukan tewas di area perkebunan sawit, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat (Sulbar). Korban telah dilaporkan hilang selama sepekan sebelum jasadnya ditemukan membusuk.

"Korban sebelumnya dilaporkan hilang oleh keluarganya. Tim gabungan kemudian melakukan pencarian hingga akhirnya korban ditemukan kondisi meninggal dunia," ujar Kasat Reskrim Polres Mateng, Iptu Muhammad Arifin kepada wartawan, Minggu (20/9/2026).

Korban ditemukan tewas di kebun sawit Desa Polocamba, Kecamatan Pangale pada Sabtu (19/9) pagi. Pihak keluarga sebelumnya telah mendatangi Polres Mateng setelah korban keluar rumah dan tidak kunjung pulang pada Jumat (11/9) sore.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Arifin mengatakan jasad korban pertama kali ditemukan oleh warga sekitar. Pihaknya kemudian mendatangi lokasi dan mengevakuasi korban bersama personel BPBD Mateng.

"Selanjutnya jenazah diserahkan ke pihak keluarga," terangnya.

ADVERTISEMENT

Arifin menambahkan pihaknya hingga kini masih menggali penyebab pasti kematian korban. Pihaknya melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), menghimpun informasi dan menunggu hasil pemeriksaan medis.

"Saya masih di TKP (menyelidiki penyebab kematian korban)," bebernya.

Terpisah, Staf Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) BPBD Mateng, Rezky Ilhamsyah mengatakan pihaknya sempat mengunggah poster foto korban saat dilaporkan hilang. Korban merupakan warga Desa Pololereng, Kecamatan Pangale.

Korban saat itu keluar rumah dengan menggunakan topi merah, baju batik dan celana pendek. Dari laporan keluarga, korban disebut pikun dan mengidap penyakit kulit.

"Kondisi khusus, korban sudah pikun dan mengalami penyakit kulit atau iritasi, terkelupas pada bagian kaki," kata Rezky.



(sar/hsr)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads