Wali Kota Makassar Munafri 'Appi' Arifuddin menilai Apresiasi Pemerintah Daerah (Pemda) Berprestasi yang digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dapat memacu Pemda untuk terus meningkatkan pelayanan. Penghargaan yang diberikan kepada daerah disebut bisa memberikan dampak luas kepada masyarakat.
"Ini adalah pelayanan yang kita lakukan untuk memastikan layanan-layanan dasar itu bisa lebih baik kepada masyarakat, sehingga apresiasi ini memberikan dampak yang kita lakukan ini," kata Appi usai malam puncak Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Batch II Regional Sulawesi di Hotel Claro, Makassar, Jumat (18/9/2026).
Appi menyampaikan penghargaan yang diberikan semakin mendorong motivasi pelayanan di Pemkot Makassar. Dirinya memastikan akan lebih maksimalkan pola pelayanan yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Maka dari itu kami dari Pemerintah Kota Makassar berupaya memaksimalkan pola-pola yang ada," ujarnya.
Pemkot Makassar meraih penghargaan pada kategori Akses Penduduk Terhadap Layanan Pendidikan dan kategori Implementasi Program 3 Juta Rumah. Appi menyebut pihaknya memang konsentrasi terhadap pendidikan di pulau dan memperhatikan kesejahteraan tenaga pendidik.
"Yang kedua, tadi pengelolaan perumahan dan pendidikan benar-benar kita fokus bagaimana mengelola pendidikan yang ada di pulau terpencil, bagaimana memperhatikan tenaga pendidik," katanya.
Meski belum mendapat penghargaan kategori lingkungan Asri, ia menyebut pengelolaan lingkungan ke depan terus semakin diperhatikan. Termasuk beberapa kategori seperti layanan kesehatan akan ditingkatkan.
"Tadi saya lihat ada lingkungan asri, mungkin menurut saya kita akan coba juga nanti peruntukan bagaimana kita mengelola lingkungan di Kota Makassar, dan yang lain juga harus ditingkatkan yang belum mendapat apresiasi itu," jelasnya.
Diketahui, penghargaan ini menjadi bentuk pengakuan pemerintah pusat terhadap pemda dalam menciptakan dampak nyata serta memperkuat kolaborasi lintas sektor. Sebagai pembina dan pengawas pemerintah daerah, Kemendagri memegang peran strategis untuk mendorong lahirnya inovasi tersebut.
Kemendagri berperan memperkuat tata kelola pemerintah sekaligus mempercepat implementasi berbagai program prioritas nasional di seluruh pelosok negeri.
Program prioritas nasional ini untuk mendorong pembangunan daerah berkelanjutan yang menjadi fondasi utama dalam mewujudkan Indonesia yang maju dan berdaya saing. Hasil kinerja ini diharapkan mendorong dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kendati begitu keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari tingginya angka pertumbuhan ekonomi semata. Tolok ukur kesuksesan juga dinilai dari kemampuan pemerintah daerah dalam menghadirkan layanan publik yang merata.
Hal itulah kemudian yang mendasari Kemendagri menggelar Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Sulawesi. Momentum penganugerahan apresiasi ini dirancang bukan sebagai garis akhir dari upaya pelayanan publik.
Penghargaan ini justru didesain menjadi ajang berbagi praktik baik agar daerah lain terinspirasi mereplikasi program sukses tersebut. Budaya perbaikan berkelanjutan inilah yang kelak menjadi warisan utama dari kompetisi antar pemerintah daerah.
Pada ajang apresiasi tersebut terdapat empat kategori yang menjadi fokus penilaian kinerja pemerintah daerah pada penganugerahan kali ini. Adapun kategori tersebut Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri, Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan, Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan dan Implementasi Program 3 Juta Rumah.
