Pria bernama Faisal (42) di Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan (Sulsel) tewas diduga terkena tebasan parang sendiri saat mencari pakan ternaknya. Korban menderita luka terbuka di leher.
"Iya, kami menerima informasi ada warga yang meninggal usai mencari pakan ternak," ujar Kapolsek Buntu Bantu AKP Lukman kepada detikSulsel, Rabu (16/9/2026).
Insiden nahas tersebut terjadi di Desa Lunjen, Kecamatan Buntu Batu, Kabupaten Enrekang pada Selasa (15/9) sekitar pukul 17.00 Wita. Korban awalnya bersama istrinya, Sulfiani dan warga bernama Andriano di sungai sekitar tempat kejadian perkara (TKP).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Korban itu sempat bersama istrinya setelah istrinya meninggalkan lokasi, korban menyampaikan kepada Andriano bahwa dirinya hendak mengambil makanan kambing," paparnya.
Selang beberapa saat, Andriano memanggil korban untuk pulang. Namun korban tidak merespon sehingga Andriano menyusul dan menemukan korban sudah bersimbah darah.
"Ini warga yang bersama sebelumnya mencari korban dan menemukan dalam keadaan bercucuran darah tidak bergerak lagi. Posisi korban terduduk badan condong ke depan serta sarung parang terikat di pinggang sebelah kiri," paparnya.
Berdasarkan keterangan saksi, insiden tersebut diduga terjadi karena unsur kelalaian dari korban. Saat menebas ranting kayu malah terkena lehernya sendiri.
"Dari keluarga menganggap ini musibah akibat kelalaian sendiri pada saat mengambil makan kambing dengan cara menebas ranting kayu kemudian mengenai pada bagian leher korban," pungkasnya.
