Tanggal 16 September diperingati sebagai sejumlah hari penting di berbagai belahan dunia. Berbagai perayaan tersebut ada yang berkaitan dengan isu lingkungan hingga momen bersejarah berdirinya sebuah negara.
Salah satu hari penting yang diperingati pada tanggal 16 September adalah Hari Ozon Sedunia yang juga dikenal dengan Hari Internasional untuk Pelestarian Lapisan Ozon.
Selain itu, 16 September juga menjadi momentum penting bagi dua negara, yakni Meksiko dan Papua Nugini. Kedua negara dengan latar belakang dan sejarah yang berbeda tersebut sama-sama memperingati hari kemerdekaan di tanggal tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut ini detikSulsel telah merangkum ulasan selengkapnya daftar peringatan penting dan menarik yang dirayakan pada tanggal 16 September.
Simak selengkapnya yuk!
Hari Ozon Sedunia
Hari Ozon Sedunia yang diperingati setiap 16 September berkaitan dengan penandatanganan Protokol Montreal pada 1987. Kesepakatan tersebut menjadi langkah penting dunia dalam mengurangi penggunaan zat-zat yang dapat merusak lapisan ozon.
Di antara sosok penting di balik pemahaman tentang kerusakan ozon adalah F. Sherwood Rowland dan Mario Molina. Kedua Ilmuwan Amerika Serikat tersebut menemukan bahwa klorofluorokarbon (CFC) dapat menyebabkan penipisan lapisan ozon.
Temuan mereka berkontribusi terhadap lahirnya Protokol Montreal dan perkembangan ilmu kimia atmosfer.
Keberadaan ozon di atmosfer Bumi pertama kali diidentifikasi oleh fisikawan Prancis Charles Fabry dan Henri Buisson pada 1913. Mereka menemukan adanya radiasi ultraviolet Matahari yang hilang pada panjang gelombang tertentu.
Melalui berbagai penelitian yang dilakukan, mereka menemukan fakta bahwa radiasi yang terserap tersebut diketahui berkaitan dengan keberadaan ozon di atmosfer.
Penelitian mengenai ozon terus berkembang melalui sejumlah ilmuwan, termasuk GMB Dobson yang mengembangkan alat untuk mengukur ozon dari permukaan Bumi.
Mekanisme pembentukan ozon di stratosfer sendiri dijelaskan oleh fisikawan Inggris Sydney Chapman pada 1930. Ozon terbentuk ketika radiasi ultraviolet memecah molekul oksigen, lalu atom oksigen yang dihasilkan bergabung dengan molekul oksigen lainnya.
Melalui peringatan Hari Ozon Sedunia ini, masyarakat diajak untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya menjaga lapisan ozon yang menjadi pelindung Bumi dari radiasi ultraviolet. Perintatan ini juga menjadi kampanye untuk mengingatkan masyarakat Dunia bahwa upaya melindungi Bumi membutuhkan kerja sama dan komitmen dari seluruh pihak.
Hari Kemerdekaan Meksiko
Pada tanggal 16 September, masyarakat Meksiko juga memperingati Hari Kemerdekaan Meksiko. Hari bersejarah tersebut mengenang dimulainya perjuangan kemerdekaan dari Spanyol pada 1810.
Ketika itu, Meksiko yang dikenal sebagai Spanyol Baru telah berada di bawah kekuasaan Spanyol selama lebih dari tiga abad. Penindasan yang dialami penduduk serta ketimpangan dalam kehidupan politik dan ekonomi pada masa itu akhirnya mendorong munculnya berbagai perlawanan.
Perlawanan kemudian dipimpin salah satunya oleh pastor Katolik Miguel Hidalgo y Costilla. Pada 16 September 1810, Hidalgo membunyikan lonceng gereja di Dolores dan menyerukan perlawanan terhadap pemerintahan Spanyol.
Seruan yang dikenal sebagai Grito de Dolores tersebut kemudian menjadi pemicu Perang Kemerdekaan Meksiko. Dibutuhkan perjuangan selama lebih dari satu dekade hingga akhirnya Spanyol mengakui kemerdekaan Meksiko pada 24 Agustus 1821.
Berkat keberaniannya, Hidalgo dikenang sebagai salah satu tokoh utama perjuangan kemerdekaan Meksiko. Hingga kini, 16 September diperingati dengan berbagai kegiatan seperti parade, pertunjukan musik, pengibaran bendera, kembang api, serta jamuan makanan tradisional.
Hari Kemerdekaan Papua Nugini
Selain Meksiko, Papua Nugini juga memperingati Hari Kemerdekaannya pada tanggal 16 September. Hari Kemerdekaan Papua Nugini diperingati untuk mengenang kemerdekaan negara tersebut dari Australia pada 1975.
Sebagai negara yang memiliki keragaman budaya dan sejarah panjang, perayaan Hari Kemerdekaan Papua Nugini biasanya diwarnai upacara kenegaraan dan berbagai pertunjukan budaya.
Sejarah wilayah Papua Nugini sendiri tidak lepas dari pengaruh sejumlah negara Eropa. Pada akhir abad ke-19, bagian utara wilayah tersebut dikuasai Jerman sebagai Nugini Jerman, sedangkan wilayah selatan menjadi bagian dari Papua yang berada di bawah pengaruh Inggris. Setelah Perang Dunia I, wilayah bekas jajahan Jerman berada di bawah administrasi Australia.
Perubahan status pemerintahan tersebut membuat Papua dan Nugini memiliki administrasi yang terpisah selama bertahun-tahun. Papua menjadi wilayah Australia, sedangkan Nugini berstatus wilayah mandat Liga Bangsa-Bangsa yang juga dikelola Australia.
Pada September 1975, Papua Nugini akhirnya memperoleh kemerdekaannya. Sejak saat itu, 16 September diperingati sebagai Hari Kemerdekaan untuk mengenang lahirnya Papua Nugini sebagai negara berdaulat.
Nah detikers, demikianlah daftar peringatan penting dan menarik yang dirayakan pada tanggal 16 September 2026. Semoga bermanfaat!
