Tanggal 15 September Memperingati Apa? Ada 3 Perayaan Internasional

Tanggal 15 September Memperingati Apa? Ada 3 Perayaan Internasional

Urwatul Wutsqaa - detikSulsel
Selasa, 15 Sep 2026 06:30 WIB
Ilustrasi Kalender
Ilustrasi kalender (Foto: Freepik)
Makassar -

Setiap harinya, ada berbagai perayaan yang diperingati di Dunia, termasuk hari ini 15 September 2026. Sedikitnya ada 3 peringatan internasional yang diperingati pada tanggal tersebut.

Ketiga peringatan tersebut isu yang berbeda-beda. Mulai dari demokrasi, perkembangan teknologi, hingga keberagaman budaya dan identitas.

Setiap perayaan tersebut memiliki latar belakang dan tujuan yang berbeda. Kendati demikian, ketiga peringatan ini menjadi kesempatan untuk mengenal sejarah di balik masing-masing momentum.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lantas, ada momen apa saja yang diperingati pada tanggal 15 September? Simak berikut ini ulasan lengkapnya yang disadur dari laman National Today!

Hari Demokrasi Internasional

Salah satu momen internasional yang diperingati setiap tanggal 15 September adalah Hari Demokrasi Internasional. Peringatan ini menjadi momentum untuk mengingat pentingnya demokrasi serta kebebasan masyarakat dalam berpartisipasi dalam keputusan yang memengaruhi hidup mereka.

ADVERTISEMENT

Hari Demokrasi Internasional ditetapkan oleh Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melalui resolusi pada 2007. Peringatan tersebut bertujuan mendorong pemerintah di berbagai negara untuk menjaga demokrasi yang terbuka serta memperkuat nilai-nilai demokrasi itu sendiri.

Selain melalui peringatan tersebut, PBB juga menjalankan berbagai upaya untuk mendukung masyarakat demokratis di seluruh dunia. Upaya tersebut meliputi memantau pemilihan umum, memperkuat lembaga demokrasi dan akuntabilitas, serta membantu negara-negara yang sedang memulihkan diri dari konflik dalam membangun konstitusi.

Demokrasi menempatkan partisipasi masyarakat sebagai salah satu fondasi utama dalam penetapan sebuah keputusan. Menegakkan demokrasi juga berarti memastikan setiap orang punya kesempatan untuk berpartisipasi dan memilih perlu diberikan tanpa membedakan ras, jenis kelamin, maupun latar belakang lainnya.

Hari Insinyur Sedunia

Hari Insinyur Sedunia diperingati setiap 15 September sebagai bentuk penghargaan terhadap peran para insinyur dalam menciptakan berbagai teknologi dan sistem yang berkontribusi dalam kehidupan modern. Profesi ini memegang peranan penting dalam merancang, membangun, hingga mengembangkan berbagai kebutuhan manusia.

Perkembangan teknik mesin menjadi salah satu bagian penting dalam sejarah dunia. Perkembangan mesin modern bermula dari penemuan Thomas Savery dan James Watt. Penemuan tersebut yang kemudian mendorong berkembangnya teknologi secara pesat seiring berlangsungnya Revolusi Industri.

Teknik elektro juga berkembang melalui berbagai eksperimen dan penemuan tokoh seperti Alessandro Volta, Michael Faraday, dan Georg Ohm. Inovasi para insinyur tersebut mendorong lahirnya berbagai teknologi, termasuk motor listrik dan jaringan telegraf.

Bidang elektronika sendiri berkembang pesat pada akhir abad ke-19 melalui kontribusi James Maxwell dan Heinrich Hertz. Penemuan tabung vakum dan transistor kemudian semakin memperkuat perkembangan elektronika.

Selain itu, teknik kimia ikut bertumbuh seiring meningkatnya kebutuhan produksi bahan kimia dalam skala besar.

Hari Afro Sedunia

Dunia internasional juga memperingati Hari Afro Sedunia setiap tanggal 15 September. Momen tersebut diperingati untuk merayakan keindahan dan keberagaman rambut alami masyarakat kulit hitam dan ras campuran.

Selain itu, peringatan ini juga bentuk kampanye untuk menormalisasi rambut afro. Melalui peringatan ini, masyarakat dunia diajak untuk melawan diskriminasi, serta menumbuhkan rasa bangga terhadap identitas dan budaya bangsa lain.

Sarah Breedlove atau Madam CJ Walker menjadi salah satu tokoh yang memiliki peran penting dalam sejarah perawatan rambut masyarakat kulit hitam. Perempuan yang lahir pada 1867 itu mengembangkan dan memasarkan berbagai produk perawatan rambut untuk perempuan kulit hitam yang menjadikannya salah satu pengusaha perempuan sukses pada masanya.

Pada masa perbudakan, masyarakat Afrika dipaksa mengikuti standar penampilan para penindasnya, membuat pemilik rambut afro mengalami diskriminasi. Rambut alami yang keriting tersebut dinilai tidak sesuai dengan standar kecantikan sehingga banyak yang terdorong untuk meluruskan atau mengubah tekstur rambutnya.

Selain dampak sosial, tindakan diskriminatif tersebut juga membawa dampak bagi Kesehatan. Penggunaan bahan kimia untuk meluruskan rambut dapat menyebabkan luka bakar, kerusakan rambut, hingga kerontokan.

Oleh karena itu, Hari Afro Sedunia kini diperingati sebagai momentum merayakan rambut afro dan berbagai gaya rambut alami masyarakat kulit hitam serta ras campuran. Melalui peringatan ini, masyarakat diajak untuk lebih memahami hubungan antara rambut, budaya, identitas, dan upaya melawan diskriminasi.

Nah detikers, demikianlah daftar perayaan penting di tingkat internasional yang diperingati setiap tanggal 15 September. Semoga bermanfaat!



(urw/urw)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads