2 Petugas Damkar Poso Pingsan Terjebak Asap Karhutla

Sulawesi Tengah

2 Petugas Damkar Poso Pingsan Terjebak Asap Karhutla

Rangga Musabar - detikSulsel
Senin, 14 Sep 2026 17:40 WIB
Pemadaman karhutla di Poso.
Foto: Pemadaman karhutla di Poso. (dok. istimewa)
Poso -

Dua petugas pemadam kebakaran (damkar) sempat pingsan usai terjebak asap saat memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng). Keduanya kini telah pulih setelah mendapat perawatan.

"Memang ada dua petugas damkar kemarin yang sempat pingsan. Selain petugas itu ada juga anggota lain yang sesak napas," kata Kasi Humas Polres Poso, AKP Rianto Hilian kepada wartawan, Senin (14/9/2026).

Rianto mengatakan, kedua petugas tersebut sempat terjebak asap saat proses penanganan karhutla. Mereka kemudian dibawa ke Puskesmas untuk mendapat penanganan medis.

"Kemarin memang ada yang pingsan, dibawa ke Puskesmas. Saat ini aman-aman sudah," ujarnya.

Dia memastikan tidak ada petugas yang masih menjalani perawatan di rumah sakit akibat kejadian tersebut. Petugas yang mengalami gangguan pernapasan ditegaskan sudah membaik.

"Ada yang terjebak di antara asap itu, ada juga anggota yang kena. Tapi sudah aman, tidak ada yang dirawat di rumah sakit ini," jelasnya.

Di sisi lain, Rianto menyebut kondisi karhutla saat ini sudah terkendali. Namun, sejumlah titik api masih ditemukan sehingga petugas masih melakukan proses pendinginan.

"Saat ini alhamdulillah sudah bisa terkendali. Cuman memang masih ada sejumlah titik api. Saat ini istilahnya pendinginan," katanya.

Diketahui, karhutla melanda Desa Pasir Putih, Kecamatan Pamona Selatan, Poso, pada Sabtu (12/9) sekitar pukul 16.00 Wita. Kebakaran berlangsung hingga Minggu (13/9).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kobaran api dipicu kondisi lahan gambut yang kering dan angin kencang. Api kemudian meluas hingga membakar gedung SMA Negeri 1 Pamona Selatan.

Berdasarkan hasil kaji cepat TRC BPBD Poso, kebakaran menghanguskan sekitar 20 hektare lahan perkebunan dan 30 hektare lahan gambut. Selain itu, sembilan ruang kelas SMA Negeri 1 Pamona Selatan turut terbakar.

"Kejadian awalnya kemarin. Api dengan cepat merambat akibat embusan angin kencang," Penata Penanggulangan Bencana BPBD Kabupaten Poso, Sofyan Hasani Jafung kepada wartawan, Minggu (13/9).



(sar/hsr)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads