Dies Natalis ke-70, Unhas Perkuat Kedaulatan Teknologi dan Hadirkan Inovasi

Dies Natalis ke-70, Unhas Perkuat Kedaulatan Teknologi dan Hadirkan Inovasi

Fadli Ilham - detikSulsel
Kamis, 10 Sep 2026 21:51 WIB
Dies Natalis Unhas ke-70 tahun.
Dies Natalis Unhas ke-70 tahun. Foto: Fadli Ilham/detikSulsel
Makassar -

Universitas Hasanuddin (Unhas) memperingati Dies Natalis ke-70 tahun. Di momentum bersejarah itu, Unhas berkomitmen untuk memperkuat kedaulatan teknologi dan menghadirkan inovasi.

Upacara Peringatan Dies Natalis Unhas ke-70 tahun digelar di Baruga A.P. Pettarani Unhas, Kampus Tamalanrea, Kota Makassar, Kamis (10/9/2026). Rektor Unhas Prof Jamaluddin Jompa mengatakan kedaulatan teknologi menjadi salah satu penguatan Unhas untuk berkontribusi terhadap bangsa dan negara.

"Salah satu mungkin dari tiga hal yang ingin saya garis bawahi adalah tentang kedaulatan teknologi," ucap Prof Jamaluddin Jompa saat memberikan sambutan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rektor Unhas Prof Jamaluddin Jompa saat Dies Natalis Unhas ke-70 tahun.Rektor Unhas Prof Jamaluddin Jompa saat Dies Natalis Unhas ke-70 tahun. Foto: Fadli Ilham/detikSulsel

Kedaulatan teknologi dinilai sebagai salah satu tujuan yang sejalan dengan konsentrasi Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, saat ini jika ingin menjadi bangsa yang besar harus menguasai teknologi.

"Ini adalah salah satu menjadi perhatian bapak Presiden Indonesia tentang bagaimana bangsa ini menjadi bangsa besar kalau tidak menguasai sains dan teknologi," jelasnya.

ADVERTISEMENT

Prof Jamaluddin Jompa menjelaskan Unhas perlu untuk terus menghadirkan inovasi yang berdampak. Dirinya pun mengajak mitra Unhas untuk perkuat kerjasama untuk mewujudkan itu.

"Dan itu memerlukan inovasi, dan itulah bapak ibu dan juga mungkin teman-teman mitra dari berbagai perguruan tinggi yang hadir untuk bersama-sama kita memperkuat kerjasama ini terutama mitra-mitra strategis," ujarnya.

Ia menyampaikan di momentum Dies Natalis Unhas ke-70 tahun harus semakin mempertegas kontribusi kampus. Dirinya memastikan seluruh civitas akademika Unhas untuk terus melakukan transformasi.

"Oleh karena itu izinkan kami di Unhas di usia yang ke 70 ini juga berkomitmen dan mohon dukungan bapak ibu semua sehingga kita bisa beri kontribusi yang lebih signifikan," katanya.

"Secara internal tentu kami para pimpinan universitas, pimpinan fakultas, para dosen, para guru besar terus bertransformasi untuk memastikan kurikulum yang kita bangun tidak hanya sekadar melanjutkan apa yang selama ini diajarkan, tapi memastikan bahwa kita merespons pada perubahan," lanjutnya.

Transformasi yang dimaksud ialah, Unhas tetap relevan dengan segala dinamika. Apalagi tuntutan negara saat ini untuk harus melakukan akselerasi.

"Memastikan bahwa kita relevan dengan kebutuhan terkini, kita relevan dengan kebutuhan industri, kebutuhan bangsa terutama ketika Indonesia tumbuh lebih cepat dan lebih tinggi," ucapnya.

Rektor dua periode itu ingin Unhas berkontribusi langsung ke kehidupan masyarakat. Diantaranya dengan memastikan peningkatan kesejahteraan hingga menjadi penuntas masalah kebangsaan.

"Unhas harus berkontribusi pada dunia nyata yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, ikut menyelesaikan masalah bangsa, ikut membantu pengembangan industri," katanya.

Prof JJ mengungkapkan salah satu kontribusi meningkatkan kesejahteraan masyarakat, yaitu jagung jago Unhas. Ia menyebut tahun depan Unhas akan menghasilkan 30 ribu ton benih jagung tersebut.

"Insyaallah tahun depan kita bisa menghasilkan lebih dari 30 ribu ton benih. Kita berharap jagung jago Unhas ini itu perlahan akan mengambil alih atau berkontribusi signifikan dalam jagung nasional bisa sampai 1.500 ton," tutupnya.



(ata/hsr)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads