7 September Memperingati Apa? Ini 5 Hari Penting dan Sejarahnya

7 September Memperingati Apa? Ini 5 Hari Penting dan Sejarahnya

Urwatul Wutsqaa - detikSulsel
Senin, 07 Sep 2026 06:30 WIB
Ilustrasi kalender Hijriah 2026
Ilustrasi kalender 2026 (Foto: starline/Freepik)
Makassar -

Tanggal 7 September bukan sekadar penanda dalam kalender. Pada tanggal tersebut, terdapat sejumlah momen penting yang diperingati, baik secara nasional maupun internasional.

Di Indonesia, ada peringatan Hari Perlindungan Pembela HAM Nasional dan Hari Lahir Kota Ambon. Sementara itu, di belahan Dunia lainnya terdapat peringatan Hari Buruh dan Hari Peringatan Google di Amerika Serikat, serta Hari Beli Buku yang diperingati secara internasional.

Masing-masing peringatan tersebut tentu membawa sejarah dan tujuan perayaan yang berbeda-beda. Penasaran? Berikut detikSulsel telah merangkum daftar peringatan dan momen penting yang jatuh pada 7 September.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Simak selengkapnya!


Hari Perlindungan Pembela HAM Nasional

Masyarakat Indonesia memperingati Hari Perlindungan Pembela HAM Nasional setiap tanggal 7 September. Menyadur dari Jurnal Universitas Diponegoro yang berjudul "Analisis Peran Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Sebagai Civil Society dalam Pengungkapan Kasus Pembunuhan Munir", peringatan tersebut bertujuan untuk mengingat Kembali pentingnya perlindungan terhadap orang-orang yang memperjuangkan dan membela hak asasi manusia.

ADVERTISEMENT

Tanggal 7 September dipilih sebagai tanggal peringatan tersebut tidak terlepas dari sosok aktivis HAM Munir Said Thalib. Pejuang HAM tersebut meninggal dunia pada 7 September 2004 saat dalam perjalanan menuju Amsterdam.

Munir diketahui meninggal setelah mengalami keracunan arsenik dalam penerbangan tersebut. Kasus kematian Munir kemudian mengundang perhatian luas karena muncul dugaan adanya keterlibatan pihak tertentu.

Proses hukum kasus tersebut berlangsung sangat Panjang. Sementara itu sosok yang menjadi dalang intelektual di balik pembunuhan Munir masih menjadi misteri hingga kini.

Oleh karena itu, tanggal 7 September yang diperingati sebagai Hari Perlindungan Pembela HAM Nasional bukan hanya sebagai tanggal untuk mengenang Munir. Peringatan tersebut menjadi pengingat akan pentingnya keamanan dan perlindungan bagi para pembela HAM dalam menjalankan aktivitasnya.


HUT Kota Ambon ke-451

Tanggal 7 September juga menjadi hari bersejarah bagi masyarakat Kota Ambon. Setiap tahunnya, tanggal tersebut diperingati sebagai hari jadi ibu kota Provinsi Maluku tersebut.

Melansir dari website resminya, sejarah Kota Ambon berkaitan dengan keberadaan Benteng Kota Laha yang dibangun Portugis di kawasan Pantai Honipopu pada 1575. Seiring perkembangannya, masyarakat mulai mendiami kawasan di sekitar benteng dan membentuk sejumlah kelompok permukiman.

Kelompok-kelompok tersebut antara lain Soa Ema, Soa Kilang, Soa Silale, Hative dan Urimessing. Perkembangan kelompok masyarakat tersebut yang kemudian menjadi bagian dari sejarah terbentuknya Kota Ambon.

Tanggal 7 September memiliki makna khusus karena pada tahun 1921 di tanggal tersebut, masyarakat Ambon memperoleh hak yang sama dalam pemerintahan. Momentum itulah yang akhirnya ditetapkan sebagai tanggal Hari Lahir Kota Ambon.

Peringatan Hari Lahir Kota Ambon sendiri diambil dari dua peristiwa bersejarah, yakni 7 September Ketika Ambon memperoleh hak politis dan administrative. Sementara tahunnya diambil dari Waktu dimulainya pembangunan Benteng Kota Laha pada 1575.

Dari perpaduan tersebut, Hari Lahir Kota Ambon ditetapkan jatuh pada 7 September 1575. Pada tahun 2026 ini, Kota Ambon merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke-451.


Hari Buruh di Amerika Serikat

Menyadur laman National Today, di Amerika Serikat Hari Buruh atau Labor Day diperingati setiap Senin pertama pada September. Di tahun 2026 ini, peringatan tersebut jatuh pada tanggal 7 September.

Peringatan Hari Buruh di Amerika Serikat menjadi bentuk penghargaan terhadap kontribusi para pekerja. Hari tersebut sekaligus menjadi bagian penting dari sejarah panjang gerakan buruh di negara tersebut.

Sejarah Labor Day tidak dapat dipisahkan dari upaya pekerja memperjuangkan hak-hak dan kondisi kerja yang lebih baik. Pada akhir abad ke-19, para buruh menuntut berbagai hak, termasuk pengurangan jam kerja yang pada masa itu dapat berlangsung sangat panjang.

Salah satu peristiwa yang turut mewarnai sejarah gerakan buruh AS adalah kerusuhan Haymarket di Chicago pada 1886. Peristiwa tersebut bermula dari aksi untuk menuntut jam kerja delapan jam yang berujung pada bentrokan antara demonstran dan polisi.

Tak berhenti di situ, perjuangan para buruh kembali berlanjut melalui Pemogokan Pullman yang terjadi pada 1894. Setelah berbagai gejolak protes tersebut, pemerintah AS menetapkan Labor Day sebagai hari libur federal dan memilih Senin pertama pada September sebagai waktu perayaannya.

Hari Peringatan Google

Masih di Amerika Serikat, tanggal 7 September juga diperingati sebagai Google Commemoration Day atau Hari Peringatan Google. Peringatan ini ditujukan untuk mengenang perkembangan Google dari sebuah proyek penelitian hingga menjadi salah satu perusahaan teknologi yang berpengaruh besar terhadap kehidupan digital.

Kehadiran Google bermula dari proyek yang dikerjakan Larry Page dan Sergey Brin saat keduanya menjadi mahasiswa doktoral di Stanford University. Mereka mengembangkan teknologi mesin pencari dengan algoritma PageRank yang digunakan untuk menilai keterkaitan dan relevansi halaman web.

Awalnya proyek tersebut dikenal dengan nama BackRub, sebelum akhirnya menggunakan nama Google. Nama Google terinspirasi dari istilah "googol", yakni angka 1 yang diikuti 100 angka nol. Istilah tersebut menggambarkan besarnya jumlah informasi yang ingin diorganisasi di internet.

Seiring waktu, Google tidak lagi hanya dikenal sebagai mesin pencari. Saat ini perusahaan tersebut telah mengembangkan berbagai layanan digital, mulai dari Gmail, Google Drive, dan Google Docs hingga teknologi cloud dan kecerdasan buatan.


Hari Membeli Buku

Selain berbagai peringatan tersebut, 7 September juga diperingati sebagai Buy a Book Day atau Hari Membeli Buku yang dirayakan secara global. Peringatan ini menjadi momentum untuk mengajak masyarakat kembali memberikan perhatian terhadap buku dan aktivitas membaca.

Selama berabad-abad, buku telah menjadi salah satu media utama untuk menyimpan dan menyebarkan pengetahuan. Buku menjadi media meneruskan berbagai gagasan, pengalaman, cerita dan informasi generasi ke generasi.

Akan tetapi, seiring dengan perkembangan teknologi digital, kebiasaan membaca buku fisik menghadapi tantangan. Berbagai bentuk hiburan digital membuat masyarakat memiliki semakin banyak pilihan untuk menghabiskan waktu, sementara buku kerap dianggap kurang menarik.

Oleh karena itu, Hari Membeli Buku diharapkan dapat menjadi momentum sederhana untuk kembali mengapresiasi buku. Berbagai cara bisa dilakukan untuk merayakan hari tersebut, mulai dari membeli satu buku, mengunjungi toko buku, atau menunjukkan dukungan terhadap penulis dan penerbit sebagai upaya menjaga budaya membaca tetap hidup.

Nah detikers, demikianlah daftar peringatan penting dan menarik yang jatuh pada tanggal 7 September 2026. Semoga bermanfaat!



(urw/urw)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads