Bupati Luwu Utara (Lutra), Andi Abdullah Rahim menemui Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin di Jakarta. Dalam pertemuan tersebut, Andi Rahim memaparkan terkait pentingnya tenaga kesehatan di wilayah tertinggal, terdepan, terluar (3T) yang ada di Lutra.
"Saya menyampaikan beberapa poin kebutuhan mengenai dunia kesehatan di Luwu Utara, salah satu poinnya, yakni kebutuhan tenaga kesehatan di wilayah 3T kita yakni Seko, Rampi dan Rongkong," kata Andi Rahim kepada detikSulsel, Minggu (6/9/2026).
Pertemuan tersebut berlangsung di ruang rapat lantai 2 gedung Adhyatma Kementerian Kesehatan, Jakarta pada Rabu (2/9) sekitar pukul 14.00 Wita. Andi Rahim menyebut Menkes Budi Gunadi merespons baik permintaan tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Insyaallah pak Menteri menyebut untuk penugasan tenaga khusus di daerah 3T, Lutra akan diprioritaskan pada penugasan khusus dari kementerian," ujarnya.
Selain itu, Andi Rahim juga meminta agar Kemenkes memberi bantuan alat kesehatan di seluruh puskesmas di Lutra. Termasuk mensuport pembangunan rumah sakit tipe D di Kecamatan Seko.
"Kami juga meminta agar ada peningkatan sarana dan prasarana rawat Inap di Puskesmas Rampi. Serta diadakannya program hospital based untuk dokter spesialis, dokter umum, dokter gigi putra putri asli Luwu Utara," bebernya.
"Tentu saja apa yang kami usulkan semuanya menjadi prioritas yang memang sangat dibutuhkan masyarakat di Luwu Utara," sambungnya.
Andi Rahim menambahkan, program pendampingan tata kelola RSUD Andi Djemma Masamba turut menjadi usulannya. Selain itu, pemenuhan kebutuhan rumah dinas paramedis juga telah diusulkan.
"Selain itu kami juga mengusulkan pembangunan 10 pustu yang telah kami data dan rusak berat, juga pembangunan rumah dinas puskesmas Lara satu, pembangunan rawat Jalan Puskesmas Baebunta, pembangunan baru Lab kesmas dan pemenuhan ambulans transport, puskel, IPAL, solar cell dan WTP (air bersih)," tutupnya.
(hsr/sar)
