Tidak jarang, tanggal-tanggal tertentu memiliki nilai historis atau sosial yang diperingati secara nasional maupun internasional. Lantas tanggal 3 September 2026 memperingati apa?
Tanggal 3 September 2026 jatuh pada hari Kamis. Di hari ini, terdapat peringatan Hari Diinstruksikan Pembentukan PMI di Indonesia.
Selain itu, terdapat peringatan nasional di negara lainnya dan skala secara global. Penasaran dengan momen yang diperingati setiap 3 September 2026?
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nah, dalam artikel ini detikSulsel menyajikan daftar peringatan yang jatuh pada 3 September 2026, lengkap dengan ulasannya. Yuk simak selengkapnya untuk memahami makna dan pesan yang terkandung di balik tanggal tersebut.
Hari Diinstruksikan Pembentukan PMI
Tanggal 3 September menjadi salah satu momen penting bagi organisasi Palang Merah Indonesia (PMI). Melansir unggahan Instagram palangmerah_indonesia, tanggal ini menandai momen bersejarah ketika Presiden Soekarno menginstruksikan pembentukan Palang Merah Nasional pada 3 September 1945.
Instruksi tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan pembentukan Panitia Lima pada 5 September 1945. Akhirnya, 17 September 1945, PMI resmi didirikan.
Sejak itu, PMI memulai melaksanakan kegiatan kepalangmerahan. Organisasi ini hadir sebagai garda terdepan dalam berbagai aksi kemanusiaan, mulai dari layanan donor darah, bantuan kebencanaan, hingga dukungan psikososial.
Hari Cabernet Internasional
Hari Cabernet Internasional dirayakan setiap Kamis sebelum Hari Buruh Amerika Serikat (US Labor Day). Tahun ini, perayaan tersebut jatuh pada 3 September 2026.
Melansir laman National Today, hari ini bertujuan untuk merayakan Cabernet, varietas anggur merah paling populer di dunia. Gagasan untuk memperingati Hari Cabernet Internasional muncul pada 2010 ketika Rick Bakas, pengguna Twitter asal California Utara (NoCal), mengajak sejumlah kilang anggur di Napa untuk ikut merayakannya.
Meskipun awalnya dibuat sebagai bagian dari strategi pemasaran, perayaan tersebut dengan cepat berkembang menjadi sebuah hari peringatan.
Tak hanya hari peringatannya, terbentuknya Cabernet Sauvignon pun ternyata secara tidak sengaja, yakni pada abad ke-17 ketika tanaman anggur merah Cabernet Franc melakukan persilangan dengan tanaman anggur putih Sauvignon Blanc di sebuah kebun anggur di Prancis.
Cabernet Sauvignon memiliki popularitas yang luas. Cabernet merupakan anggur klasik yang tak lekang oleh waktu. Selin itu, para peneliti yang mempelajari pengaruh rasa dan makanan terhadap lidah menemukan bahwa tanin dalam Cabernet bekerja seperti "pengikis" yang membantu membersihkan lemak dan protein yang menempel di lidah dari makanan yang dikonsumsi. Karena itu, makanan berlemak dan kaya protein yang disantap bersama anggur akan terasa lebih nikmat ketika dipadukan dengan Cabernet.
Saat ini, Prancis merupakan produsen Cabernet Sauvignon terbesar di dunia. Dengan sekitar 126.000 acre atau lebih dari 50.000 hektare lahan yang ditanami Cabernet, varietas ini masih menjadi anggur keempat yang paling banyak ditanam di negara tersebut.
Hari Pendirian San Marino
Hari Pendirian San Marino diperingati setiap 3 September. Hari ini diperingati setiap 3 September untuk mengenang Santo Marinus, yang menurut tradisi mendirikan komunitas yang menjadi cikal bakal Republik San Marino pada 301 Masehi.
Melansir laman National Today, berdasarkan sejarah San Marino, Santo Marinus mendirikan tempat perlindungan bagi umat Kristen di Gunung Titano, yang kini berada di wilayah San Marino. Republik San Marino merupakan negara terkurung daratan di Eropa Selatan yang berbatasan dengan Italia di sebelah utara serta dikelilingi Pegunungan Apennini San Marino dan Laut Mediterania.
Negara tersebut memiliki luas sekitar 380 mil persegi atau sekitar 984 kilometer persegi dan dihuni sekitar 32.000 penduduk.
Pada 17 Oktober 1739, Kardinal Giulio Alberoni, utusan Ravenna, menduduki negara tersebut. Namun, kemerdekaan San Marino dipulihkan oleh Paus Klemens XII pada 5 Februari 1740, bertepatan dengan hari perayaan Santa Agatha. Sejak saat itu, Santa Agatha menjadi salah satu santo pelindung republik tersebut.
Pada 1915, San Marino menyatakan diri netral dalam Perang Dunia I. Keputusan ini tidak diterima dengan baik oleh Italia, yang telah bergabung dengan pasukan Sekutu dan mencurigai bahwa mata-mata Austria dapat menggunakan republik tersebut sebagai basis operasi mereka.
Italia lantas berupaya memaksa satu detasemen Carabinieri masuk ke wilayah republik dan memutus saluran telepon San Marino ketika negara tersebut menolak mematuhi tuntutan mereka. Republik San Marino kemudian turut terlibat dalam pertempuran di front Italia selama Perang Dunia I dengan mengirimkan dua kelompok yang masing-masing terdiri dari 10 sukarelawan.
Satu kelompok bertugas sebagai pasukan tempur, sementara kelompok lainnya mengoperasikan rumah sakit lapangan Palang Merah. Austria-Hongaria kemudian menangguhkan hubungan diplomatik dengan San Marino karena keberadaan rumah sakit tersebut.
Meskipun San Marino tidak secara resmi terlibat dalam Perang Dunia II, sebuah artikel di The New York Times secara keliru melaporkan bahwa negara tersebut menyatakan perang terhadap Inggris pada 17 September 1940. Pemerintah San Marino kemudian memberi tahu pihak Inggris bahwa mereka tidak pernah menyatakan perang terhadap negara tersebut.
