Kalender Hijriah Hari Ini 2 September 2026: Tanggal, Bulan, dan Tahun

Kalender Hijriah Hari Ini 2 September 2026: Tanggal, Bulan, dan Tahun

Iswandy Rusli - detikSulsel
Rabu, 02 Sep 2026 05:00 WIB
Kalender September 2026
Foto: Screenshot/Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2026 Kemenag
Makassar -

Kalender Hijriah adalah sistem penanggalan yang digunakan oleh umat Islam untuk menentukan hari-hari penting dan waktu ibadah. Lantas, hari ini 2 September 2026 jatuh pada tanggal berapa Hijriah?

Sebagaimana diketahui, penanggalan Hijriah dan Masehi memiliki metode perhitungan yang berbeda. Sistem penanggalan Hijriah sendiri mengacu pada perputaran Bulan mengelilingi Bumi, sementara kalender Masehi dihitung berdasarkan pada revolusi Bumi mengelilingi Matahari.

Oleh karena itu, perlu dilakukan konversi terlebih dahulu untuk mengetahui tanggal Hijriah yang sesuai dengan tanggal hari ini. Untuk memudahkan, berikut ini detikSulsel menyajikan konversi tanggal Hijriah hari ini, 2 September 2026.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kalender Hijriah Hari Ini, 2 September 2026

Pemerintah melalui Kementerian Agama RI telah merilis konversi penanggalan Hijriah 1448 H dalam Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2026. Berdasarkan kalender tersebut, hari Rabu 2 September 2026 bertepatan dengan 20 Rabiul Awal 1448 H.

Diketahui, bulan September 2026 bertepatan dengan dua bulan Hijriah, yaitu Rabiul Awal dan Rabiul Akhir. Adapun rincian penanggalan Hijriah sepanjang bulan September 2026 adalah sebagai berikut:

ADVERTISEMENT
  • 1 September 2026 : 19 Rabiul Awal 1448 H
  • 2 September 2026 : 20 Rabiul Awal 1448 H
  • 3 September 2026 : 21 Rabiul Awal 1448 H
  • 4 September 2026 : 22 Rabiul Awal 1448 H
  • 5 September 2026 : 23 Rabiul Awal 1448 H
  • 6 September 2026 : 24 Rabiul Awal 1448 H
  • 7 September 2026 : 25 Rabiul Awal 1448 H
  • 8 September 2026 : 26 Rabiul Awal 1448 H
  • 9 September 2026 : 27 Rabiul Awal 1448 H
  • 10 September 2026 : 28 Rabiul Awal 1448 H
  • 11 September 2026 : 29 Rabiul Awal 1448 H
  • 12 September 2026 : 30 Rabiul Awal 1448 H
  • 13 September 2026 : 1 Rabiul Akhir 1448 H
  • 14 September 2026 : 2 Rabiul Akhir 1448 H
  • 15 September 2026 : 3 Rabiul Akhir 1448 H
  • 16 September 2026 : 4 Rabiul Akhir 1448 H
  • 17 September 2026 : 5 Rabiul Akhir 1448 H
  • 18 September 2026 : 6 Rabiul Akhir 1448 H
  • 19 September 2026 : 7 Rabiul Akhir 1448 H
  • 20 September 2026 : 8 Rabiul Akhir 1448 H
  • 21 September 2026 : 9 Rabiul Akhir 1448 H
  • 22 September 2026 : 10 Rabiul Akhir 1448 H
  • 23 September 2026 : 11 Rabiul Akhir 1448 H
  • 24 September 2026 : 12 Rabiul Akhir 1448 H
  • 25 September 2026 : 13 Rabiul Akhir 1448 H
  • 26 September 2026 : 14 Rabiul Akhir 1448 H
  • 27 September 2026 : 15 Rabiul Akhir 1448 H
  • 28 September 2026 : 16 Rabiul Akhir 1448 H
  • 29 September 2026 : 17 Rabiul Akhir 1448 H
  • 30 September 2026 : 18 Rabiul Akhir 1448 H

Penyebab Perhitungan Hijriah dan Masehi Berbeda

Kalender Hijriah memiliki sistem penghitungan yang berbeda dari kalender Masehi. Menyadur laman IAIN Tuban, kalender Masehi mendasarkan penghitungan pada peredaran Bumi mengitari Matahari, sementara kalender Hijriah mengacu pada peredaran Bulan mengitari Bumi.

Kalender Masehi sendiri termasuk kategori kalender solar, sedangkan kalender Hijriah termasuk kategori kalender lunar. Perbedaan acuan perhitungan tersebut membuat jumlah hari dalam setahun pada kedua kalender tersebut tak sama.

Dijelaskan oleh seorang ahli ilmu falak NU, KH Shofiyulloh, kalender Masehi dalam menyatakan panjang satu tahunnya didasarkan siklus tropis Matahari, yaitu 365,2222 hari. Dalam setahun dibagi menjadi 12 bulan. Februari terdiri dari 31 hari, Februari 28/29 hari, April 31 hari, April 30 hari, Mei 31 hari, Juni 30, Juli 31 hari, Agustus 31 hari, September 30 hari, Oktober 31 hari, Februari 30 hari, dan Februari 31 hari.

Khusus Februari, pada saat tahun basithah umur Bulan 28 hari, sementara saat tahun kabisat 29 hari. Dalam perhitungan kalender Masehi Gregori, setiap 4 tahun sekali ada tahun kabisat. Yakni tahun abad (ratusan atau ribuan) baru dianggap tahun kabisat jika habis dibagi 400 tahun.

Sementara pada kalender Hijriah, panjang satu tahunnya berdasarkan 12 kali siklus sinodis bulan atau 12 kali fase bulan yang sama/hilal. Siklus sinodis Bulan bervariasi, rata-ratanya 29,53 hari. Sehingga umur Bulan dalam satu bulan Hijriah terkadang 29 hari, terkadang 30 hari. Tidak tentu, tergantung apakah saat tanggal 29 hilal terlihat atau tidak.

Sehingga pada kalender Hijriah, dalam setahun umur harinya terkadang 354 hari dan terkadang 355 hari.

Itulah konversi tanggal Hijriah hari ini, Rabu 2 September 2026 yang bertepatan dengan 20 Rabiul Awal 1448 H. Semoga bermanfaat!



(alk/alk)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads