Sejumlah wilayah Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan (Sulsel) terdampak pemadaman listrik hari ini. Pemadaman dilakukan secara bergiliran dengan estimasi waktu 3 jam.
"Ada pemadaman listrik hari ini sekitar 3 jam. Pemeliharaan sistem Sulsel karena interkoneksi sehingga Toraja juga terdampak," ujar Manager PLN ULP Makale, Muhammad Said Aziz kepada detikSulsel, Selasa (1/9/2026).
Pengaturan beban tersebut dilakukan di tengah pemeliharaan infrastruktur ketenagalistrikan untuk menjaga kestabilan dan keandalan sistem kelistrikan selama proses pemeliharaan infrastruktur berlangsung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pemeliharaan tersebar di sistem Sulawesi Selatan dan hampir semua daerah terdampak tapi mari bersabar karena pengaturan beban ini untuk menjaga kestabilan dan keandalan sistem kelistrikan selama proses pemeliharaan infrastruktur berlangsung. Ini juga demi keamanan, kenyamanan dan kepentingan bersama," ujarnya.
Untuk pemadaman awal dimulai pukul 09.00-12.00 Wita di sekitar wilayah Ro'po, Lea, sebagian Ariang, Tondon, Kalembang, Turunan, Gantaran, Rarusibunuan, Tongko Sarapung, dan Buntu Kalando.
Selanjutnya pukul 13.00-15.00 Wita yang mencakup Lamunan, Kecamatan Makale Selatan, Botang, Bala Randanan, Poros Km 5, Palipu, Marinding, Bandara Buntu Kuni, Mengkendek, Gandangbatu Sillanan, dan Buntu Datu.
Pemadaman sesi ketiga dimulai pukul 14.30-18.00 Wita di wilayah Starda Baru, Terminal Makale, Kasimpo, Milan, Tampo Makale, Batupapan, Kelurahan Rante, Padangiring, TPA Palio, Tana Malia, Rembon, Batusura, Palesan, Malimbong Balepe, Saluputti, Bittuang, Bau Sendana, Rembo-rembo, Sulotco, dan Kecamatan Masanda.
Untuk pemadaman selanjutnya terjadi pukul 18.30-22.00 Wita di sekitar Saluallo, Leatung, Pasar Sangalla, BRI Sangalla, Mila, Buntu Masakke, Balombong, Kaero, Makula, Kambelangi, Tokesan, Balalo, Batualu, Poros Tampo Simbuang, Tando-Tando, Pakala, hingga Ponian.
Kata dia, PLN terus memantau kondisi sistem untuk memastikan pasokan listrik kembali normal. Karena itu, warga diharap bersama karena ini demi keamanan dan kenyamanan bersama.
"Pemeliharaan tersebar di sistem Sulawesi Selatan dan hampir semua daerah terdampak tapi mari bersabar karena pengaturan beban ini untuk menjaga kestabilan dan keandalan sistem kelistrikan selama proses pemeliharaan infrastruktur berlangsung. Ini juga demi keamanan, kenyamanan dan kepentingan bersama," ujarnya.
