Tanggal 1 September Memperingati Apa? Ada 4 Peringatan Penting

Tanggal 1 September Memperingati Apa? Ada 4 Peringatan Penting

Urwatul Wutsqaa - detikSulsel
Selasa, 01 Sep 2026 10:40 WIB
score board 2026 against blue background
Ilustrasi kalender 2026 (Foto: Getty Images/new look casting)
Makassar -

Tanggal 1 September menandai sejumlah hari penting di berbagai belahan dunia, baik yang diperingati secara nasional maupun internasional. Setiap peringatan tersebut diwarnai latar belakang dan membawa tujuan yang berbeda-beda.

Di Indonesia, tanggal 1 September merupakan peringatan Hari Polisi Wanita (Polwan). Hari tersebut menjadi momentum untuk mengenang sejarah terbentuknya Polwan sekaligus mengapresiasi peran polisi wanita dalam menjalankan tugasnya.

Sementara itu, secara internasional diperingati Hari Menulis Surat Sedunia. Sedangkan di belahan Dunia lainnya, ada peringatan Hari Kemerdekaan Uzbekistan dan Hari Konstitusi Slovakia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berikut ini detikSulsel telah merangkum daftar peringatan penting 1 September. Simak selengkapnya yuk!

Hari Polisi Wanita

Dikutip dari Museum Polri, Hari Polisi Wanita diperingati secara nasional di Indonesia setiap tanggal 1 September. Mengutip laman Museum Polri, tanggal tersebut dipilih karena bertepatan dengan hari pertama pendidikan polisi wanita pada 1948.

ADVERTISEMENT

Polwan dibentuk untuk menjawab kebutuhan kepolisian dalam melakukan pemeriksaan fisik terhadap korban, tersangka, dan saksi perempuan. Sebelum Polwan dibentuk, tugas tersebut kerap dibantu oleh istri polisi maupun pegawai sipil wanita.

Menyadari akan kebutuhan tersebut, organisasi wanita dan organisasi wanita Islam di Bukittinggi lalu mengusulkan agar perempuan diperbolehkan mengikuti pendidikan kepolisian. Usulan tersebut disetujui oleh cabang Djawatan Kepolisian Negara untuk Sumatera yang berkedudukan di Bukittinggi.

Pada 1 September 1948, enam siswa perempuan secara resmi mengikuti pendidikan inspektur polisi bersama 44 siswa laki-laki di Sekolah Polisi Negara (SPN) Bukittinggi. Peristiwa inilah yang menjadi tonggak sejarah lahirnya Polisi Wanita di Indonesia dan kemudian dijadikan sebagai tanggal peringatan Hari Polwan.

Hari Menulis Surat Sedunia

Menyadur laman National Today, Hari Menulis Surat Sedunia yang diperingati setiap 1 September menjadi ajakan untuk kembali menikmati tradisi menulis dan mengirim surat dengan tangan. Melalui surat yang ditulis tangan, kita dapat menyampaikan rasa terima kasih, berbagi kenangan, atau sekadar menyapa orang terdekat.

Hari Menulis Surat Sedunia digagas oleh Richard Simpkin. Ia merupakan seorang penulis, seniman, dan fotografer asal Australia yang memiliki ketertarikan terhadap surat tulisan tangan.

Simpkin memulai gagasan tersebut dengan menulis surat kepada sejumlah tokoh yang dianggapnya sebagai legenda Australia dan mendapat balasan dari mereka. Pengalaman tersebut lalu dia tuangkan dalam buku Australian Legends yang terbit pada 2005.

Agar seni menulis surat ini maki dikenal banyak orang, Simpkin menetapkan Hari Menulis Surat Sedunia pada 2014. Sebagai upaya memperkenalkan kembali tradisi ini kepada generasi muda, ia juga mengadakan lokakarya menulis surat di sekolah-sekolah.

Dalam catatan sejarah, tradisi menuis surat telah berlangsung sejak zaman Mesir kuno dan Yunani. Surat pada masa itu ditulis menggunakan berbagai media seperti papirus, kulit binatang, tablet kayu berlapis lilin, hingga pecahan tembikar.

Seiring waktu, layanan POS berkembang dan surat semakin banyak digunakan untuk komunikasi pribadi. Dalam dunia sejarah, surat berkembang menjadi bagian dari karya sastra serta menjadi sumber penting bagi sejarawan dalam memahami berbagai peristiwa dan hubungan sosial pada masa lalu.

Hari Kemerdekaan Uzbekistan

Masyarakat Uzbekistan memperingati Hari Kemerdekaannya setiap tanggal 1 September. Peringatan tersebut menandai momen lepasnya negara tersebut dari Uni Soviet pada 1991.

Hari Kemerdekaan Uzbekistan menjadi momentum bagi masyarakat setempat untuk merayakan kedaulatan sekaligus kekayaan sejarah dan budaya mereka.

Islam Karimov yang menjadi presiden pertama Uzbekistan setelah kemerdekaan memegang banyak peranan penting dalam membangun fondasi negara baru. Pada masa awal kemerdekaan, ia mengawasi penyusunan konstitusi serta menentukan arah pembangunan ekonomi dan politik Uzbekistan.

Wilayah Uzbekistan memiliki sejarah panjang yang berkaitan dengan Jalur Sutra. Uzbekistan pernah mendapat pengaruh berbagai kebudayaan, termasuk Persia, Turki, dan Arab.

Pada abad ke-19, wilayah tersebut terdiri atas sejumlah negara seperti Bukhara, Kokand, dan Samarkand sebelum kemudian berada di bawah kekuasaan Rusia. Penaklukan Rusia di Asia Tengah berlangsung sejak 1860-an dan berlanjut hingga awal era Uni Soviet.

Uzbekistan kemudian terbentuk sebagai salah satu republik Soviet pada 1924 setelah terjadi reorganisasi wilayah Asia Tengah. Setelah runtuhnya Uni Soviet, kemerdekaan Uzbekistan diproklamasikan pada tahun 1991.

Sejak saat itu, Uzbekistan tersebut menghadapi berbagai tantangan politik, keamanan, ekonomi, dan lingkungan. Kendati demikian, negara tersebut tetap membangun identitasnya sebagai negara merdeka di kawasan Asia Tengah.

Hari Konstitusi Slovakia

Selain di Uzbekistan, tanggal 1 September juga menjadi hari penting bagi masyarakat Slovakia. Tanggal tersebut merupakan peringatan Hari Konstitusi Slovakia atau Deň Ústavy Slovenskej Republiky.

Hari tersebut menandai pengesahan konstitusi Slovakia. Hari penting ini menjadi salah satu momen penting dalam perjalanan Slovakia menjadi sebuah negara yang berdaulat.

Perjalanan Slovakia telah berlangsung selama berabad-abad dan dipengaruhi berbagai kekuatan di Eropa Tengah. Sebelum akhirnya bergabung dengan wilayah Ceko dalam pembentukan Cekoslowakia pada 1918, Slovakia pernah berada di bawah pengaruh Kekaisaran Moravia, Hongaria, dan Jerman.

Setelah Perang Dunia II, Cekoslowakia berada di bawah pemerintahan Komunis selama sekitar 42 tahun. Ketidakpuasan terhadap rezim lalu berkembang menjadi berbagai gerakan protes hingga Revolusi Beludru pada 1989, yang membawa perubahan politik secara damai.

Perubahan tersebut membuka jalan bagi terbentuknya Slovakia sebagai negara merdeka. Para ahli hukum yang dipimpin Profesor Juraj Plank kemudian Menyusun Konstitusi Slovakia yang menjadi landasan penting bagi negara tersebut.

Hingga kini, Hari Konstitusi Slovakia masih terus diperingati sebagai momentum untuk menumbuhkan kebanggaan nasional. Hari penting tersebut biasanya diisi dengan berbagai kegiatan budaya dan tradisi yang mencerminkan identitas masyarakat Slovakia.

Nah detikers, demikianlah daftar peringatan penting dan menarik yang dirayakan pada tanggal 1 September. Semoga bermanfaat!



(urw/urw)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads