DPW NasDem Sulawesi Selatan (Sulsel) kini mewanti-wanti kadernya yang duduk di kursi DPR untuk tidak mencari peluang ke partai lain menjelang Pemilu 2029. NasDem Sulsel mengaku tidak akan segan memecat legislator tersebut jika ketahuan main mata.
Hal tersebut disampaikan Ketua DPW NasDem Sulsel Syaharuddin Alrief usai membuka acara konsolidasi dan bimbingan teknis (bimtek) legislator NasDem se-Sulsel di Hotel Claro, Makassar, Minggu (30/8/2026). Syahar mengatakan tahapan pencalegan dini akan dilakukan tahun depan dan bisa saja mendeteksi kader yang bermanuver.
"Tahapan pencalegan dini akan dilakukan mulai 2027, kalau misalnya semua data data sudah masuk di internal yah kalau ada terdeteksi bangun komunikasi dengan partai lain pasti akan dipecat, bukan sanksi lagi," ujar Syahar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia menegaskan kader yang membuka peluang ke partai lain pada akhirnya akan ketahuan seiring tahapan pencalegan. Kendati begitu, Syahar yakin legislator NasDem akan konsisten usai melakukan pengabdian di wilayah masing-masing.
"Ketahuan nanti bilang siapa yang main-main, tapi saya rasa mereka yang dapat amanah sebagai anggota DPRD ini sangat susah dan telah mengeluarkan waktu tenaga dan biaya, konsisten berjuang pasti masyarakat akan melihat," katanya.
Bupati Sidrap ini mengakui pilihan politik adalah urusan pribadi masing-masing kader. Namun, dia kembali menegaskan kader NasDem loyal terhadap partai.
"Masalah politik adalah urusan pribadi ketika dia sudah menentukan pilihan politik, beralih ke partai lain saya kira tidak bisa dihalangi. Tapi kami di NasDem ini adalah kader yang membangun dari awal pemilu," jelasnya.
"Posisi kepala daerah NasDem yang ada sekarang ini itu adalah kader murni di partai NasDem. Saya yakin, konsistensi dan komitmen perjuangan tetap, yang namanya orang lobi-lobi, negosiasi, pasti ada. Tapi kan saya rasa komitmen perjuangan, konsisten menjalankan amanah insyaallah kader kami menjaga dengan baik," ujarnya.
Diketahui, kepala daerah kader NasDem di Sulsel di antaranya, Bupati Pinrang Irwan Hamid, Jeneponto Paris Yasir, Pangkep Yusran Lalogau, Parepare Tasming Hamid dan Irwan Bachri Syam di Luwu Timur.
Bupati Enrekang Pilih Gabung Gerindra
Kondisi itu sebenarnya sudah terjadi pada beberapa kader NasDem di Sulsel. Salah satunya yaitu Bupati Enrekang Muh Yusuf Ritangga yang memilih hijrah ke Gerindra lebih awal dan langsung menduduki posisi ketua DPC.
Yusuf dikukuhkan bersama kepala daerah lainnya oleh Ketua Harian DPP Gerindra Sufmi Dasco Ahmad di sela-sela kegiatan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) DPD Gerindra Sulsel di UpperHills Convention Hall, Makassar, Selasa (4/8). Selain lima kepala daerah, juga ada dua tokoh politik yang turut dikukuhkan.
Adapun lima kepala daerah yang resmi dikukuhkan sebagai Ketua DPC Gerindra di wilayah masing-masing adalah Bupati Luwu Utara Andi Abdullah Rahim (Gerindra), Bupati Enrekang Muh. Yusuf Ritangga (NasDem), Bupati Wajo Andi Rosman (Gerindra), Bupati Kepulauan Selayar Natsir Ali (Golkar), dan Bupati Sinjai Ratnawati Arif.
Selain jajaran kepala daerah tersebut, pengukuhan ini juga mencakup tokoh politik daerah lainnya, yakni Anggota DPR RI Unru Baso (Gerindra) sebagai Ketua DPC Luwu Timur serta mantan calon Wali Kota Palopo Trisal Tahir sebagai Ketua DPC Palopo.
Rusdi Masse Gabung PSI
Rusdi Masse Mappasessu (RMS) sebelumnya juga sempat membuat heboh usai resmi bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Mantan Ketua DPW NasDem Sulsel itu bertekad membawa PSI ke panggung nasional meski harus memulai dari nol.
RMS diperkenalkan dalam Rakernas PSI di Hotel Claro Makassar, Kamis (29/1). Dia bahkan diumumkan langsung Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep melalui sebuah pantun.
"Untuk menutup sambutan saya, saya pengen pantun. Ini pantun beneran, saya sudah siapkan semalam," kata Kaesang dalam sambutannya.
"Ke Makassar naik Air Asia, jangan lupa minum es, mari keluarga Partai Solidaritas Indonesia, kita sambut Bang RMS," ucap Kaesang disambut tepuk tangan peserta Rakernas.
Kaesang sempat memberikan kesempatan kepada RMS untuk menyampaikan sepatah kata di hadapan ribuan kader PSI se-Indonesia. Dalam kesempatan tersebut, Rusdi Masse mengaku akan bekerja lebih baik dari apa yang sebelumnya pernah ia lalui.
"Terima kasih Mas Ketum, terima kasih semua teman-teman dari DPP PSI. Mudah-mudahan dengan kehadiran saya di PSI bisa berbuat banyak untuk bagaimana supaya PSI jauh lebih bagus daripada yang pernah saya lalui," ucap RMS.
Dalam kesempatan terpisah setelah diperkenalkan resmi, RMS mengaku optimistis membawa partai berlambang Gajah ini menang di Sulsel. Dia mengaku memiliki pengalaman memenangkan partai meski kali ini harus memulai dari nol bersama PSI.
"Kan saya sudah dapat ininya (caranya), Saya sudah pernah jalani. Jadi tinggal mengimplementasikan, dikoreksi yang kurang, yang dianggap kurang. Yang baik-baik, yang bagus tinggal ditingkatkan. Cuman memang risikonya memulai dari nol," jelas mantan bupati Sidrap dua periode itu kepada wartawan di sela acara.
Syahar Sanjung RMS Meski Tinggalkan NasDem
Syaharuddin Alrif lantas memuji Rusdi Masse Mappasessu yang telah pindah ke PSI. Syahar mengaku NasDem tetap solid selama 1 bulan dirinya menjadi nakhoda di NasDem Sulsel dan siap mempertahankan kemenangan NasDem di Sulsel.
"Jumlah yang hadir 24 kabupaten/kota dan dihadiri semua anggota DPRD, 17 anggota provinsi dan hari ini kita menyatakan NasDem tetap solid sampai Pemilu 2029," ujar Syahar dalam sambutannya usai membuka Rapat Konsolidasi Pengurus DPW dan Fraksi NasDem se-Sulsel di Hotel Claro, Jumat (13/2).
Baca juga: Misi Baru Rusdi Masse Ber-PSI dari Nol |
Syahar menerima mandat sebagai Ketua DPW NasDem Sulsel menggantikan RMS pada 14 Januari 2026. Dia mengisahkan, jabatan ini tak lepas dari permintaan RMS.
"Mendapat informasi dari Kakak Rusdi Masse terkait dengan pilihan secara pribadi beliau untuk meminta kepada saya agar supaya melanjutkan perjuangannya di Partai NasDem dan beliau telah menuntaskan perjuangannya di Partai NasDem makanya saya disampaikan lapor ke DPP terkait dengan sikap saya," kata Syahar.
Setelah itu, Syahar memutuskan menerima mandat dari DPP untuk melanjutkan keberhasilan RMS. Pihaknya lalu mengabari RMS dan seluruh ketua fraksi di DPRD Sulsel.
"Maka setelah saya diundang DPP, DPP menyampaikan, kakak Syahar melanjutkan perjuangan partai NasDem di Sulsel dan melanjutkan keberhasilan Kakak Rusdi Masse," katanya.
"Maka tentu amanah itu saya terima dan saat itu juga saya mengabari Kakak RMS dan langsung saya kabari teman-teman ketua fraksi untuk menemani saya di DPP menerima mandat dan amanah baru ini," sambungnya.
Simak Video "Video Partai Gema Bangsa Dukung Prabowo Nyapres di 2029"
[Gambas:Video 20detik] (asm/asm)
