Tidak jarang, tanggal-tanggal tertentu memiliki nilai historis atau sosial yang diperingati secara nasional maupun internasional. Lantas tanggal 28 Agustus 2026 memperingati apa?
Tanggal 28 Agustus 2026 jatuh pada hari Rabu. Di hari ini tidak ada momen penting yang diperingati di Indonesia.
Meski demikian, terdapat peringatan nasional di negara lainnya. Selain itu ada juga momen yang diperingati secara global.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penasaran dengan momen yang diperingati setiap 28 Agustus 2026?
Nah, dalam artikel ini detikSulsel menyajikan daftar peringatan yang jatuh pada 28 Agustus 2026, lengkap dengan ulasannya. Yuk simak selengkapnya untuk memahami makna dan pesan yang terkandung di balik tanggal tersebut.
Festival Bulan Purnama Agustus
Festival Bulan Purnama Agustus dirayakan saat bulan purnama paling terang di bulan Agustus. Berdasarkan laporan Astronomy Magazine, Bulan purnama berikutnya adalah Bulan Purnama Sturgeon Agustus, yang terjadi pada Jumat, 28 Agustus 2026.
Melansir laman National Today, mitologi Yunani memainkan peran besar dalam perayaan Festival Bulan Purnama Agustus ini. Seperti kebanyakan perayaan, momen ini menjadi kesempatan bagi masyarakat lokal dan wisatawan untuk sejenak meninggalkan kesibukan dan menikmati momen ini dengan penuh kesenangan.
Berbagai situs arkeologi dan museum dibuka sepanjang malam untuk menyemarakkan Festival Bulan Purnama Agustus, sebuah peristiwa yang secara khusus dikaitkan dengan bulan purnama di bulan Agustus.
Festival Bulan Purnama Agustus berakar dari kisah dewi Titan, Selene, yang namanya juga menjadi salah satu kata dalam bahasa Yunani untuk menyebut bulan. Selene dikenal sebagai dewi Titan yang menguasai bulan. Ia melintasi langit malam dengan kereta perak-yang melambangkan bulan-yang ditarik oleh dua ekor kuda bersayap berwarna putih salju.
Selene jatuh cinta kepada Endymion, seorang pangeran sekaligus penggembala yang dibuat Zeus tertidur dalam keadaan tidak berkesudahan. Setiap malam, Selene mengunjungi Endymion yang berbaring di dalam guanya di Gunung Latmos. Dari hubungan tersebut, Selene kemudian melahirkan 50 putri. Kelima puluh putri itu melambangkan 50 bulan lunar dalam satu periode Olimpiad, atau empat tahun, dan digunakan untuk menandai awal Olimpiade yang pertama kali diselenggarakan pada 776 SM.
Festival bulan purnama pada bulan Agustus menandai satu-satunya hari dalam setahun ketika pengunjung dapat memperoleh akses gratis ke situs-situs arkeologi dan museum yang berpartisipasi setelah Matahari terbenam. Tradisi ini telah berlangsung sejak 1996.
Masyarakat lokal dan wisatawan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menikmati pemandangan marmer putih Acropolis yang berkilauan diterpa cahaya bulan, atau menyaksikan bulan yang tampak menggantung rendah di atas Kuil Poseidon di Sounion. Pemandangan tersebut menjadi pengalaman yang sangat menakjubkan.
Hari Power Rangers
Hari Power Rangers yang diperingati setiap 28 Agustus, menjadi momen bagi para penggemar untuk merayakan waralaba superhero ikonik tersebut. Mulai dari Mighty Morphin Power Rangers hingga berbagai seri terbarunya, hari ini menjadi penghormatan terhadap nilai kerja sama, keberanian, dan pertarungan epik.
Melansir laman National Today, asal-usul Power Rangers dapat ditelusuri hingga tahun 1970-an, ketika Marvel Comics sepakat bertukar ide dengan perusahaan produksi televisi Jepang, Toei Company. Pada masa itu, versi Jepang dari Spider-Man dibuat. Tiga seri Super Sentai juga diproduksi sekitar periode tersebut dan meraih popularitas besar di Jepang.
Power Rangers kemudian diciptakan sebagai versi Amerika dari Super Sentai. Alur ceritanya sedikit dimodifikasi agar sesuai dengan standar televisi Amerika. Seri Mighty Morphin Power Rangers menampilkan lima remaja yang mengenakan kostum warna-warni dan bertarung melawan monster serta robot seperti Zord dan Megazord yang diadaptasi dari Super Sentai.
Dalam perkembangannya, tayangan tersebut sempat dilarang di Selandia Baru karena dianggap terlalu penuh kekerasan untuk anak-anak. Power Rangers didistribusikan oleh Saban Entertainment, yang kemudian dibeli oleh The Walt Disney Company pada 2001. Musim Power Rangers Jungle Fury dirilis pada 2008, disusul Power Rangers R.P.M. pada 2009. Pengusaha Haim Saban, pendiri Saban Entertainment, kemudian membeli kembali waralaba tersebut dari Disney pada 2010.
Pada peringatan 20 tahun Power Rangers, Nickelodeon memutuskan menayangkan musim Power Rangers Megaforce. Perusahaan mainan dan permainan papan Hasbro kemudian menetapkan 28 Agustus sebagai Hari Power Rangers Nasional (National Power Rangers Day).
Untuk memperingati ulang tahun ke-25 Power Rangers, Power Rangers: The Ultimate Visual History, sebuah publikasi yang mengulas seluruh musim Power Rangers sekaligus memuat daftar berbagai mainannya, diterbitkan oleh Inside Edition.
Hari Dasi Kupu-Kupu Nasional
Hari Dasi Kupu-Kupu Nasional (National Bow Tie Day) diperingati setiap 28 Agustus di Amerika Serikat. Melansir laman National Today, hari peringatan ini untuk merayakan pesona khas dan gaya yang tak lekang oleh waktu dari aksesori leher ikonik ini.
Sejak dahulu kala, atau setidaknya sejak abad ke-19, dasi kupu-kupu telah menjadi simbol kelas, keanggunan, dan gaya khas kalangan sosial serta intelektual kelas atas. Baik seseorang memiliki status sosial tinggi karena kelahiran maupun dikenal di kalangan intelektual karena kecerdasan dan kemampuannya, dasi kupu-kupu seolah menjadi penanda status tersebut.
Meski mungkin tidak selalu sesederhana itu, dasi kupu-kupu sejak awal kemunculannya telah berkembang menjadi simbol status dan kedudukan di berbagai kalangan sosial. Menariknya, bentuk awal dasi kupu-kupu sebenarnya dikenakan oleh tentara bayaran Kroasia selama Perang Tiga Puluh Tahun pada abad ke-17.
Para prajurit membutuhkan aksesori leher yang menyerupai simpul syal. Prancis kemudian mengadopsi gaya yang kala itu dianggap cukup unik dan kontroversial tersebut, lalu memopulerkannya di Paris sebelum akhirnya menyebar ke berbagai penjuru dunia yang mengikuti perkembangan mode.
Sejak saat itu, dasi kupu-kupu menjadi bagian penting dari busana formal dan sangat populer, khususnya di kalangan dokter serta pemegang gelar doktor. Namun, popularitas dasi ini kemudian mulai meredup selama Perang Dunia II akibat keterbatasan bahan untuk membuatnya maupun berkurangnya orang yang mengenakannya.
Meski demikian, dasi kupu-kupu berhasil bertahan dan tetap memiliki tempat tersendiri, mulai dari kalangan penggemar balet hingga tokoh antagonis dalam film James Bond. Saat ini, dasi kupu-kupu dapat dijumpai dalam berbagai acara resmi dengan aturan berpakaian black tie dan, secara ironis, juga menjadi aksesori yang digemari kaum hipster.
Hari Dasi Kupu-Kupu Nasional menjadi perayaan atas sejarah panjang dan simbolisme yang terangkum dalam sebuah simpul dasi yang rapi dan elegan.
(alk/alk)
