Pria Lansia di Maluku Ditemukan Tewas Usai Kebun Cengkih Terbakar

Maluku

Pria Lansia di Maluku Ditemukan Tewas Usai Kebun Cengkih Terbakar

Muhammad Jaya Barends - detikSulsel
Rabu, 26 Agu 2026 19:30 WIB
Personil Polrse Seram Bagian Barat mendatangi lokasi kebun cengkih terbakar.
Personil Polrse Seram Bagian Barat mendatangi lokasi kebun cengkih terbakar. Foto: Istimewa
Seram Bagian Barat -

Pria lanjut usia (lansia) bernama Samuel Latuihamalo (62) di Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku, ditemukan tewas usai kebun cengkihnya terbakar. Jasad pensiunan PNS itu ditemukan dalam kondisi memprihatinkan.

"Korban ditemukan dalam kondisi telentang dan telah meninggal dunia akibat terbakar," kata Kasi Humas Polres Seram Bagian Barat, Ipda Asep Souisa dalam keterangannya, Rabu (26/8/2026).

Peristiwa itu terjadi di Dusun Pasaulung, Desa Piru, Kecamatan Seram Barat, Selasa (25/8). Korban awalnya pergi ke kebun cengkih di dusun tersebut pada pukul 08.00 WIT.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"(Namun) sekitar pukul 12.00 WIT, saksi bernama Tirsa Latuihamalo (35) melihat asap tebal dari arah hutan Dusun Pasaulung. Kebakaran ini terjadi di sekitar kebun milik (korban)," jelasnya.

ADVERTISEMENT

Saksi bersama keluarga lalu menuju lokasi setelah kebakaran tersebut. Setibanya di kebun, saksi tak melihat korban.

"Korban tidak ditemukan. Saksi hanya menemukan telepon genggam dan parang miliknya di walang kebun," ujar Asep.

Asep mengatakan saat itu saksi menduga korban sedang mengambil air untuk memadamkan api sehingga tidak terlihat. Namun hingga pukul 15.00 WIT, korban tidak kunjung ditemukan.

"Saksi bersama keluarga kemudian melakukan pencarian sambil memanggil korban, namun tidak mendapat jawaban. Keluarga selanjutnya meminta bantuan kepada kerabat dan masyarakat untuk mencari korban," bebernya.

Asep menuturkan setelah melakukan pencarian di kebun, korban akhirnya ditemukan pukul 18.00 WIT. Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

"Kerabat dan masyarakat yang membantu mencari, menemukan korban dalam kondisi terlentang dan telah meninggal dunia akibat terbakar," jelasnya.

Pihak kepolisian lalu mendatangi lokasi kebakaran dan melakukan identifikasi. Namun pihak keluarga menolak jasad korban diautopsi.

"Pihak keluarga korban juga telah menyatakan penolakan terhadap tindakan otopsi yang dituangkan dalam surat penolakan otopsi," imbuhnya.



(ata/sar)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads