Dua perempuan pelajar SMA berinisial NAS (16) dan SSJU (16) tewas usai terlibat tabrakan dengan bus di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel). Motor yang dikendarai NAS berboncengan dengan SSJU disebut oleng ke kanan hingga tertabrak bus dari arah berlawanan.
Kecelakaan maut tersebut terjadi di jalanan Dusun Nahung, Desa Labuaja, Kecamatan Cenrana, Maros, pada Minggu (23/8) malam. Kecelakaan bermula saat sepeda motor yang dikendarai NAS berboncengan dengan SSJU melaju dari arah Kabupaten Bone menuju ke arah Kabupaten Maros.
"Sepeda motor dikendarai oleh NAS berbocengan dengan SSJU yang merupakan pelajar asal Kota Makassar. Motor tersebut bergerak dari arah Bone menuju Maros, atau dari arah utara menuju ke selatan," ujar Kasat Lantas Polres Maros, Iptu Suwardi kepada wartawan, pada Minggu (23/8/2026).
Motor tersebut tiba-tiba menginjak gundukan di sebelah kiri, lalu oleng ke kanan ke arah jalur berlawanan. Pada saat bersamaan dari arah Maros menuju ke arah Bone melaju bus yang dikemudikan pria berinisial RS (56).
"Saat tiba di lokasi kejadian, kendaraan menikung ke kiri kemudian menabrak gundukan tanah di sisi jalan. Setelah menabrak gundukan tanah, sepeda motor lepas kendali dan terlempar ke kanan masuk ke jalur berlawanan hingga bertabrakan dengan bus yang datang dari arah Maros menuju Bone," katanya.
Akibat kecelakaan tersebut, kedua remaja yang berada di sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian. Kedua korban mengalami luka memar parah sehingga tidak sempat tertolong untuk dibawa ke fasilitas kesehatan setempat.
"Pengendara dan penumpang sepeda motor meninggal dunia di tempat kejadian akibat kecelakaan tersebut," jelas Suwardi
Sementara itu, pihak kepolisian telah mengamankan dua kendaraan yang terlibat kecelakaan dan sopir bus untuk menjalani pemeriksaan. Unit Gakkum Satlantas Polres Maros pun masih melakukan penyelidikan terkait kejadian tersebut
"Petugas sudah melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi. Sopir serta kendaraan yang terlibat juga sudah diamankan di Unit Laka Lantas Polres Maros," pungkas Suwardi.
Simak Video "Merayakan Tradisi Bakar Paliang di Sulawesi Selatan"
(ata/asm)