Nelayan Asal Selayar 2 Hari Hilang Saat Mancing Ditemukan Selamat di Takalar

Nelayan Asal Selayar 2 Hari Hilang Saat Mancing Ditemukan Selamat di Takalar

Reindhard Soplantila - detikSulsel
Kamis, 20 Agu 2026 10:33 WIB
Nelayan Selayar ditemukan selamat usai 2 hari hilang.
Nelayan Selayar ditemukan selamat usai 2 hari hilang. Foto: (dok. istimewa)
Selayar -

Nelayan bernama Ansar Dg Tuppu (44) dilaporkan hilang selama dua hari saat pergi memancing di perairan Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Korban belakangan ditemukan warga terdampar di Pulau Tanakeke, Kabupaten Takalar.

Korban awalnya dilaporkan hilang setelah berangkat memancing dari Pantai Dusun Polong, Desa Bungaiya, Kepulauan Selayar, pada Minggu (16/8). Korban menggunakan perahu fiber dan dijadwalkan kembali ke Takalar pada Selasa (18/8).

"Korban dijadwalkan kembali pada Selasa. Namun korban tidak kunjung pulang dan tidak memberikan kabar kepada keluarga maupun rekan kerjanya," kata Danpos SAR Selayar Ronaldhi kepada wartawan, Kamis (20/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Keluarga kemudian melakukan pencarian di sekitar lokasi dan menanyakan keberadaan korban kepada sejumlah pemancing lainnya. Namun, korban belum ditemukan hingga akhirnya kerabatnya membuat laporan orang hilang di Polsek Bontomatene, Selayar, Rabu (19/8).

"Kerabatnya dalam laporannya ke polisi menduga korban mengalami kendala akibat kondisi cuaca buruk atau ombak besar. Area perkiraan korban hilang berada di sekitar rompong, Kelurahan Batangmata hingga Desa Bungaiya," beber Ronaldhi.

ADVERTISEMENT

Belakangan, korban ditemukan oleh warga berada di sekitar Pulau Tanakeke, Takalar, pagi tadi. Korban ditemukan dalam kondisi selamat.

"Sudah ditemukan tadi pagi di Tanakeke, pulaunya Takalar. Alhamdulillah dalam keadaan selamat," ujarnya.

Ronaldhi menjelaskan korban diduga mengalami kendala pada perahunya. Sebab saat ditemukan, korban dalam kondisi masih berada di perahunya.

"Terdampar di pulau katanya dengan kondisi masih di atas kapalnya. Kayaknya (gangguan di mesin kapal) begitu, tapi korban belum bisa ditanya," jelasnya.



(asm/hsr)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads