Pengendara mobil berinisial K (57) menabrak ayah dan anak boncengan motor di Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan (Sulsel). Sopir kemudian diamuk massa setelah kembali menabrak peserta gerak jalan memperingati HUT ke-81 RI.
Kecelakaan terjadi di Jalan Poros Pangkajene-Rappang, Kelurahan Kadidi, Kecamatan Panca Rijang, Senin (17/8) sekitar pukul 15.15 Wita. Sopir K yang mengendarai mobil Futura awalnya melaju dari arah selatan ke utara.
"Pengemudi Futura berinisial K bahwa yang bersangkutan dari arah selatan menuju utara, tiba-tiba tidak sadarkan diri," kata Kapolres Sidrap AKBP Indra Waspada kepada detikSulsel, Selasa (18/8/2026).
Mobil lantas menabrak motor yang dikemudikan wanita bernama Sri Ramdani yang membonceng ayahnya, Bahar (68). Pengendara motor saat itu singgah di pinggir jalan karena ada peserta gerak jalan.
"(Pengemudi mobil selanjutnya) menabrak kendaraan sepeda motor yang lagi terparkir di pinggir jalan dari arah yang sama," tutur Indra.
Setelah menabrak pengendara motor, sopir ternyata masih melajukan mobilnya. Rombongan gerak jalan yang sedang melakukan barisan penghormatan kemudian ditabrak.
"Pengemudi Futura ini melanjutkan perjalanan dan menabrak salah satu rombongan pejalan kaki yang sedang melaksanakan kegiatan 17 Agustus," tambahnya.
Insiden itu memicu emosi warga setempat hingga mobil dirusak. Sopir mobil juga dipaksa keluar dari kendaraan lalu diamuk massa.
"Pada saat kejadian karena menabrak beberapa peserta gerak jalan dan juga ada luapan emosi dari masyarakat sekitar sehingga terjadi aksi main hakim sendiri," ucap Indra.
Sopir mobil belakangan dilarikan ke rumah sakit usai diamuk massa. Korban kecelakaan juga sempat mendapat perawatan medis hingga akhirnya dipulangkan.
"Untuk korban ada dari peserta gerak jalan dan juga ada pengendara sepeda motor. Tapi saat ini para korban sudah melaksanakan rawat jalan dan sudah kembali ke rumahnya masing-masing," terangnya.
Polisi menegaskan kasus ini masih dalam penyelidikan setelah kendaraan yang terlibat kecelakaan diamankan. Penyidik juga akan mendalami keterangan lebih lanjut terkait kondisi sopir mobil.
"Penyebabnya masih kita lakukan pendalaman, penyelidikan. Untuk keterangan awal dari pengemudi K ini bahwa yang bersangkutan mengalami gangguan kesehatan, dalam hal ini adalah gangguan jantung," tutur Indra.
"Ini masih kita dalami, masih koordinasi dengan pihak dokter rumah sakit apa betul yang bersangkutan pengemudi K ini mengalami gangguan kesehatan. Proses hukum sedang berjalan," pungkasnya.
Simak Video "Video: Momen Pengibaran Sang Merah Putih saat HUT ke-81 RI"
(sar/hsr)