Ketua DPD I Golkar Sulawesi Selatan (Sulsel) terpilih, Ilham Arief Sirajuddin (IAS) membocorkan komposisi kepengurusan yang diajukan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP). IAS menyebut sebanyak 6 kader diusulkan menjadi calon sekretaris dan 2 kandidat calon bendahara.
"Untuk pengurus sementara sudah dikirim 230 nama. Sekretaris ada 6 orang yang berpeluang, seperti Rahman Pina, Armin Mustamin Toputiri, Patarai Amir, Arfandy Idris, Sittiara, Icul (Andi Zulkarnaen Latief). Artinya figur ini saya tidak ragukan kapasitasnya," ujar IAS kepada wartawan, Sabtu (15/8/2026).
Sementara untuk calon bendahara Golkar Sulsel, IAS menyebut ada dua figur yang bersaing. Keduanya yakni Ketua Golkar Pinrang Usman Marham dan anggota Soksi Amirullah Nur Saenong.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kemudian di Bendahara ada 2 yaitu Usman Marham dan Amirullah Nur," jelasnya.
IAS juga memaparkan, dalam komposisi kepengurusan itu pihaknya menghimpun 30 persen atau 80 orang kader perempuan. Secara umum, dia mengklaim kepengurusannya didominasi kelompok milenial.
"Komposisinya, perempuan ada 80 atau 30%, kelompok milenial dan kita kedepankan yang muda-muda, ukurannya di bawah (usia) 50. Artinya tetap ada senior juga. Sementara berproses, sudah kita ajukan ke DPP," ungkapnya.
Diketahui, IAS resmi terpilih sebagai Ketua DPD I Golkar Sulsel dalam Musda XI Golkar di Hotel Claro Makassar, Sabtu (18/7). Usai terpilih, IAS bertugas menyusun struktur kepengurusan maksimal 30 hari.
"Di Musda itu ditetapkan formatur yang membantu ketua (IAS) terpilih menyusun kepengurusan. Salah satu tugas formatur itu menyusun siapa sekretaris dan siapa bendahara. Itu diberi kesempatan 30 hari," ujar Wakil Ketua Bidang Kepartaian DPP Golkar Hakim Kamaruddin kepada detikSulsel, Senin (20/7).
Hakim menyebut kepengurusan baru harus segera terbentuk agar pelantikan bisa dilaksanakan secepatnya. Bahkan, Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia diupayakan langsung melantik pengurus baru jika jadwal memungkinkan.
"Kita mau setelah terbentuk pengurus pelantikan segera bahkan ini yang melantik ketua umum dicari juga agendanya yang kosong. Jadi harus cepat karena konsolidasi juga harus cepat dilakukan," jelasnya.
