Sebanyak 9 wilayah dilaporkan terdampak tsunami usai gempa berkekuatan magnitudo (M) 7,7 (dimutakhirkan menjadi M 7,0) melanda wilayah Mbay Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8/2026). Wilayah yang terdampak berada di Sulawesi Selatan (Sulsel) hingga Sulawesi Tenggara (Sultra).
Berdasarkan data BMKG, ketinggian di masing-masing wilayah bervariasi di kisaran 0,1 hingga 0,9 meter. Di Sulsel, tsunami dengan ketinggian 0.54 Meter dilaporkan terjadi di wilayah Bulukumba pada pukul 05.58 WIB atau 06.58 Wita.
Sementara itu, di wilayah Sultra, tsunami dengan ketinggian 0.30 Meter terjadi di Baubau pada pukul 05.47 WIB atau 06.47 Wita. Di wilayah Kolaka gelombang tsunami dengan ketinggian 0,23 meter dilaporkan terjadi pada pukul 06.27 WIB atau 07.27 Wita.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Daftar Wilayah Terdampak Tsunami
Berikut ini rincian wilayah yang terdampak tsunami usai gempa M 7,7 yang melanda NTT:
- Bakalang-Alor dengan ketinggian 0.14 Meter pada tanggal 15-08-2026 pukul 05:41 WIB WIB
- Baubau dengan ketinggian 0.30 Meter pada tanggal 15-08-2026 pukul 05:47 WIB WIB
- Bulukumba dengan ketinggian 0.54 Meter pada tanggal 15-08-2026 pukul 05:58 WIB WIB
- Dompu dengan ketinggian 0.17 Meter pada tanggal 15-08-2026 pukul 05:29 WIB WIB
- Flores Timur dengan ketinggian 0.25 Meter pada tanggal 15-08-2026 pukul 05:24 WIB
- Kolaka dengan ketinggian 0,23 Meter pada tanggal 15 Agt 2026 pukul 06:27 WIB
- Labuan Bajo dengan ketinggian dengan ketinggian 0.36 Meter pada tanggal 15-08-2026 pukul 05:26 WIB WIB
- Maurole-Ende dengan ketinggian 0.94 Meter pada tanggal 15-08-2026 pukul 05:27 WIB WIB
- Pelabuhan Kewapante-Sikka dengan ketinggian 0.38 Meter pada tanggal 15-08-2026 pukul 05:16 WIB WIB
- Sikka dengan ketinggian 0.19 Meter pada tanggal 15-08-2026 pukul 05:03 WIB WIB
Daftar Wilayah Status Siaga-Waspda Tsunami
Selain itu, 10 wilayah yang dilaporkan terdampak, 22 titik lainnya dalam status Siaga-Waspada tsunami. BMKG mengimbau pemerintah di wilayah dengan status Siaga untuk mengarahkan masyarakat melakukan evakuasi. Sementara itu, untuk wilayah dengan status Waspada, masyarakat diimbau untuk menjauhi pantai dan tepian sungai.
Berikut ini rincian wilayah status siaga-waspada usai gempa M 7,7 NTT:
Daftar Wilayah Status Siaga Tsunami
- Manggarai Bagian Utara (NTT)
- Ngada Bagian Utara (NTT)
- Manggarai-Barat Bagian Utara (NTT)
- Selayar (Sulsel)
- Ende Bagian Utara (NTT)
- Sikka Bagian Utara (NTT)
- Jeneponto (Sulsel)
- Bantaeng (Sulsel)
Daftar Wilayah Status Waspada Tsunami
- Pulau Ende (NTT)
- Pulau Sikka (NTT)
- Bima Pulau Sangiang (NTB)
- Bima Pulau Gili (NTB)
- Kota-Bima Bagian Utara (NTB)
- Flores-Timur Bagian Utara (NTT)
- Dompu Bagian Utara (NTB)
- Kota Bau Bau (Sulsel)
- Takalar (Sulsel)
- Bone (Sulsel)
- Wajo (Sulsel)
- Luwu Bagian Timur (Sulsel)
- Luwu Bagian Utara (Sulsel)
- Kota-Palopo (Sulsel)
