Waspada Tsunami Gempa M 7,7 NTT, Warga Selayar Lari ke Bukit

Waspada Tsunami Gempa M 7,7 NTT, Warga Selayar Lari ke Bukit

Hermawan Mappiwali - detikSulsel
Sabtu, 15 Agu 2026 06:17 WIB
Warga Selayar mengevakuasi diri ke perbukitan akibat peringatan dini tsunami usai gempa M 7,7 mengguncang wilayah NTT. Dokumen Istimewa
Foto: Selayar
Kepulauan Selayar -

Warga Kecamatan Pasimarannu dan Kecamatan Pasilambena, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan (Sulsel), berlarian ke bukit usai peringatan dini tsunami akibat gempa berkekuatan magnitudo (M) 7,7 di Mbay Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Bupati Selayar Muhammad Natsir Ali mengatakan warga dari dua kecamatan tersebut memang termasuk paling cepat mengevakuasi diri. Hal ini karena warga setempat memiliki pengalaman gempa magnitudo 7,4 di NTT pada Desember 2021 yang juga berdampak ke Selayar.

"Saya sudah langsung Video Call dengan pemerintah kecamatan, masyarakat yang ada di Pasimarannu, Pasilambena, memang kan sempat ada kejadian di tahun 2021 kalau tidak salah itu, yang mengakibatkan trauma masyarakat," ujar Natsir Ali saat dihubungi detiksulsel, Sabtu (15/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Memang alhamdulillah kesadaran masyarakat menghadapi gempa di Pasimarannu, Pasilambena, alhamdulillah cepat, mereka langsung lari ke bukit," sambungnya.

Dia juga memastikan belum ada laporan kerusakan bangunan imbas gempa NTT. Kendati demikian, dia mengakui warga mengalami kepanikan akibat gempa tersebut.

ADVERTISEMENT

"Panik masyarakat, pasti, karena sama kejadian yang (gempa pada 2021) kemarin tapi alhamdulillah (dampaknya) tidak seperti yang kemarin, kemarin kan rusak parah rumahnya masyarakat, tanggul jalanan rusak," ujar Natsir Ali.

"Tapi alhamdulillah sampai saat ini tidak ada ji. Sempat saya tanya tdak ada rusak rumah sekolah apa, kami masih waspada," jelasnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan bahwa ketinggian air laut di Kabupaten Selayar memang sempat mengalami kenaikan usai gempa. Namun, dia menyebut ketinggian air tidak terasa kuat.

"Air sempat naik, cuma baliknya air tidak kencang, sempat melimpas sedikit dari tanggul, tapi tidak kencang, kayak di ember naik sedikit air," jelasnya.

Daftar Wilayah Siaga Tsunami

BMKG sebelumnya membeberkan beberapa wilayah yang mendapatkan peringatan dini tsunami di NTT antara lain meliputi Manggarai Bagian Utara, Ngada Bagian Utara, Ende Bagian Utara, Sikka Bagian Utara, Pulau Ende, Pulau Sikka hingga Flores.

Sementara wilayah NTB antara lain meliputi Bima Pulau Sangiang, Bima Pulau Gili, Kota Bima bagian Utara, Dompu. Selanjutnya wilayah Sulsel meliputi Jeneponto, Bantaeng, Selayar, Bone, Wajo.

Lalu ada Kabupaten Luwu Timur, Luwu Utara, hingga Kota Palopo. Sementara Sulawesi Tenggara meliputi wilayah Kota Baubau.



(hmw/nvl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads