70 Hektare Hutan di Tana Toraja Terbakar Imbas Kemarau Ekstrem

70 Hektare Hutan di Tana Toraja Terbakar Imbas Kemarau Ekstrem

Ricdwan Abbas Bandaso - detikSulsel
Selasa, 11 Agu 2026 20:30 WIB
Kebakaran hutan di Tana Toraja imbas kemarau ekstrem.
Kebakaran hutan di Tana Toraja imbas kemarau ekstrem. Foto: Istimewa
Tana Toraja -

Kemarau ekstrem yang melanda Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan (Sulsel), mengakibatkan kebakaran hutan dan lahan di sejumlah titik. Luas hutan terbakar dilaporkan telah mencapai 70 hektare.

Kepala Seksi Perencanaan dan Pemanfaatan Hutan UPTD Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Saddang I wilayah Tana Toraja, Yohanis Manan Tanda mengatakan kebakaran hutan di Tana Toraja terjadi sejak Juli 2026.

"Kebakaran hutan selama Juli sampai Agustus, sekitar 70 hektare. Itu belum termasuk kejadian hari ini," ujar Yohanis Manan Tanda saat dikonfirmasi detikSulsel, Selasa (11/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Yohanis mengungkapkan kebakaran terbesar terjadi di Lembang Marinding, Kelurahan Rantekalua, Ke'pe' Tinoring, Kelurahan Tampo, dan Lembang Pa'tengko. Penanganan oleh pemadam dipersulit titik api yang terjadi bersamaan.

"Hampir setiap hari (kebakaran). Kebakaran hutan yang paling banyak dan terbesar di Lembang Marinding, Rantekalua, Ke'pe' Tinoring, Kelurahan Tampo, dan Lembang Pa'tengko," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Musim kemarau yang kian ekstrem ditambah badai El Nino dinilai menjadi penyebab utama meluasnya bencana hidrometeorologi kekeringan ini. Menurut Yohanis, kondisi ini meningkatkan ancaman krisis air bersih di Tana Toraja.

"Ini merupakan dampak El Nino, dimana rumput di hutan mengering sehingga sangat mudah terbakar. Tidak ada korban jiwa, tidak ada juga rumah terbakar tapi rawan kebakaran dan krisis air bersih," ujarnya.

Selain hutan, lahan warga yang berbatasan dengan hutan juga terbakar dan menghanguskan tanaman. Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 1 hektare.

"Ada sebahagian ladang yang berbatasan langsung dengan kawasan hutan yang ikut terbakar. Luasnya mungkin ada 1 Ha," paparnya.



(ata/nvl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads