Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) Prof Jamaluddin Jompa (Prof JJ) menyambut mahasiswa baru (maba) 2026 pada acara Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB). Jamaluddin menekankan agar para mahasiswa baru mengedepankan prestasi selama di Unhas, salah satunya melalui Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas).
Penegasan itu disampaikan Jamaluddin saat memberikan sambutan PKKMB di GOR Unhas, Selasa (11/8/2026). Jamaluddin mulanya menyebut peserta PKKMB ini harus bangga karena telah diterima sebagai mahasiswa di Unhas.
"Untuk anak-anakku yang baru mengenal Unhas di hari pertama, Anda telah memasuki sebuah kampus yang memiliki semangat luar biasa yang tidak bisa dibandingkan dengan universitas lain," kata Jamaluddin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jamaluddin kemudian mencontohkan sejumlah prestasi yang telah ditorehkan Unhas. Salah satunya, Unhas telah menyabet juara Pimnas 2 tahun berturut-turut.
"Saya kasih contoh saja, yang pertama, Universitas Hasanuddin 2 tahun terakhir, mahasiswa Unhas kalau ada temannya di kapus lain jangan minder, 'Saya di Unhas ji, Kodong' karena saat ini untuk kalangan mahasiswa Universitas Hasanuddin paling disegani. Karena 2 kali berturut-turut, memenangkan 2 kali Piala Pimnas," jelasnya.
Dia menjelaskan, Pimnas memperebutkan Piala Adhikarta Kertawidya yang selama ini selalu dimenangkan kampus di Pulau Jawa. Hingga akhirnya Unhas berhasil membawa piala itu ke Makassar usai 37 tahun penyelenggaraan Pimnas.
"Di Pimpnas itu ada piala yang diperebutkan namanya Piala Adhikarta Kertawidya. Piala ini selama 37 tahun selalu berada di Pulau Jawa, tidak pernah keluar Pulau Jawa. Dan tidak ada yang berani bermimpi mengeluarkan dari Pulau Jawa dan pada 2024 mahasiswa Unhas berhasil mengambil trofi itu, membawanya ke Makassar," tuturnya.
Jamaluddin mengatakan prestasi Unhas kembali dibuktikan pada Pimnas 2025. Dia menyebut mahasiswa Unhas mampu mempertahankan trofi tersebut meski sempat diragukan setelah kemenangan pada 2024.
"Tahun 2025 sempat disangsikan, 'kebetulan ji itu Unhas, mungkin 2024 mengalahkan UGM dengan poin nol koma sekian'. Tapi dasar mahasiswa Unhas penuh ketegaran, kepercayaan diri, dan tetap mempertahankan trofi itu dengan 2 kali lebih besar medalinya dari UGM yang juara 2," kata Jamaluddin.
Dia berharap capaian itu menjadi semangat untuk dijadikan kebanggaan oleh maba. Semangat berprestasi harus menjadi karakter mahasiswa Unhas dibandingkan perilaku demo sembarangan hingga bertindak anarkis.
"Sengaja saya sampaikan ini, saya berharap semangat ini menjadi kebanggaan Unhas, semangat prestasi yang akan kita dorong untuk menjadi pegangan bagaimana karakter Unhas. Bukan lagi yang lain, bukan lagi yang suka berkelahi, anarkis, demo sembarangan yang tidak berarti," ungkapnya.
Jamaluddin menilai bangsa Indonesia membutuhkan generasi yang berprestasi untuk mendorong kemajuan dan mencapai target Indonesia Emas 2045. Dia juga berharap generasi muda dapat membantu Indonesia keluar dari jebakan pendapatan menengah atau middle income trap.
"Tapi kita ingin prestasilah yang dibutuhkan bangsa ini untuk bisa tumbuh lebih tinggi lagi sehingga bisa terwujud cita-cita kita untuk menjadi generasi emas 2045 dan keluar dari jebakan middle income trap," ujarnya.
Dia pun mengucapkan selamat datang kepada seluruh mahasiswa baru Unhas. Jamaluddin meminta mahasiswa menjaga semangat selama menempuh pendidikan di kampus berjuluk Kampus Merah tersebut.
"Oleh karena itu, selamat datang di kampus yang penuh semangat ini, kampus merah, jas almamater ini karena merah darahku karena semangat ini harus membara terus, jangan pernah loyo, jangan pernah takut dan gentar," pungkasnya.
