Tanggal 11 Agustus 2026 memperingati sejumlah hari penting. Peringatan tersebut menjadi momentum untuk mengenang berbagai peristiwa bersejarah sekaligus meningkatkan kesadaran terhadap budaya, lingkungan, dan perjuangan suatu bangsa.
Lantas, 11 Agustus 2026 memperingati hari apa saja?
Beberapa momen penting yang diperingati pada tanggal ini di antaranya adalah Hari Hip Hop di USA, Hari Gunung (Mountain Day) di Jepang, serta Hari Kemerdekaan Chad. Berikut ulasannya yang dilansir dari laman National Today.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hari Hip Hop
Tanggal 11 Agustus diperingati sebagai Hari Hip Hop di Amerika Serikat setiap tahunnya. Hari peringatan ini menjadi momen untuk mengenang lahirnya genre musik legendaris yang bermula di Bronx.
Sejarah Hari Hip Hop tidak lepas dari sosok DJ asal Jamaika, Kool Herc, yang dikenal sebagai salah satu tokoh penting dalam lahirnya budaya hip-hop. Pada awal 1970-an, ketika tinggal di Bronx, DJ Kool Herc mulai memainkan rekaman musik dalam berbagai pesta dan di sela-sela penampilan band milik ayahnya.
Herc sering meniru gaya para selector (DJ) Jamaika dengan melakukan toasting, yaitu berbicara atau melontarkan kata-kata di atas lagu yang sedang diputar. Namun, kontribusi historisnya terhadap hip-hop bukan terletak pada aktivitas tersebut, melainkan pada inovasinya yang memberikan pengaruh besar terhadap perkembangan hip-hop.
DJ Kool Herc memopulerkan teknik DJ yang dikenal sebagai breakbeat, yang dipelajarinya dari musik dub Jamaika. Dalam praktiknya, Kool Herc memainkan musik funk, soul, dan genre lainnya yang memiliki bagian-bagian perkusi yang kuat. Ia menggunakan dua turntable untuk memainkan dua salinan rekaman yang sama, kemudian berpindah dari satu rekaman ke rekaman lainnya untuk memperpanjang bagian perkusi yang dikenal sebagai break.
Metode DJ dengan memainkan dan menyambung bagian breakbeat tersebut kemudian dijuluki Kool Herc sebagai "The Merry-Go-Round". Teknik breakbeat turntablism ini dengan cepat memberikan pengaruh besar terhadap kemunculan musik hip-hop, rap, dan breakdancing. Bagian break juga menjadi bagian lagu yang paling dinantikan karena merupakan momen ketika paling banyak orang menari.
Kool Herc kemudian menyebut orang-orang yang menari mengikuti musiknya dengan sebutan B-Boys dan B-Girls, yang merupakan singkatan dari Break-Boys dan Break-Girls.
Memasuki musim panas 1973, DJ Kool Herc telah mengembangkan dan menyempurnakan teknik breakbeat-nya selama hampir satu tahun. Namun, pesta yang digelar pada 11 Agustus untuk merayakan ulang tahun saudara perempuannya menjadi momen penting. Dalam acara tersebut, ia tampil di hadapan kerumunan terbesar yang pernah dihadapinya, dengan sistem pengeras suara paling kuat yang pernah digunakannya.
Kesuksesan pesta tersebut kemudian memicu sebuah revolusi musik yang berkembang dari akar rumput. Peristiwa itu terjadi sekitar enam tahun sebelum istilah *"hip-hop" mulai digunakan secara luas dalam kehidupan masyarakat.
Hari Gunung
Hari Gunung diperingati setiap tanggal 11 Agustus i Jepang. Hari ini diperingati untuk mengapresiasi keindahan pegunungan serta kawasan alam yang menjadi bagian penting dari Bumi.
Peringatan ini berawal dari para pendaki, pejalan kaki, serta kelompok pemerhati lingkungan seperti Japanese Alpine Club yang mendorong adanya Hari Gunung untuk merayakan kondisi geografis Jepang yang didominasi wilayah pegunungan.
Pada 2014, gagasan untuk menetapkan Hari Gunung atau Yama-no-Hi mulai diwujudkan. Dua tahun kemudian, tepatnya pada 2016, Hari Gunung resmi menjadi hari libur nasional terbaru di Jepang.
Tanggal 11 Agustus dipilih sebagai hari peringatan karena memiliki makna simbolis dalam penulisan bahasa Jepang menggunakan aksara Kanji. Angka delapan dianggap menyerupai bentuk gunung, sedangkan angka 11 dianggap menyerupai dua batang pohon.
Tidak banyak kegiatan atau upacara tradisional yang secara khusus dilakukan ketika Hari Gunung pertama kali ditetapkan di Jepang. Upacara peresmiannya berlangsung di kawasan Pegunungan Alpen Jepang, tepatnya di Kamikochi, Matsumoto, Prefektur Nagano.
Hari Kemerdekaan Chad
Hari Kemerdekaan Chad diperingati setiap 11 Agustus sebagai momentum untuk mengenang kemerdekaan negara tersebut dari pemerintahan kolonial Prancis pada 1960. Chad merupakan negara terbesar kelima di Afrika.
Negara ini memiliki sejarah panjang dan kompleks serta pernah menjadi bagian penting dari sejumlah kerajaan besar dan berpengaruh di Afrika, termasuk Kekaisaran Kanem-Bornu, yang berkembang di wilayah barat daya Chad.
Chad berada di bawah kekuasaan kolonial Prancis sejak awal abad ke-20. Pada 1913, Prancis menguasai wilayah kerajaan yang sebelumnya berada di bawah kekuasaan penakluk dari Sudan, Rabih al-Zubayr, termasuk Kanem-Bornu, Baguirmi, dan Ouaddai.
Wilayah-wilayah tersebut kemudian menjadi bagian dari koloni Afrika Khatulistiwa Prancis (French Equatorial Africa) dan wilayah Ubangi-Shari, yang kini merupakan Republik Afrika Tengah.
Rabih tewas dalam pertempuran antara pasukannya dan pasukan Prancis dalam perebutan wilayah-wilayah tersebut. Setelah itu, Prancis memulihkan kesultanan tradisional keluarga Kanembu dan menjadikan wilayah tersebut sebagai protektorat yang mencakup wilayah Chad modern.
Berakhirnya Perang Dunia II turut menandai berakhirnya sejumlah kebijakan kolonial yang paling keras. Pada 1946, kerja paksa dihapuskan dan pembentukan partai politik dilegalkan.
Partai Progresif Chad (PPT) dan Uni Demokratik Chad (UDT) kemudian menjadi dua partai politik yang mendominasi perjuangan kemerdekaan dari kekuasaan kolonial Prancis.
UDT mendapat dukungan kuat dari masyarakat Muslim, sementara PPT memiliki basis yang kuat di wilayah selatan Chad. PPT menjadi partai paling berpengaruh menjelang berakhirnya masa kolonial dan kemudian menjadi partai yang berkuasa setelah Chad menyatakan kemerdekaan pada 1960.
Tidak lama setelah Chad memperoleh kemerdekaan, tanda-tanda permasalahan politik mulai terlihat. FranΓ§ois Tombalbaye menjadi presiden pertama Chad. Setelah berkuasa, ia memusatkan hampir seluruh pengambilan keputusan di tangan presiden dan menjadikan parlemen hanya sebagai lembaga yang memberikan persetujuan.
Pada 1962, Tombalbaye membubarkan seluruh partai oposisi resmi, menyingkirkan para penentangnya, dan mengubah Chad menjadi negara dengan sistem satu partai.
(alk/alk)
