Bendera Semaphore Pramuka yang Benar: Bentuk, Ukuran, dan Warnanya

Bendera Semaphore Pramuka yang Benar: Bentuk, Ukuran, dan Warnanya

Urwatul Wutsqaa - detikSulsel
Rabu, 05 Agu 2026 06:30 WIB
Ilustrasi Pramuka
Penggunaan bendera semaphore pada Pramuka (Foto: Rengga Sancaya/detikcom)
Makassar -

Bendera semaphore merupakan salah satu atribut yang identik dengan Pramuka. Dalam Pramuka, semaphore sama wajibnya seperti sandi morse.

Mengutip laman Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Pekanbaru, semaphore merupakan suatu cara untuk mengirim dan menerima berita menggunakan bendera, dayung, batang, tangan kosong, atau dengan sarung tangan. Bentuk isyarat menggunakan bendera seperti pada semaphore Pramuka lazim digunakan ketika perang sipil di Amerika Serikat.

Lantas, seperti apa bentuk bendera semaphore yang benar? Simak berikut ini ketentuan mengenai bentuk, warna, ukuran, hingga penggunanannya!

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pengertian Bendera Semaphore

Menyadur Buku Ajar Pengembangan Kepramukaan, semaphore adalah suatu cara untuk mengirim dan menerima berita dengan menggunakan bendera, dayung, batang, tangan kosong atau dengan memakai sarung tangan. Informasi yang disampaikan dibaca melalui posisi bendera atau tangan.

Komunikasi visual pada semaphore memanfaatkan posisi dua bendera untuk menyampaikan informasi. Setiap posisi bendera mewakili huruf, angka, atau tanda tertentu sehingga dapat dibaca oleh penerima yang berada dalam jarak pandang.

ADVERTISEMENT

Sistem komunikasi ini pernah digunakan secara luas dalam dunia pelayaran dan militer sebelum berkembangnya teknologi telekomunikasi modern. Hingga saat ini, semaphore masih diajarkan dalam kegiatan Pramuka sebagai salah satu keterampilan dasar komunikasi.

Bentuk, Ukuran, dan Warna Bendera Semaphore

Mengacu pada Buku Ajar Pengembangan Kepramukaan, pengiriman sandi melalui bendera semaphore menggunakan dua bendera, yang masing-masing bendera berukuran 45 cm x 45 cm. Bentuk bendera yang persegi merupakan penggabungan dua buah segitiga sama kaki yang berbeda warna.

Warna yang digunakan pada bendera semaphore sebenarnya bisa bermacam-macam. Akan tetapi, yang lazim digunakan adalah warna merah dan kuning dengan warna merah selalu berada dekat tangkai bendera.

Berikut ini rinciannya:

  • Bentuk: Persegi (gabungan dua buah segitiga sama kaki dengan warna yang berbeda agar mudah dikenali dari kejauhan)
  • Ukuran: 45 cm x 45 cm
  • Warna: kombinasi paling umum adalah merah dan kuning, namun bisa disesuaikan dengan kebutuhan


Sejarah Semaphore

Mengutip laman Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Pekanbaru, semaphore pertama kali dikembangkan sebagai sistem komunikasi jarak jauh oleh penemu asal Prancis Bernama Claude Chappe. Pada 1792, Claude Chappe memperkenalkan jaringan telegraf optik yang menggunakan lengan mekanis di menara-menara relay untuk mengirimkan pesan antarkota.

Pada masa itu, sebelum teknologi radio dan telegraf listrik berkembang, sistem ini menjadi salah satu metode komunikasi tercepat. Metode tersebut kemudian digunakan secara luas di Prancis dan digunakan untuk mengirim informasi pemerintahan dan militer.

Seiring perkembangannya, semaphore juga digunakan dalam komunikasi maritim. Sistem isyarat tersebut kemudian beralih menggunakan dua bendera yang digerakkan oleh operator. Bentuk inilah yang akhirnya dikenal luas dan diadopsi dalam kegiatan Pramuka di berbagai negara.


Fungsi Bendera Semaphore

Pada dasarnya, fungsi utama bendera semaphore adalah sebagai alat komunikasi visual. Proses pengiriman pesan dapat dilakukan selama pengirim dan penerima masih saling melihat.

Pada masa lalu, semaphore banyak dimanfaatkan untuk komunikasi antara kapal dengan kapal maupun kapal dengan daratan. Metode tersebut juga kerap digunakan dalam operasi militer dan berbagai kondisi yang belum didukung teknologi komunikasi modern.

Di era modern saat ini, penggunaan semaphore sebagai alat komunikasi sehari-hari sudah sangat berkurang. Kendati demikian, keterampilan semaphore masih dipelajari dalam Pramuka sebagai bagian dari pendidikan karakter, latihan komunikasi, serta pengetahuan tentang sistem isyarat.

Prinsip Kerja Semaphore

Sebagaimana telah disebutkan sebelumnya, komunikasi menggunakan semaphore dilakukan menggunakan dua bendera. Posisi kedua bendera ditempatkan untuk membentuk sudut tertentu terhadap tubuh pengirim. Kombinasi dari setiap posisi bendera memiliki arti sebagai satu huruf, angka, atau tanda khusus.

Jika ingin menyampaikan angka, pengirim perlu memberikan tanda terlebih dahulu bahwa pesan berikutnya berupa angka. Setelah seluruh angka selesai dikirim, pengirim kembali memberikan tanda untuk melanjutkan pengiriman huruf.

Selain huruf dan angka, semaphore juga mengenal sejumlah isyarat khusus, yaitu:

  • U-R: berita siap dimulai
  • K: siap menerima berita
  • E (diulang beberapa kali): terjadi kesalahan
  • I-N-I: ulangi pesan
  • A-R: berita selesai
  • R: berita diterima dengan baik
  • A-S: tunggu
  • M-K: geser ke kanan
  • M-L: geser ke kiri

Untuk lebih jelasnya, berikut ini arti dari setiap kombinasi bendera semaphore:

Arti kode pada bendera semaphore PramukaArti kode pada bendera semaphore Pramuka (Foto: Buku Ajar Pengambangan Kepramukaan)

Prosedur Mengirim Isyarat Semaphore

Proses pengiriman pesan melalui bendera semaphore dilakukan melalui beberapa tahapan berikut:

Untuk Pengirim Pesan

  • Pengirim memanggil perhatian penerima dengan isyarat UR yang diulang hingga mendapat respons.
  • Setelah penerima memberikan isyarat K (siap), pengirim mulai menyampaikan pesan kata demi kata.Apabila diperlukan, pengirim dapat berpindah ke lokasi yang lebih mudah terlihat oleh penerima.
  • Saat mengirim angka, pengirim harus terlebih dahulu memberikan tanda numerik sebelum menyampaikan angka yang dimaksud.
  • Jika terjadi kesalahan, pengirim memberikan tanda pembatalan, kemudian mengulang kata terakhir.
  • Setelah seluruh pesan selesai dikirim, pengirim menutup komunikasi dengan isyarat AR.

Untuk Penerima Pesan

  • Memberikan tanda K jika siap menerima atau Q apabila belum siap.
  • Mengirim tanda bahwa setiap kata telah dipahami.
  • Meminta pengirim berpindah posisi apabila isyarat kurang terlihat.
  • Mengonfirmasi setiap angka yang diterima.
  • Menutup komunikasi dengan memberikan tanda R sebagai bukti bahwa seluruh pesan telah diterima dan dipahami.

Nah, demikianlah penjelasan lengkap mengenai bendera semaphore Pramuka yang benar, mulai dari bentuk, ukuran, warnanya, serta panduan penggunaannya. Semoga bermanfaat, detikers!



(urw/alk)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads