Kronologi Pria di Kepulauan Sula Ditemukan Tewas Ditelan Ular Piton 7 Meter

Maluku Utara

Kronologi Pria di Kepulauan Sula Ditemukan Tewas Ditelan Ular Piton 7 Meter

Muhammad Jaya Barends - detikSulsel
Selasa, 28 Jul 2026 20:05 WIB
Warga mengevakuasi jasad pria yang ditelan ular piton di Kepulauan Sula.
Foto: Warga mengevakuasi jasad pria yang ditelan ular piton di Kepulauan Sula. (dok. Istimewa)
Kepulauan Sula -

Pria bernama Hasim Lumbessy di Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara, ditemukan tewas setelah ditelan ular piton berukuran 7 meter. Saat ditemukan, jasad korban sudah berada di dalam perut hewan melata itu.

Korban awalnya melakukan perjalanan dari Desa Kobo menuju Desa Waisakai, Kecamatan Mangoli Utara Timur, Senin (27/7/2026) siang. Namun di tengah perjalanan korban ditelan ular piton.

"Korban diterkam oleh ular piton berukuran 7 meter lalu ditelan hingga korban meninggal dunia," kata Kapolres Kepulauan Sula, AKBP Handres kepada detikcom, Selasa (27/7).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun peristiwa tersebut tidak diketahui oleh siapapun. Terungkap setelah saksi bernama Candra Umasugi bersama tiga rekannya menemukan barang bawaan korban tergeletak di jalan pukul 16.00 WIT.

ADVERTISEMENT

"Saat itu, Chandra bersama tiga rekannya melakukan perjalanan dari Desa Pelita Jaya hendak kembali ke Desa Waisakai," jelas Handres.

"Di pertengahan perjalanan, melihat barang korban berupa, tas ransel, handbody, sendal dan melihat tetesan darah," tambahnya.

Para saksi pun merasa curiga dan mendokumentasikan barang-barang tersebut. Mereka kemudian tak melanjutkan perjalanan dan pilih kembali ke Desa Pelita Jaya.

"Setibanya di desa, mereka kemudian memberitahukan hal tersebut kepada warga desa. Selanjutnya warga melakukan pencarian," ujar Handres.

Handres menuturkan dalam proses pencarian korban, warga melihat jejak ular. Mereka lantas mengikuti jejak yang ditinggalkan hewan melata tersebut.

"Mengikuti jejak tersebut hingga menemukan ular. Warga lalu membunuh ular tersebut untuk mengeluarkan jasad korban dari perut," beber Handres.

"Jasad korban kemudian dievakuasi ke rumah duka untuk dikebumikan," tambahnya.



(ata/ata)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads