Warga Pasangkayu Tangkap Buaya 4,5 Meter Diduga Terkam Wanita Pencari Kerang

Sulawesi Barat

Warga Pasangkayu Tangkap Buaya 4,5 Meter Diduga Terkam Wanita Pencari Kerang

Hafis Hamdan - detikSulsel
Minggu, 26 Jul 2026 17:40 WIB
Warga Pasangkayu menangkap buaya 4,5 meter yang diduga menerkam wanita hingga tewas.
Warga Pasangkayu menangkap buaya 4,5 meter yang diduga menerkam wanita hingga tewas. Foto: dok istimewa
Pasangkayu -

Warga di Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat (Sulbar) menangkap buaya berukuran 4,5 meter yang diduga menerkam wanita pencari kerang bernama Ramasa (57) hingga tewas. Hewan predator itu juga dibedah untuk mencari bagian tubuh korban.

Buaya itu ditangkap di perairan Dusun Muara Tikke, Desa Tikke, Kecamatan Tikke Raya pada Sabtu (25/7). Pawang buaya dari Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) memimpin penangkapan buaya tersebut.

"Sekitar 4,5 meter (panjang buaya yang ditangkap)," ujar Kepala Dusun Muara Tikke, Abd Wahab saat dihubungi detikcom, Minggu (26/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Wahab mengatakan buaya ditangkap menggunakan tombak dan tali. Proses penangkapan berlangsung cukup lama setelah buaya sempat bersembunyi ke dalam air.

ADVERTISEMENT

Setelah ditangkap, buaya tersebut ramai-ramai digotong warga ke darat. Buaya itu disebut telah mati saat ditangkap sebelum akhirnya perutnya dibedah, pagi tadi.

"Tadi dibelah dan didapati ada patahan tulang sama kain, sama ada karet, karet yang kayak dipakai sama korban. Waktu (korban diterkam) itu kan ditemukan tidak utuh, tangannya tidak ada," terangnya.

Menurut Wahab, para warga meyakini buaya itulah yang menerkam Ramasa hingga tewas. Saat ini kata dia, buaya telah dikubur setelah sempat jadi tontonan warga.

"Sudah ditanam (dikubur buayanya) tadi," imbuhnya.

Diketahui, Ramasa tewas diterkam buaya saat mencari kerang di muara sungai Desa Tikke, Kecamatan Tikke Raya pada Senin (6/7) sekitar pukul 16.00 Wita. Setelah serangkaian pencarian, korban ditemukan tewas dengan kondisi badan tidak utuh.

"Ditemukan di muara dengan kondisi tubuh sudah tidak utuh, hilang kaki kiri dan tangan kiri, kanan lepas dan almarhumah dievakuasi ke rumah duka," kata Kabag Ops Polres Pasangkayu AKP Mustamir kepada wartawan, Selasa (7/7).



(hsr/sar)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads