Speedboat Balai Taman Nasional Takabonerate Terbakar di Selayar

Speedboat Balai Taman Nasional Takabonerate Terbakar di Selayar

Reinhard Soplantila - detikSulsel
Minggu, 26 Jul 2026 09:18 WIB
Speedboat KM Paus Ramabosa terbakar di Selayar, diduga akibat api dari pembakaran sampah.
Speedboat KM Paus Ramabosa terbakar di Selayar, diduga akibat api dari pembakaran sampah. Foto: dok istimewa
Selayar -

Sebuah speedboat KM Paus Ramabosa milik Balai Taman Nasional Takabonerate terbakar saat bersandar di belakang Masjid Rahmatan Lil Alamin, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Kebakaran diduga dipicu api dari pembakaran sampah yang merambat ke kapal.

Peristiwa itu terjadi di Jalan Emmy Saelan, Kelurahan Benteng Selatan, Kecamatan Benteng, Selayar, pada Sabtu (25/7/2026) sekitar pukul 16.00 Wita. Polisi telah melakukan olah TKP dan masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran tersebut.

"Dugaan awal, api berasal dari pembakaran sampah di sekitar lokasi yang kemudian merambat hingga membakar speedboat," ujar Kasat Reskrim Polres Kepulauan Selayar Iptu Sukarman dalam keterangannya, pada Sabtu (25/7) malam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sukarman mengatakan kebakaran speedboat tersebut pertama kali dilihat oleh anggota Satpol PP Selayar bernama Hasanuddin. Saksi kemudian melaporkan kejadian itu kepada Kepala Bidang Trantib Satpol PP sekaligus menghubungi petugas pemadam kebakaran.

ADVERTISEMENT

"Keterangan saksi melihat kobaran api berasal dari speedboat yang telah lama terparkir dan tidak lagi dioperasikan," katanya.

Personel Damkar Selayar kemudian tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman. Akibat kejadian tersebut, kerugian materil mencapai Rp 500 juta.

"Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa itu, namun kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp 500 juta," bebernya.

Sukarman mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakaran. Dia juga mengimbau masyarakat tidak membakar sampah di lokasi yang berdekatan dengan benda mudah terbakar.

"Dugaan (kebakaran) tersebut masih akan kami dalami melalui proses penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran," pungkasnya.



(hsr/sar)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads