Sebuah kapal cepat atau speedboat yang mengangkut 11 penumpang wisatawan asing dilaporkan hilang kontak di perairan Teluk Tomini, Provinsi Gorontalo. Tim SAR kini dikerahkan untuk melakukan pencarian.
"Ya, infonya dari negara Eropa ada 11 orang wisatawan dan 2 orang ABK," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Provinsi Gorontalo, Heriyanto saat dikonfirmasi detikcom, Jumat (24/7/2026) malam.
Speedboat berangkat dari Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah (Sulteng) pada Jumat (24/7) pukul 07.00 Wita. Speedboat tersebut hilang kontak dalam perjalanan menuju Kabupaten Pohuwato, Gorontalo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka berangkat dari Tojo Una-Una menggunakan speedboat menuju Gorontalo, Kabupaten Pohuwato, Marisa. Ya, di perairan Teluk Tomini Gorontalo" terangnya.
Heriyanto mengungkapkan kabar hilangnya speedboat ini berawal dari laporan warga bernama Mukmin Badu. Setelah mendapat laporan tersebut tim SAR gabungan langsung bergerak.
"Kami mendapat informasi dari ibu Mukmin Badu orang Marisa, Kabupaten Pohuwato katanya mereka mau menjemput 11 wisatawan dari Eropa itu dan sampai sekarang mereka belum sampai di Marisa," jelasnya.
"Dan kami coba kontak konfirmasi ABK kapal itu tidak bisa dihubungi tidak ada komunikasi," pungkasnya.
Daftar nama wisatawan asing di atas speedboat:
- Milan Kasik
- Rani Permentier
- Mathijs Sercu
- Jelka Van Driesum
- Hinke Van Deer
- Roeland Van Driesum
- Age Van Driesum
- Matthias Prange
- Celine Josette Menguy
- Hector Fabio Prange
- Ronny Josue Prange
