Seorang bocah bernama Diska (7), korban Kapal Layar Motor (KLM) Nurul Salsa yang tenggelam di perairan Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan (Sulsel), ditemukan selamat bersama empat korban lainnya. Diska sempat mengapung di atas papan gabus (sebelumnya disebut rompong) bersama mayat kedua orang tuanya sebelum akhirnya tenggelam di lautan.
Diska bersama empat orang korban lainnya ditemukan oleh kapal motor nelayan (KMN) Sinar Mattoanging di perairan sekitar Pulau Matallang, Kabupaten Pangkep, Sabtu (18/7). Mereka ditemukan dalam kondisi lemas oleh nelayan yang kebetulan melintas setelah 4 hari terombang-ambing di laut dengan berpegangan pada papan gabus tersebut.
"Korban ditemukan 5 orang yang selamat di hari keempat pencarian. Dia ditemukan selamat bersama tantenya bernama Asseng. Bapaknya sama mamanya belum ditemukan. Diska sama tantenya selamat," ujar Kasi Ops Basarnas Makassar Andi Sultan kepada detikSulsel, Selasa (21/7/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Andi Sultan menyebut kedua orang tua Diska bernama Malida (31) dan Hasbi (41) sempat berusaha bertahan dengan berpegangan pada gabus tersebut. Namun keduanya tidak bertahan dan tenggelam.
"Iya, kedua orang tuanya sempat di gabus itu tapi tidak bertahan. Jadi ini satu rakit, menurut keterangan tantenya, Malida dan Hasbi tidak bertahan. Setelah meninggal, lama kelamaan tenggelam, seperti itu. Jadi yang selamat itu Diska dan Asseng, tantenya," ujarnya.
Diska sempat dievakuasi ke RS Selayar sebelum dijemput keluarganya. Sultan mengaku tidak tahu persis berapa hari Hasbi dan Malida bertahan hingga akhirnya tenggelam.
"Kurang tahu juga kalau itu. Kita tidak tanya detail jelasnya, kami cuma fokus menyelamatkan. (Diska) Sudah dijemput keluarganya," jelasnya.
Sebagai informasi, KLM Nurul Salsa awalnya bertolak dari Pulau Jampea menuju Pelabuhan Benteng, Selayar, Rabu (15/7) sekitar pukul 05.00 Wita. Kapal lalu mengalami mati mesin hingga tenggelam di perairan sebelah barat Pulau Polassi atau sekitar 43 nautical mile dari Pelabuhan Benteng Selayar.
Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Makassar melaporkan jumlah korban KLM Nurul Salsa mencapai 78 orang berdasarkan data yang dihimpun hingga Jumat (17/7). Dari jumlah tersebut, 59 orang berhasil ditemukan selamat, 2 orang meninggal dunia, dan 17 orang masih dicari.
