Ketua Golkar Maros Suhartina Bohari Mengundurkan Diri Bertepatan Musda Sulsel

Ketua Golkar Maros Suhartina Bohari Mengundurkan Diri Bertepatan Musda Sulsel

Reindhard Soplantila - detikSulsel
Sabtu, 18 Jul 2026 14:30 WIB
Ketua DPD II Maros Suhartina Bohari.
Ketua DPD II Maros Suhartina Bohari. Foto: (Reinhard Soplantila/detikSulsel)
Makassar -

Ketua DPD II Golkar Maros, Suhartina Bohari mengundurkan diri sekaligus pamit dari partai. Keputusan tersebut disampaikan bersamaan dengan digelarnya Musyawarah Daerah (Musda) DPD I Golkar Sulawesi Selatan (Sulsel) hari ini.

Suhartina memastikan tidak akan kembali mencalonkan diri sebagai ketua dalam Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Maros nanti. Ia menyampaikan sikap tersebut diambil sebelum pelaksanaan Musda DPD I Golkar Sulsel dan telah diketahui calon Ketua DPD I Golkar Sulsel Ilham Arief Sirajuddin (IAS).

"Ini bukan keputusan tiba-tiba. Waktu pertemuan dengan Kak IAS (Ilham Arief Sirajuddin), saya sudah bilang kalau Musda DPD I selesai, kalau bisa Musda pertama dan tercepat itu Maros," ujar Suhartina Bohari kepada wartawan, pada Sabtu (18/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Suhartina, masa jabatannya sebagai Ketua DPD II Golkar Maros semestinya telah berakhir pada Juni 2026 sehingga tidak ada mekanisme perpanjangan surat keputusan (SK). Karena itu, kepengurusan baru harus ditetapkan melalui Musda.

"SK saya memang berakhir Juni 2026. Otomatis tidak ada perpanjangan dan harus Musda (menentukan ketua Golkar Maros)," katanya.

ADVERTISEMENT

Suhartina menegaskan dirinya tidak akan maju sebagai calon ketua pada Musda Golkar Maros. Dia juga mengaku tidak memiliki calon yang akan didukung.

"Pada saat Musda DPD II Maros saya tidak mencalonkan diri lagi. Saya juga tidak punya calon, siapa pun yang mau maju silakan," tegasnya.

Dia membantah keputusannya mundur berkaitan dengan dinamika pemilihan Ketua DPD I Golkar Sulsel, termasuk batalnya Munafri Arifuddin atau Appi maju setelah terbitnya surat diskresi bagi IAS dari Ketua Golkar Bahlil Lahadalia.

"Tidak ada hubungannya (dinamika partai Golkar). Memang jauh sebelumnya saya sudah berencana nonpartai dulu," tuturnya.

Suhartina melanjutkan, dirinya memilih untuk tidak terkait dengan partai manapun untuk saat ini. "(Alasannya mundur) Karena ada pekerjaan saya yang mewajibkan saya untuk nonpartai dulu," lanjut dia.

Dia juga menyebut momentum Musda Golkar Sulsel menjadi tanda berakhirnya masa jabatannya di Golkar Maros. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi kesempatan untuk memberi ruang regenerasi di tubuh partai.

"Saya ingin mempersiapkan regenerasi di Golkar Maros. Siapa pun yang berminat maju silakan karena semua pintu terbuka, tidak ada monopoli dan tidak ada intervensi," sebutnya.

Suhartina juga mengaku tidak menghadiri Musda DPD I Golkar Sulsel karena tengah menjalankan ibadah umrah. Kehadiran Golkar Maros dalam forum tersebut diwakili oleh sekretaris dan bendahara DPD II Golkar Maros.

"Saya izin Umrah. Yang ke sana Nafa dengan Dahnial (Bendara dan Sekretaris DPD II Golkar Maros)," pungkasnya.

Diketahui, Musda Golkar Sulsel digelar di Hotel Claro, Makassar, hari ini. Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia sudah tiba di lokasi Musda untuk membuka acara.



(asm/ata)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads