IAS Tegaskan Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Bukan Lagi Kader Demokrat

IAS Tegaskan Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Bukan Lagi Kader Demokrat

Sahrul Alim - detikSulsel
Jumat, 17 Jul 2026 18:30 WIB
Ilham Arief Sirajuddin (IAS).
Ilham Arief Sirajuddin (IAS). Foto: (Sahrul Alim/detikSulsel)
Makassar -

Bakal calon Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan (Sulsel) Ilham Arief Sirajuddin (IAS) menegaskan istrinya Aliyah Mustika Ilham sudah bukan lagi kader Partai Demokrat. Aliyah yang juga Wakil Wali Kota Makassar itu disebut telah mengundurkan diri dari Demokrat sekitar dua bulan lalu.

Pernyataan itu disampaikan IAS usai mengembalikan formulir pendaftaran bakal calon Ketua DPD I Golkar Sulsel di Sekretariat DPD I Golkar Sulsel, Kamis (16/7/2026). IAS menjawab pertanyaan wartawan terkait status keanggotaan Aliyah yang belakangan menjadi sorotan.

"Mundur dari Partai Demokrat," kata IAS.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

IAS memastikan surat pengunduran diri Aliyah telah diterima oleh Sekjen Demokrat Herman Khaeron. Dia membantah anggapan yang menyebut proses pengunduran diri Aliyah masih menggantung.

"Sudah, sudah diterima. Langsung diterima Sekjen," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Saat ditanya kapan proses pengunduran diri itu dilakukan, IAS mengatakan hal tersebut sudah berlangsung sejak beberapa waktu lalu.

"Dua bulan lalu," katanya.

Selain Aliyah, mantan Ketua DPC Partai Demokrat Maros Amirullah Nur Saenong resmi bergabung dengan salah satu organisasi pendiri Partai Golkar, Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) Sulsel. IAS juga menjelaskan pihaknya akan memperkuat proses kaderisasi Golkar melalui organisasi pendiri, organisasi yang didirikan, dan organisasi sayap partai.

"Idealnya, orang yang mau bergabung ke Golkar masuk dulu ke organisasi. Seperti SOKSI, Kosgoro, AMPI atau AMPG, baru masuk ke partai," ujarnya.

IAS menilai pola tersebut akan memperkuat pembinaan kader sebelum bergabung ke Partai Golkar. Dia mencontohkan bergabungnya mantan Ketua DPC Demokrat Maros Amirullah Nur Saenong yang lebih dulu masuk ke SOKSI.

"Seperti Amirullah, masuk dulu ke SOSI baru masuk ke Golkar. Idealnya seperti itu yang kita inginkan. Karena ada simpatisan Golkar, tetapi dia tidak bisa masuk di partai. Maka dia berada di organisasi-organisasi partai seperti SOKSI, Kosgoro, atau AMPI. Inilah salah satu konsep yang akan kami lakukan," pungkasnya.

Diketahui, Aliyah sebelumnya merupakan anggota DPR dari Fraksi Demokrat selama periode 2014-2024. Terakhir, Alyah menjabat sebagai Plt Ketua DPC Demokrat Makassar menggantikan Adi Rasyid Ali yang mundur karena terpilih sebagai direktur Perusda Parkir Makassar Raya.



(asm/sar)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads