Tim SAR gabungan melanjutkan pencarian hari ketiga Kapal Layar Motor (KLM) Nurul Salsa yang tenggelam di perairan Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Operasi pencarian diperluas hingga 120 mil dengan personel dibagi ke dalam tiga Search and Rescue Unit (SRU).
"Tim SAR gabungan melanjutkan pencarian hari ketiga. Sampai saat ini hasil pencarian masih nihil dan belum ada perkembangan," ujar Kasi Ops Basarnas Makassar, Andi Sultan kepada wartawan, Jumat (17/7/2026).
Sultan menjelaskan, SRU 1 menggunakan KRI Marlin-877 milik TNI Angkatan Laut untuk menyisir sektor pertama. Pencarian dilakukan dari Pelabuhan Jampea dengan luas area pencarian sekitar 102 mil laut persegi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"SRU 1 menggunakan KRI Marlin-877 melakukan pencarian di sektor pertama dengan luas daerah pencarian sekitar 102 nautical mile persegi," katanya.
Sementara SRU 2 menggunakan KN SAR Kamajaya milik Basarnas yang bergerak dari Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar pada pukul 18.35 Wita. Tim menyisir sektor kedua dengan cakupan area sekitar 90 mil laut persegi.
"SRU 2 menggunakan KN SAR Kamajaya bergerak dari Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar untuk menyisir sektor kedua dengan luas daerah pencarian sekitar 90 nautical mile persegi," jelasnya.
Selain dua kapal utama tersebut, tim SAR juga mengerahkan SRU 3 yang menggunakan kapal nelayan untuk membantu pencarian di sekitar lokasi kejadian. Upaya pencarian juga telah dilakukan melalui jalur udara.
"Kemarin sudah dilakukan dengan pesawat intai milik TNI AU, tetapi hasilnya masih nihil," sebut Sultan.
Diketahui, KLM Nurul Salsa mengalami mati mesin dan tenggelam di perairan Pulau Polassi, Rabu (15/7). Tim SAR telah mengevakuasi 46 penumpang namun satu di antaranya meninggal dunia. Kini, tersisa 24 penumpang lain yang masih dicari.
Dari hasil pemeriksaan sementara, kapal diduga tenggelam akibat ombak dan kelebihan muatan. Hal itu berdasarkan pemeriksaan terhadap korban selamat.
"Intinya mereka (penumpang selamat) mengaku bahwa kapalnya itu dihantam ombak. Baru kalau kita lihat memang muatan kapal itu cukup sangat padat," ujar Kasubsi Penmas Polres Selayar Suardi Andre kepada wartawan, Jumat (17/7).
