Sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai, peserta didik baru akan mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Selama kegiatan tersebut, siswa tidak hanya dikenalkan dengan lingkungan sekolah, guru, dan tata tertib, tetapi juga menerima berbagai materi.
Salah satu kegiatan yang kerap disisipkan di sela-sela penyampaian materi adalah ice breaking. Permainan atau aktivitas singkat ini bertujuan mencairkan suasana, menghilangkan rasa bosan, membangkitkan semangat, sekaligus membangun kekompakan antarpeserta. Jenis ice breaking pun perlu disesuaikan dengan usia dan jenjang pendidikan, mulai dari SD, SMP, hingga SMA/SMK.
Nah, bagi guru atau panitia yang sedang mencari referensi permainan untuk memeriahkan kegiatan MPLS, berikut kumpulan ide ice breaking yang seru, lucu, kreatif dan mudah diterapkan di sekolah. Yuk, simak selengkapnya!
Ice Breaking untuk MPLS SD
1. Senam Lucu
Senam dengan gerakan sederhana dan menghibur dapat menjadi pembuka kegiatan MPLS yang menyenangkan. Selain mencairkan suasana, aktivitas ini membantu siswa lebih rileks dan bersemangat sebelum mengikuti rangkaian kegiatan berikutnya. Permainan ini cocok dilakukan secara berkelompok di dalam maupun luar ruangan.
2. Gerak dan Lagu Ceria
Guru atau panitia mengajak peserta menyanyikan lagu anak atau lagu penyemangat sambil mengikuti gerakan yang telah ditentukan. Aktivitas ini melatih koordinasi tubuh, meningkatkan konsentrasi, sekaligus membuat suasana menjadi lebih hidup dan menyenangkan.
3. Senam Nama Buah
Panitia menentukan gerakan tertentu untuk setiap nama buah. Misalnya, ketika mendengar kata "pisang", peserta harus merentangkan kedua tangan, sedangkan saat mendengar "anggur", peserta membentuk lingkaran dengan kedua tangan. Permainan ini melatih fokus, daya ingat, dan kecepatan merespons instruksi.
4. Merangkai Cerita dari Gambar
Setiap peserta memperoleh beberapa kartu bergambar yang harus disusun menjadi sebuah alur cerita. Setelah selesai, mereka diminta menceritakan hasil kreasinya di depan teman-teman. Permainan ini dapat mengembangkan kreativitas, imajinasi, serta keberanian berbicara.
5. Mewarnai Bersama
Guru menyiapkan satu gambar berukuran besar yang dibagi menjadi beberapa bagian. Setiap siswa mewarnai satu bagian hingga seluruh gambar menjadi utuh. Selain melatih kreativitas, kegiatan ini juga mengajarkan kerja sama dan tanggung jawab.
6. Puzzle Kelompok
Panitia membagikan potongan puzzle secara acak kepada seluruh peserta. Mereka harus bekerja sama mencari potongan yang sesuai hingga membentuk gambar atau kalimat yang lengkap. Aktivitas ini mendorong komunikasi dan kekompakan antarsiswa.
7. Cari Aku
Guru atau panitia memberikan instruksi untuk mencari benda di sekitar berdasarkan ciri tertentu, misalnya benda berwarna merah, berbentuk bulat, atau terbuat dari kayu. Peserta yang paling cepat menemukan benda sesuai instruksi menjadi pemenang. Permainan ini melatih ketelitian dan kecepatan berpikir.
8. Tebak Hewan Darat, Laut, dan Udara
Panitia menyebutkan salah satu kategori hewan, seperti hewan darat, laut, atau udara. Peserta kemudian menyebutkan nama hewan yang sesuai secara bergantian. Permainan ini membantu menambah pengetahuan sekaligus melatih konsentrasi.
9. Rantai Nama Hewan
Permainan dimulai dengan satu nama hewan yang disebutkan oleh panitia. Peserta berikutnya harus menyebutkan nama hewan lain yang diawali huruf terakhir dari nama hewan sebelumnya. Permainan terus berlangsung hingga tidak ada lagi peserta yang dapat memberikan jawaban.
10. Bentuk Bangun Datar
Peserta dibagi menjadi beberapa kelompok kecil. Selanjutnya, guru atau panitia meminta setiap kelompok membentuk bangun datar tertentu, seperti persegi, segitiga, atau lingkaran, menggunakan posisi tubuh mereka. Permainan ini melatih kerja sama, komunikasi, dan kekompakan tim.
11. Permainan Olahraga Mini
Ice breaking juga dapat dilakukan melalui permainan fisik sederhana, seperti estafet, lari kelereng, balap karung, atau lempar bola ke sasaran. Selain membuat suasana lebih seru, aktivitas ini mengajak siswa bergerak aktif dan mempererat kebersamaan.
12. Tebak Gaya
Panitia menunjuk satu peserta untuk memperagakan gerakan tertentu tanpa berbicara. Sementara itu, peserta lain atau setiap kelompok harus menebak gerakan yang diperagakan. Kelompok atau peserta yang paling banyak memberikan jawaban benar menjadi pemenang. Permainan ini melatih kreativitas, kekompakan, dan kemampuan mengamati.
Ice Breaking untuk MPLS SMP
1. Urut Angka
Peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok, lalu setiap anggota memperoleh nomor secara berurutan. Setelah itu, panitia menampilkan deretan angka yang telah diacak. Tugas setiap kelompok adalah menyusun barisan sesuai urutan angka dengan cepat dan tepat. Kelompok yang paling cepat menyelesaikan tantangan menjadi pemenang.
2. Rantai Nama Hewan
Panitia memulai permainan dengan menyebutkan satu nama hewan. Peserta berikutnya harus melanjutkan dengan menyebutkan nama hewan lain yang diawali huruf terakhir dari nama hewan sebelumnya. Permainan berlangsung secara bergiliran hingga tidak ada lagi peserta yang dapat memberikan jawaban.
3. Nama dan Gerakan Unik
Seluruh peserta berdiri membentuk lingkaran. Setiap siswa memperkenalkan diri sambil memperagakan satu gerakan khas. Peserta berikutnya harus mengulang nama dan gerakan teman sebelumnya sebelum memperkenalkan dirinya sendiri. Aktivitas ini membantu siswa lebih mudah mengingat nama teman-teman baru.
4. Rangkai Nama
Peserta memperkenalkan diri dengan menyebutkan nama lengkap yang dipadukan dengan kata sifat berawalan huruf yang sama, misalnya "Budi yang Baik" atau "Cindy yang Ceria". Peserta berikutnya harus mengingat dan mengulang nama peserta sebelumnya sebelum menyebutkan identitasnya sendiri. Permainan ini melatih daya ingat sekaligus membangun keakraban.
5. Tebak Kata Terbalik
Salah satu peserta mengucapkan sebuah kata dengan susunan huruf atau pelafalan terbalik. Peserta lain berlomba menebak kata yang dimaksud dalam waktu secepat mungkin. Permainan ini melatih konsentrasi, kreativitas, dan kecepatan berpikir.
6. Kuis Cepat
Panitia menyiapkan sejumlah pertanyaan ringan seputar pengetahuan umum, sejarah, budaya, atau informasi menarik lainnya. Peserta berlomba menjawab pertanyaan dengan cepat dan benar. Selain menciptakan suasana yang seru, permainan ini juga menambah wawasan peserta.
7. Tebak Gambar dari Deskripsi
Peserta dibagi menjadi beberapa pasangan dan duduk saling membelakangi. Salah satu peserta memegang gambar, sedangkan pasangannya harus menggambar ulang berdasarkan penjelasan yang diberikan tanpa melihat gambar asli. Aktivitas ini melatih kemampuan berkomunikasi, mendengarkan, dan bekerja sama.
8. Pecah Balon
Panitia menyiapkan beberapa balon yang di dalamnya berisi kertas berisi pertanyaan atau tantangan sederhana, seperti memperkenalkan diri, menyebutkan hobi, atau menyanyikan lagu singkat. Setiap peserta memilih satu balon, memecahkannya, lalu menjalankan instruksi yang diperoleh.
9. Balap Pecahkan Balon
Peserta dibagi menjadi beberapa kelompok dan masing-masing memperoleh satu balon. Dengan aturan yang telah ditentukan, misalnya memecahkan balon menggunakan tubuh tanpa bantuan benda tajam, setiap kelompok berlomba menyelesaikan tantangan. Kelompok tercepat menjadi pemenangnya.
10. Cari Teman dengan Kesamaan
Peserta diminta menemukan teman yang memiliki kesamaan, seperti hobi, warna favorit, makanan kesukaan, atau cita-cita. Setelah itu, mereka saling memperkenalkan diri dan menceritakan persamaan tersebut kepada kelompok kecil. Permainan ini efektif membangun keakraban sejak hari pertama MPLS.
11. Sambung Lirik Lagu
Salah satu peserta menyanyikan potongan lirik lagu, kemudian berhenti pada kata tertentu. Peserta berikutnya harus melanjutkan dengan lagu lain yang diawali menggunakan kata terakhir dari lirik sebelumnya. Permainan ini melatih daya ingat sekaligus menciptakan suasana yang lebih santai dan menyenangkan.
12. Karaoke Berantai
Peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok. Setiap kelompok menyanyikan satu lagu secara bergantian, kemudian kelompok berikutnya melanjutkan dengan lagu berbeda. Selain menghibur, aktivitas ini membantu membangun kekompakan dan rasa percaya diri.
13. Tepuk Konsentrasi
Permainan ini memadukan tepuk tangan dengan gerakan yang dilakukan dalam tempo semakin cepat. Seluruh peserta mengikuti aba-aba panitia sambil mengucapkan kalimat, misalnya, "Aku konsentrasi karena aku ingin tahu, guruku berbicara, aku yang mendengarkan... siap!" Permainan diakhiri dengan satu tepukan keras pada kata "siap". Aktivitas ini efektif melatih fokus dan kesiapan peserta.
14. Simon Says (Ikuti Aba-aba)
Panitia memberikan berbagai instruksi kepada peserta. Namun, peserta hanya boleh mengikuti perintah yang diawali dengan kalimat "Simon says...". Jika instruksi diberikan tanpa kalimat tersebut, peserta tidak boleh bergerak. Permainan ini menguji konsentrasi, ketelitian, dan kecepatan dalam merespons aba-aba.
Ice Breaking untuk MPLS SMA/SMK
1. Dua Kebenaran dan Satu Kebohongan
Setiap peserta diminta menyampaikan tiga pernyataan tentang dirinya. Dua diantaranya merupakan fakta, sedangkan satu lainnya adalah kebohongan. Peserta lain bertugas menebak pernyataan yang tidak benar. Permainan ini menjadi cara yang menyenangkan untuk saling mengenal sekaligus mencairkan suasana.
2. Nama dan Karakteristik
Peserta memperkenalkan diri dengan menyebutkan nama serta satu karakteristik atau hal unik tentang dirinya, seperti hobi, makanan favorit, cita-cita, atau tempat impian yang ingin dikunjungi. Aktivitas ini membantu peserta menemukan kesamaan minat dan membuka percakapan dengan teman-teman baru.
3. Perkenalan Tiga Fakta
Setiap peserta menyampaikan tiga fakta menarik tentang dirinya. Fakta tersebut sebaiknya unik, lucu, atau jarang diketahui orang lain agar memancing rasa penasaran dan interaksi. Permainan ini efektif membangun keakraban di awal kegiatan MPLS.
4. Tukar Cerita Lewat Benda Favorit
Siswa diminta membawa satu benda yang memiliki makna khusus bagi dirinya. Setelah itu, benda tersebut dipertukarkan secara acak dengan peserta lain. Masing-masing peserta kemudian memperkenalkan benda yang diterimanya sekaligus menjelaskan alasan mengapa benda tersebut penting bagi pemiliknya.
5. Tebak Jumlah Lingkaran
Panitia menampilkan angka, huruf, atau kata tertentu. Peserta diminta menghitung jumlah lingkaran yang terdapat pada karakter tersebut. Misalnya angka 690 memiliki tiga lingkaran, masing-masing berasal dari angka 6, 9, dan 0. Permainan ini melatih ketelitian, fokus, dan kecepatan berpikir.
6. Percaya Teman
Peserta dibagi menjadi beberapa pasangan. Salah satu peserta ditutup matanya, sedangkan pasangannya bertugas memberikan arahan untuk melewati rintangan tanpa menyentuh benda yang telah disiapkan. Permainan ini bertujuan melatih kepercayaan, komunikasi, dan kerja sama.
7. Fakta Unik tentang Diri
Setiap siswa menuliskan tiga fakta menarik mengenai dirinya pada selembar kertas. Selanjutnya, seluruh kertas dikumpulkan dan dibagikan secara acak kepada peserta lain. Tugas mereka adalah mencari pemilik fakta tersebut. Aktivitas ini menjadi cara yang seru untuk saling mengenal.
8. Peta Perjalanan Hidup
Peserta diminta membuat ilustrasi sederhana mengenai perjalanan hidup, pengalaman berkesan, atau cita-cita yang ingin diraih. Setelah selesai, mereka mempresentasikan hasilnya di depan kelompok. Kegiatan ini melatih kemampuan bercerita sekaligus mempererat hubungan antarpeserta.
9. Hitung 3, 6, 9 Dor
Seluruh peserta berdiri membentuk lingkaran dan menghitung angka secara bergantian. Namun, setiap angka yang mengandung atau merupakan kelipatan 3, 6, atau 9 harus diganti dengan kata "dor". Peserta yang keliru menyebut angka dapat diberikan tantangan ringan sebelum permainan dilanjutkan.
10. Boom Cak Swift
Permainan ini menguji kecepatan reaksi dan konsentrasi peserta. Dua orang duduk saling berhadapan sambil mengikuti instruksi yang diberikan panitia, yaitu "Boom" (menggebrak meja), "Cak" (bertepuk tangan), atau "Swift" (mengambil benda yang telah disepakati, misalnya penghapus). Instruksi diberikan secara acak dengan tempo yang semakin cepat. Peserta yang salah melakukan gerakan atau terlambat merespons dapat diberi tantangan ringan.
Itulah kumpulan ice breaking untuk MPLS SD, SMP, hingga SMA yang seru dan kreatif. Semoga bermanfaat ya, detikers!
Simak Video "Video: Suasana MPLS Murid Berkebutuhan Khusus di SLBN A Pajajaran"
(urw/urw)