Teks Bacaan Ratib Al Haddad Arab-Latin, Lengkap Doa dan Manfaat Membacanya

Teks Bacaan Ratib Al Haddad Arab-Latin, Lengkap Doa dan Manfaat Membacanya

Urwatul Wutsqaa - detikSulsel
Senin, 13 Jul 2026 22:30 WIB
ilustrasi berdoa
Ilustrasi berdzikir dan berdoa (Foto: Getty Images/AleksandarGeorgiev)
Makassar -

Ratib Al Haddad Arab merupakan salah satu dzikir yang sangat populer dan sering dibaca oleh umat Islam secara luas. Mengutip dari laman Nahdlatul ulama, ratib ini disusun oleh Abdullah bin 'Alawi bin Muhammad al-Haddad, ulama terkemuka dari Hadramaut yang juga merupakan seorang mujaddid (pembaharu) di masanya.

Abdullah bin 'Alawi bin Muhammad al-Haddad memiliki banyak karya tulis yang tersebar di berbagai penjuru dunia, di antaranya adalah an-Nashaih ad-Diniyah, Risalah al-Mu'awanah, an-Nafais al-'Alawiyah fi al-Masa'il as-Shufiyah. Ratib Al-Hadad sendiri disusun pada tahun 1071 Hijriah.

Ratib Al-Haddad ini dianjurkan dibaca secara bersama-sama dalam majelis dzikir. Adapun anjuran waktu membacanya yaitu setelah shalat Isya' dan Subuh, namun yang paling utama dilakukan setelah melaksanakan shalat Isya'. Ketika diamalkan pada bulan Ramadhan, Ratib Al-Haddad dianjurkan dibaca sebelum shalat Isya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bacaan Ratib Al-Haddad ini dianjurkan bagi umat Islam untuk membiasakan diri berdzikir untuk mengingat Allah SWT dalam berbagai kondisi. Sebab dengan mengingat Allah, seorang hamba bisa meraih ketenangan hati dan pikiran.

Bagi umat Islam yang ingin mengamalkannya, berikut ini detikSulsel telah merangkum teks bacaan Ratib Al Haddad, lengkap doa dan manfaat membacanya.

ADVERTISEMENT

Simak selengkapnya yuk!

Bacaan Ratib Al-Haddad

Mengutip laman NU Online, berikut ini bacaan Ratib Al-Haddad lengkap dalam tulisan arab, Latin, dan terjemahan Indonesianya:

إِلَى حَضْرَةِ سَيِّدِنَا وَشَفِيْعِنَا وَنَبِيِّنَا وَمَوْلَانَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، الفاتحة

ila ḫadlrati sayyidinâ wa syafî`inâ wa nabiyyinâ wa maulânâ Muḫammadin shallallâhu `alaihi wa sallama, al-fâtihah..

Al-Fatihah untuk tuan kami, pemberi syafaat kami, Nabi kami, dan majikan kami Nabi Muhammad ﷺ

أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ. بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ، اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَۙ، الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِۙ، مٰلِكِ يَوْمِ الدِّيْنِۗ، اِيَّاكَ نَعْبُدُ وَاِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُۗ، اِهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيْمَۙ، صِرَاطَ الَّذِيْنَ اَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ ەۙ غَيْرِ الْمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّاۤلِّيْنَ. اٰمِيْن

Bismillâhir-raḫamânir-raḫaîm(i). Al-ḫamdulillâhi rabbil-`âlamîn(a). Arraḫmânir-raḫîm. Mâliki yaumid-dîn(i). Iyyâka na`budu wa iyyâka nasta`în(u). Ihdinash-shirâtal-mustqîm(a). Shirâtal-ladzîna an`amta `alaihim ghairil-maghdûbi `alaihim wa lâdl-dlâllîn(a). âmîn

Dengan menyebut nama Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Yang maha pengasih lagi maha penyayang. Yang menguasai hari pembalasan. Hanya kepada-Mu kami menyembah. Hanya kepada-Mu pula kami memohon pertolongan. Tunjukkanlah kami ke jalan yang lurus, yaitu jalan orang-orang yang telah Kauanugerahi nikmat kepada mereka, bukan jalan mereka yang dimurkai dan bukan pula jalan mereka yang sesat. Semoga Kaukabulkan permohonan kami.

اَللّٰهُ لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَۚ اَلْحَيُّ الْقَيُّوْمُ ەۚ لَا تَأْخُذُهٗ سِنَةٌ وَّلَا نَوْمٌۗ لَهٗ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْاَرْضِۗ مَنْ ذَا الَّذِيْ يَشْفَعُ عِنْدَهٗٓ اِلَّا بِاِذْنِهٖۗ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ اَيْدِيْهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْۚ وَلَا يُحِيْطُوْنَ بِشَيْءٍ مِّنْ عِلْمِهٖٓ اِلَّا بِمَا شَــاۤءَۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَۚ وَلَا يَـُٔوْدُهٗ حِفْظُهُمَــاۚ وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيْمُ

Allâhu lâ ilâha illâ huw, al-ḫayyul-qayyûm, lâ ta'khudzuhû sinatuw wa lâ na'ûm, lahû mâ fis-samâwâti wa mâ fil-ardl, man dzalladzî yasyfa'u 'indahû illâ bi'idznih, ya'lamu mâ baina aidîhim wa mâ khalfahum, wa lâ yuḫîthûna bisyai'im min 'ilmihî illâ bimâ syâ', wasi'a kursiyyuhus-samâwâti wal-ardl, wa lâ ya'ûduhû ḫifdhuhumâ, wa huwal-'aliyyul-'adhîm.

Allah, tidak ada tuhan selain Dia. Yang Mahahidup, Yang terus menerus mengurus (makhluk-Nya), tidak mengantuk dan tidak tidur. Milik-Nya apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Tidak ada yang dapat memberi syafaat di sisi-Nya tanpa izin-Nya. Dia mengetahui apa yang di hadapan mereka dan apa yang di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui sesuatu apa pun tentang ilmu-Nya melainkan apa yang Dia kehendaki. Kursi-Nya meliputi langit dan bumi. Dan Dia tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Dia Mahatinggi, Mahabesar. (QS al-Baqarah: 255).

اٰمَنَ الرَّسُوْلُ بِمَآ اُنْزِلَ اِلَيْهِ مِنْ رَّبِّهٖ وَالْمُؤْمِنُوْنَۗ كُلٌّ اٰمَنَ بِاللّٰهِ وَمَلٰۤىِٕكَتِهٖ وَكُتُبِهٖ وَرُسُلِهٖۗ لَا نُفَرِّقُ بَيْنَ اَحَدٍ مِّنْ رُّسُلِهٖۗ وَقَالُوْا سَمِعْنَا وَاَطَعْنَا غُفْرَانَكَ رَبَّنَا وَاِلَيْكَ الْمَصِيْرُ، لَا يُكَلِّفُ اللّٰهُ نَفْسًا اِلَّا وُسْعَهَاۗ لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا اكْتَسَبَتْۗ رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَآ اِنْ نَّسِيْنَآ اَوْ اَخْطَأْنَاۚ رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَآ اِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهٗ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِنَاۚ رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهٖۚ وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا أَنْتَ مَوْلَانَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ

Âmanar-rasûlu bimâ unzila ilaihi min rabbihi wal-mu'minûn(a). kullun âmana billâhi wa malâ'ikatihi wa kutubihi wa rusulihi lâ nufarriqu baina aḫadin min rusulih(i). wa qâlû sami`nâ wa atha'nâ ghufrânaka rabbanâ wa ilaikal-mashîr(u). Lâ yukallifullâhu nafsan illâ wus`ahâ, lahâ mâ kasabat wa `alaihâ maktasabat, rabbanâ lâ tu`âkhidznâ in nasînâ au akhṭa'nâ, rabbanâ wa lâ taḥmil `alainâ iṣran kamâ ḫamaltahụ 'alalladzina min qablinâ, rabbanâ wa lâ tuḫammilnâ mâ lâ ṭâqata lanâ bih(i), wa`fu `annâ, waghfir lanâ, warḫamnâ, anta maulânâ fanṣurnâ `alal-qaumil-kâfirīn(a).

Rasulullah dan orang-orang yang beriman mempercayai apa saja yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya. Semuanya beriman kepada Allah, para malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, dan kepada para utusan-Nya. 'Kami tidak membeda-bedakan seorang rasul dari lainnya.' Mereka berkata, 'Kami mendengar dan kami menaati. Ampunan-Mu, wahai Tuhan kami, yang kami harapkan. Hanya kepada-Mu tempat kembali.' Allah tidak membebani seseorang kecuali dengan kemampuannya. Ia mendapat balasan atas apa yang dia perbuat dan siksaan dari apa yang dia lakukan. 'Tuhan kami, janganlah Kau siksa kami jika kami terlupa atau salah. Tuhan kami, jangan Kau tanggungkan pada kami dengan beban berat sebagaimana Kaubebankan kaum sebelum kami. Jangan pula Kaubebankan pada kami sesuatu yang kami tidak mampu. Ampunilah kami. Kasihanilah kami. Kau pemimpin kami. Tolonglah kami menghadapi golongan kafir.

لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ.لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِيْ وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ ×٣

Lâ ilâha illallâhu waḫdahu lâ syarîka lah(u). lahul-mulku wa lahul-ḫamdu yuḫyî wa yumîtu wa huwa `ala kulli syai'in qadîr(un). 3x

Tidak ada Tuhan selain Allah dengan kesendirian-Nya. tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya segala kekuasaan, dan bagi-Nya segala pujian. Dialah yang menghidupkan dan yang mematikan, dan Dia sangat berkuasa atas segala sesuatu (3×)

سُبْحَــانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ وَلَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ ×٣

Subḫânallâhi wal-ḫamdulillâhi wa lâ ilâha illallâhu wallâhu akbar(u). 3x

Maha suci Allah,segala puji bagi Allah,Tidak ada Tuhan selain Allah.Allah Mahabesar. (3×)

سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ سُبْحَانَ اللهِ الْعَظِيْمِ ×٣

Subḫânallâhi wa biḫamdihi subḫânallâhil-`adhîm(i). 3x

Mahasuci Allah segala puji khusus bagi-Nya, Mahasuci Allah Yang Mahaagung. (3×)

رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَتُبْ عَلَيْنَا إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيْمُ ×٣

Rabbanâghfir lanâ wa tub `alainâ innaka antat-tawwabur-raḫîm(u). 3x

Tuhan kami, ampunilah dosa kami dan terimalah taubat kami. Sungguh, Engkau Maha Menerima Taubat lagi Maha Penyayang. (3×)

اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيْدِنَا مُحَمَّدٍ، اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَيْهِ وَسَلِّمْ ×٣

Allâhumma shalli `ala sayyidinâ Muḫammadin, allâhumma shalli `alaihi wa sallim. 3x

Ya Allah, limpahkanrahmat kepada tuan kami Muhammad, Ya Allah, limpahkanrahmatdan kesejahteraan kepada Nabi Muhammad (3×)

أَعُوْذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّآمَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ ×٣

A`ûdzu bikalimâtillâhit-tâmmâti min syarri mâ khalaq(a). 3x

Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan makhluk-Nya. (3×)

بِسْـمِ اللهِ الَّذِيْ لَا يَضُـرُّ مَعَ اسْـمِهِ شَيْءٌ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي السَّمَـآءِ وَهُوَ السَّمِيْـعُ الْعَلِيْـمُ ×٣

Bismillâhil-ladzî lâ yadurru ma`asmihi syai'un fil-ardli wa lâ fis-samâ'i wa huwas-samî`ul-`alîm(u). 3x

Dengan menyebut nama Allah yang tidak adaapapun yang mebersamai nama-Nya bisa meberikan bencana di bumi maupun di langit. Dia Maha Mendengar Lagi Maha Mengetahui. (×3)

رَضِيْنَا بِاللهِ رَبًّا وَبِالْإِسْـلَامِ دِيْنًا وَبِمُحَمَّدٍ نَبِيًّا وَرَسُوْلًا ×٣

Radlînâ billâhi rabban wa bil-islâmi dînan wa bimuḫammadin nabiyyan wa rasûla(n). 3x

Kami ridha Allah sebagai Tuhan, Islam sebagai agama, dan Muhammad sebagai nabi dan rasul. (3×)

بِسْمِ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ وَالْخَيْرُ وَالشَّـرُّ بِمَشِيْئَـةِ اللهِ ×٣

Bismillâhi wal-ḫamdulillâhi wal-khairu wasy-syarru bimasyî'atillâhi. 3x

Dengan nama Allah, segala pujian bagi-Nya, dan segala kebaikan dan kejahatan adalah kehendak Allah. (3×)

اٰمَنَّا بِاللهِ وَالْيَوْمِ الْاٰخِرِ تُبْنَا إِلَى اللهِ بَاطِنًا وَظَاهِرًا ×٣

Âmannâ billâhi wal-yaumil-âkhiri tubnâ ilalllâhi bâthinan wa dhâhiran. 3x

Kami beriman kepada Allah dan hari akhir. Kami bertaubat kepada Allah batin dan lahir. (3×)

يَا رَبَّنَا وَاعْفُ عَنَّا وَامْحُ الَّذِيْ كَانَ مِنَّا ×٣

Yâ rabbanâ wa`fu `annâ wamḫul-ladzî kâna minnâ. 3x

Ya Tuhan kami, maafkan kami dan hapuskanlah apa-apa (dosa) yang ada pada kami. (×3)

يَا ذَاالْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ أَمِتْنَا عَلَى دِيْنِ الْإِسْلَامِ ×٧

Yâ dzal-jalâli wal-ikrâmi amitnâ `ala dînil-islâmi. 7x

Wahai Tuhan, Dzat yang mempunyai sifat keagungan dan sifat pemurah, matikanlah kami dalam keadaan beragama Islam . (7x)

يَا قَوِيُّ يَا مَتِيْنُ، اِكْفِ شَرَّ الظَّالِمِيْـنَ ×٣

Yâ qawiyyu yâ matînu ikfi syarradh-dhâlimîn(a). 3x

Wahai Tuhan yang Mahakuat lagi Mahagagah, hindarkanlah kami dari kejahatan orang-orang yang zalim. (×3)

أَصْلَحَ اللهُ أُمُوْرَ الْمُسْلِمِيْنَ صَرَفَ اللهُ شَرَّ الْمُؤْذِيْنَ ×٣

Ashlahallâhul umûral-muslimîna sharafallâhu syarral-mu'dzîna. 3x

Semoga Allah memperbaiki urusan-urusan kaum muslimim dan menghindarkan mereka dari kejahatan orang-orang yang suka menyakiti. (3×)

يـَا عَلِيُّ يـَا كَبِيْرُ يـَا عَلِيْمُ يـَا قَدِيْرُ يـَا سَمِيْعُ يـَا بَصِيْرُ يـَا لَطِيْفُ يَـــا خَبِيْرُ ×٣

Yâ `aliyyu yâ kabîru yâ `alîmu yâ qadîru yâ samî`u yâ bashîru yâ lathîfu yâ khabîr(u). 3x

Wahai Tuhan yang Mahamulia, lagi Mahabesar, Maha Mengetahui, Mahakuasa, Maha Mendengar, Maha Melihat, Mahalemah-lembut lagi Maha Mengetahui (3×)

يَا فَارِجَ الْهَمِّ يَا كَاشِفَ الْغَّمِّ يَا مَنْ لِعَبْدِهِ يَغْفِرُ وَيَرْحَمُ ×٣

Yâ farijal-hammi yâ kâsyifal-ghammi yâ man li`abdihi yaghfiru wa yarḫam(u). 3x

Wahai Dzat yang menyenangkan orang yang sedang galau, Wahai Dzat yang melapangkan kesedihan. Wahai Dzat yang mengampuni dan menyayangi hamba-Nya. (3×)

أَسْتَغْفِرُ اللهَ رَبَّ الْبَرَايَا أَسْتَغْفِرُ اللهَ مِنَ الْخَطَايَا ×٤

Astaghfirullâha rabbal-barâyâ astaghfirullahâ minal-khathâyâ. 4x

Aku memohon ampun kepada Allah, Tuhannya semua makhluk. Aku memohon ampunan kepada Allah dari segala kesalahan. (4x)

لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ ×٥٠

Lâ ilâha illallâhu. 50x

Tidak ada Tuhan selain Allah (50x)

مُحَمَّدٌ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَاٰلِهِ وَسَلَّمَ

Muhammadun rasûlullâhi shallallâhu `alaihi wa âlihi wa sallama.

Muhammad utusan Allah, semoga Allah mencurahkan rahmat dan kesejahteraan kepadanya beserta keluarganya.

وَشَرَّفَ وَكَرَّمَ وَمَجَّدَ وَعَظَّمَ رَضِيَ اللهُ تَعَالَى عَنْ أهْلِ بَيْتِهِ الْمُطَهَّرِيْنَ وَأَصْحَابِهِ الْمُهْتَدِيْنَ وَالتَّابِعِيْنَ لَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ

Wa syarrafa wa karrama wa majjada wa `adhdhama radiyallâhu ta`ala `an ahli baitihil-muthahharîna wa ash-hâbihil-muhtadîna wat-tâbi`îna lahum bi ihsânin ila yaumid-dîn(i).

Semoga Allah memberi kemuliaan, kemurahan hati, keluhuran dan keagungan. Serta semoga Allah Ta'ala meridhoi keluarganya yang disucikan, para sahabat yang diberi petunjuk serta pengikut mereka dengan sikap baik sampai hari kiamat.

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ، اَللّٰهُ الصَّمَدُۚ، لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُوْلَدْۙ، وَلَمْ يَكُنْ لَّهٗ كُفُوًا اَحَـــــدٌ ×٣

Bismillâhir-rahmânir-rahîm(i). Qul huwallâhu ahad(un), Allâhush-shamad(u), lam yalid wa lam yûlad, wa lam yakun lahu kufuwan ahad(un). 3x

Dengan menyebut nama Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang. Katakanlah (Muhammad), "Dialah Allah, Yang Maha Esa. Allah tempat meminta segala sesuatu. (Allah) tidak beranak dan tidak pula diperanakkan. Dan tidak ada sesuatu yang setara dengan Dia." (3 kali).

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ قُلْ اَعُوْذُ بِرَبِّ الْفَلَقِۙ، مِنْ شَرِّ مَـــا خَلَقَۙ، وَمِنْ شَرِّ غَاسِقٍ اِذَا وَقَبَۙ، وَمِنْ شَرِّ النَّفّٰثٰتِ فِى الْعُقَدِۙ، وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ اِذَا حَسَدَ

Bismillâhir-rahmânir-rahîm(i). Qul a`ûdzu birabbil-falaq(i), min syarri mâ khalaq(a), wa min syarri ghâsiqin idzâ waqab(a), wa min syarrin-naffatsâti fil-`uqad(i), wa min syarri hâsidin idzâ hasad(a).

Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Katakanlah, 'Aku berlindung kepada tuhan yang menguasai waktu subuh dari kejahatan makhluk-Nya. Dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita. Dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang mengembus nafasnya pada buhul-buhul. Dan dari kejahatan orang-orang yang dengki apabila ia mendengki.'

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ قُلْ اَعُوْذُ بِرَبِّ النَّاسِۙ، مَلِكِ النَّـــاسِۙ، اِلٰهِ النَّاسِۙ، مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ ەۙ الْخَنَّاسِۖ، الَّذِيْ يُوَسْوِسُ فِيْ صُدُوْرِ النَّاسِۙ، مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّــاسِ

Bismillâhir-rahmânir-rahîm(i), Qul a`udhû bi rabbin-nâs, malikin-nâs, ilahin-nâs, min syarril-waswâsil khannâs, alladzi yuwaswisu fî shudûrin-nâs, minal-jinnati wan-nâs. 3x

Dengan menyebut nama Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang. Katakanlah, 'Aku berlindung kepada tuhan manusia, raja manusia. Sesembahan manusia, dari kejahatan bisikan setan yang biasa bersembunyi. Yang membisikkan kejahatan ke dalam dada manusia. Dari setan dan manusia.'

---

اَلْفَاتِحَةُ إِلَى سَيِّدِنَا وَشَفِعِيْنَا رَسُوْلِ اللهِ ﷺ وَاٰلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَأَزْوَاجِهِ وَذُرِّيَاتِهِ أَنَّ اللهَ يُعْلِيْ دَرَجَاتِهِمْ فِي الْجَنَّةِ وَيَنْفَعُنَا بِأَسْرَارِهِمْ وَأَنْوَارِهِمْ وَعُلُوْمِهِمْ وَبَرَكَاتِهِمْ فِي الدِّيْنِ وَالدُّنْيَا وَالْاٰخِرَةِ، وَأَنَّ اللهَ يَجْعَلُنَا مِنْ حِزْبِهِمْ وَيَرْزُقُنَا مَحَبَّتَهُمْ وَيَتَوَفَّانَا عَلَى مِلَّتِهِمْ وَيَحْشُرُنَا فِيْ زُمْرَتِهِمْ فِيْ خَيْرٍ وَلُطْفٍ وَعَافِيَةٍ، اَلْفَاتِحَةُ

Al-fâtiḫata ilâ sayyidinâ wa wa syafi`înâ rasulillâhi shallallâhu 'alaihi wasallam wa âlihi wa ash-ḫâbihi wa azwâjihi wa dzurriyatihi anna-Llâha yu`lî darajâtihim fil jannati wa yanfa'unâ bi asrârihim wa anwârihi wa `ulûmihim wa barakâtihim fid diîni wad dun-yâ wal âkhirah, wa annallâha jaj'alunâ min ḫizbihim wa yarzuqunâ mahabbatahum wa yatawaffanâ `alâ millatihim wa yaḫsyurunâ fî zumratihim fî khairin wa luthfin wa 'âfiyatin, al-fâtiḫah.

Al-fatihah untuk ruh tuan kami, kekasih dan pemberi syafaat kami Rasulullah, Muhammad beserta keluarga, sahabat-sahabat, para istri, keturunan, dan ahli baitnya. Semoga Allah meninggikan derajat mereka di surga, memberikan manfaat kepada kami sebab rahasia-rahasia mereka, cahaya-cahaya mereka, ilmu-ilmu mereka, dan keberkahan-keberkahan mereka, baik dalam urusan agama, dunia, maupun di akhirat. Dan semoga Allah menjadikan kami termasuk menjadi kelompok mereka. Semoga Allah menganugerahi kami bisa mencintai mereka, Allah mematikan kami sesuai agama mereka, Allah mengumpulkan kami bersama kelompok mereka dengan kebaikan, kelembutan, dan kesejahteraan. Al-Fatihah.

اَلْفَاتِحَةُ إِلَى سَيِّدِنَا الْمُهَاجِرِ إِلَى اللهِ أَحْمَدَ بْنِ عِيْسَى وَسَيِّدِنَا الْفَقِيْهِ الْمُقَدَّمِ مُحَمَّدٍ ࣙ بْنِ عَلِيٍّ بَاعَلَوِيٍّ وَعَمِّهِ السَّيِّدِ عَلَوِيٍّ بَاعَلَوِيٍّ وَصَاحِبِ الرَّاتِبِ الْحَبِيْبِ عَبْدِ اللهِ بِنْ عَلَوِيٍّ ࣙ بِنْ مُحَمَّدٍ ࣙ الْحَدَّادِ وَمَشَايِخِهِمْ وَتَلَامِيْذِهِمْ وَأُصُولِهِمْ وَفُرُوعِهِمْ وَجَمِيْعِ سَادَاتِنَا اٰلِ بَاعَلَوِيٍّ أَنَّ اللهَ يَغْفِرُ لَهُمْ وَيَرْحَمُهُمْ وَ يُعْلِيْ دَرَجَاتِهِمْ فِي الْجَنَّةِ وَيَنْفَعُنَا بِأَسْرَارِهِمْ وَأَنْوَارِهِمْ وَعُلُوْمِهِمْ وَبَرَكَاتِهِمْ فِي الدِّيْنِ وَالدُّنْياَ وَالْاٰخِرَةِ، بِسِرِّ الْفَاتِحَةِ

Al-fâtiḫatu ilâ sayydinâ al-muhâjir ilâ-Llâh aḫmada-bni 'îsâ wa sayyidinâl faqîh al-muqaddami muḫammadin-ibni 'aliyyin bâ 'alawî wa shâḫibir râtib al-ḫabîb 'abdillahi-bni 'alawiyin-ibni muhammadin al-ḫaddâd wa masyâyikhihim wa talâmidzihim wa ushûlihim wa furû'ihim wa jamî'I sâdâtinâ âli bâ'alawîyyin annallâha yaghfiru lahum wa yarḫamuhum wa yu'lî darajâtihim fil jannati wa yanfa'unâ bi asrârihim wa anwârihim wa 'ulûmihim wa barkâtihim fid dîni wad dunyâ wal âkhirah bi sirril fâtiḫah.

Al-Fatihah untuk ruh tuan kami, al-Muhajir Ahmad bin Isa dan tuan kami ai-Faqih al-Muaaddam Muhammad bin Ali Ba 'Alawi dan pemannya Sayyid Alawi Ba 'Alawi dan pemilik Ratib Habib Abduliah bin Alawi al-Haddad bersama guru-guru mereka, murid-murid mereka, leluhur-nasab dan keturunan mereka beserta semua keluarga tuan kami dan keluarga Ba 'Alawi. Semoga Allah mengampuni mereka, mengasihi mereka, dan meninggikan derajat mereka di surga,. Semoga Allah memberikan manfaat kepada kita berkat rahasia-rahasia mereka, cahaya-cahaya mereka, ilmu-ilmu mereka, dan keberkahan-keberkahan mereka baik dalam urusan agama, dunia, maupun di akhirat, dengan rahasia al-Fatihah.

اَلْفَاتِحَةُ إِلَى أَرْوَاحِ الْأَوْلِيَاءِ وَالشُّهَدَاءِ وَالصَّالِحِيْنَ وَالْأَئِمَّةِ الرَّاشِدِيْنَ ثُمَّ إِلَى أَرْوَاحِ وَالِدِيْنَا وَمشَايِخِنَا وَذَوِي الْحُقُوْقِ عَلَيْنَا وَعَلَيْهِمْ أَجْمَعِيْنَ. ثُمَّ إِلَى أَرْوَاحِ أَمْوَاتِ هٰذِهِ الْبَلْدَةِ مِنَ الْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَالْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ أَنَّ اللهَ يَغْفِرُ لَهُمْ وَيَرْحَمُهُمْ وَ يُسْكِنُهُمْ فِي الْجَنَّةِ وَيَنْفَعُنَا بِأَسْرَارِهِمْ وَأَنْوَارِهِمْ وَعُلُوْمِهِمْ وَبَرَكَاتِهِمْ فِي الدِّيْنِ وَالدُّنْيَا وَالْاٰخِرَةِ، بِسِرِّ الْفَاتِحَةِ

Al-fâtiḫatu ilâ arwâḫil auliyâ' wasy syuhadâ' wash shâliḫîn wal aimmatir râsyidîn, tsumma ilâ arwâḫil wâlidîna wa masyâyikhinâ wa dzawil ḫuqûqi 'alainâ wa 'alaihim ajma'în. Tsumma ilâ arwâḫi amwâti hâdzihil baldari minal mu'minîna wal mu'minâti wal muslimîna wal muslimâti anna-Llâha yaghfiru lahum wa yarḫamuhu wa yuskinuhum fil jannati wa yanfa'unâ bi asrârihim wa anwârihim wa 'ulûmihim wa barakâtihim fid dîni wad dunyâ wal âkhirah, bisirrihim al-fâtihah.

Al-Fatihah untuk para wali, syuhada', orang-orang saleh, para imam yang memberi petunjuk. Kemudian kepada arwah orang-orang tua kita, guru-guru kita, orang-orang yang mempunyai hak atas kita, dan kepada mereka semuanya. Kemudian kepede para ruh keluarga kita yang telah meninggal dunia dan semua orang Islam yang telah meninggal baik dari orang-orang mu'min laki-laki dan perempuan, muslim laki-laki dan perempuan. Semoga Allah mengampuni mereka, mengasihi mereka, dan menempatkan mereka di surga. Semoga Allah memberikan manfaat kepada kita berkat rahasia-rahasia mereka, cahaya-cahaya mereka, ilmu-ilmu mereka, dan keberkahan-keberkahan mereka baik dalam urusan agama, dunia, maupun di akhirat, dengan rahasia al-Fatihah.

اَلْفَاتِحَةُ بِالْقَبُوْلِ وَتَمَامِ كُلِّ سُؤْلٍ وَمَأْمُوْلٍ وَصَلَاحِ الشَّأْنِ ظَاهِرًا وَبَاطِنًا فِي الدُّنْيَا وَالْاٰخِرَةِ دَافِعَةً لِكُلِّ شَرٍّ جَالِبَةً لِكُلِّ خَيْرٍ لَنَا وَلِوَالِدِيْنَا وَمَشَايِخِنَا فِي الدِّيْنِ مَعَ اللُّطْفِ وَالْعَافِيَةِ وَعَلَى نِيَّةِ أَنَّ اللهَ يُنَوِّرُ قُلُوْبَنَا وَقوَالِبَنَا مَعَ التُّقَى وَالْعَفَافِ وَالْغِنَى وَالْمَوْتِ عَلَى دِيْنِ الْإِسْلَامِ وَالْإِيْمَانِ بِلَا مِحْنَةٍ وَلَا امْتِحَانٍ بِحَقِّ سَيِّدِ وَلَدِ عَدْنَانَ وَعَلَى كُلِّ نِيَّةٍ صَالِحَةٍ وَإِلَى حَضْرَةِ النَّبِيِّ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَاٰلِهِ وَسَلَّمَ، بِسِرِّ الْفَاتِحَةِ

Al-fâtiḫatu bi qabûli wa tamâmi su'lin wa ma'mUlin wa shalâḫisy sya'ni dhâhiran wa bâthinan fid dunyâ wal âkhirati dâfi'an li kulli syarrin jâlibatan li kulli khairin lanâ wa li wâlidînâ wa masyâyikhinâ fid dîni ma'al luthfi wal 'âfiyati wa 'alâ biyyati anna-Llâha yunawwiru qulûbanâ wa qawâlibanâ ma'attuqâ wal 'afâfa wal ghinâ wal mauti 'alâ dînil islâm wal îmâni bilâ miḫnatin wa lamtiḫânin bi ḫaqqi sayyidi waladi 'adnâna wa 'alâ kulli niyyatin shâliḫatin wa ilâ ḫadlratin nabiyyi muḫammadin shallallâhu 'alaihi wa âlihi wasallam, bisirril fâtiḫah.

Al-Fatihah dengan harapan diterimanya amal, sempurnanya semua permohonan dan cita-cita, kebaikan sikap baik luar maupun dalam di dunia dan akhirat; menolak semua keburukan, menarik semua kebaikan untuk kita, orang-orang tua kita, guru-guru kita, dalam urusan agarna, beserta dengan kelembutan, kesejahteraan, dan dengan niat semoga Allah menerangi hati-hati kita serta mendapatkan petunjuk takwa, terjaga dari keburukan, tidak membutuhkan selain Allah, mati dalam keedaan beragama Islam tanpa ada ujian yang berarti, melalui perantara Nabi Muhemmad yang menjadi keturunan Adnan dan dengan setiap niat yang baik. Kepada Nabi Muhammad, melalui perantara rahasia al-Fatihah.

اَللّٰهُمَّ إِنَّا نَسْـأَلُكَ رِضَـاكَ وَالْجَنَّـةَ، وَنَـعُوْذُ بِكَ مِنْ سَـخَطِكَ وَالنَّـارِ ×٣

Allâhumma innâ nas'aluka ridlâka wal-jannata wa na`udzûbika min sakhathika wan-nâr(i). (3x)

Wahai Tuhan kami, sesungguhnya kami mohon ridla dan surga-Mu dan kami berlindung kepada-Mu dari murka-Mu dan api neraka. (3x)

يَاعَالِمَ السِّرِّ مِنَّا لَاتَهْتِكِ السِّتْرَ عَنَّا وَعَافِنَا وَاعْفُ عَنَّا وَكُنْ لَنَا حَيْثُ كُنَّا ×٣

Yâ `Alimas-sirri minnâ lâ tahtikis-sitra `annâ wa `âfinâ wa`fu `annâ wa kun lanâ haitsu kunnâ. (3x)

Wahai Dzat yang Maha Mengetahui segala rahasia kami, janganlah kiranya Engkau bongkar tirai rahasia kami (aib), berilah kami 'afiat (kesejahteraan) dan maafkanlah kami dan lindungilah-tolonglah kami dimanapun kami berada. (3x)

يَا اَللهُ بِهَا يَا اَللهُ بِهَا يَا اَللهُ بِحُسْنِ الْخَاتِمَةِ ×٣

Yâ Allâhu bihâ Yâ Allâhu bihâ Yâ Allâhu biḫusnil-khâtimah. (3x)

Ya Allah dengan penutup, ya Allah dengan penutup, ya Allah kami minta ditutup usia kami dengan husnul khatimah. (3 x)

يَالَطِيْفًا لَمْ يَزَلْ اُلْطُفْ بِنَا فِيْمَا نَزَلْ. إِنَّكَ لَطِيْفٌ لَمْ تَزَلْ اُلْطُفْ بِنَا وَالْمُسْلِمِيْنَ ×٣

Yâ lathîfan lam yazal ulthuf binâ fîmâ nazal, innaka lathîfun lam tazal, ulthuf binâwal-muslimîn(a). (3x)

Wahai Dzat yang Mahalembut yang tidak akan pernah hilang, bersikaplah lembut kepada kami atas apa saja yang turun kepada kami. Sesungguhnya Engkau Maha Lembut tidak akan pernah bergeser sedikit pun. Berlemah-lembutlah kepada kami dan juga kaum muslimin sekalian. (3x)

Doa

سْم اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ. الْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، حَمْدًا يُوَافِيْ نِعَمَهُ وَيُكَافِئُ مَزِيْدَهُ، يَا رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ كَمَا يَنْبَغِيْ لِجَلَالِ وَجْهِكَ وَعَظِيْمِ سُلْطَانِكَ

Bismillâhir-rahmânir-rahîm(i). Al-hamdulillâhi rabbil-âlamîna. ḫamdan yuwâfî wa yukâfi'u mazîdahu, yâ rabbanâ lakal-ḫamdu kamâ yanbaghî lijalâli wajhika wa `adhîmi sulthânika.

Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala bagi Allah Tuhan seru sekalian alam. Pujian yang menepati nikmat-nikmatnya dan mencukupi kelebihannya. Ya Tuhan kami, hanya bagi-Mu segala puji sebagaimana yang layak untuk keagungan-Mu dan keagungan kerajaan-Mu.

سُبْحَانَكَ لَا نُحْصِيْ ثَنَاءً عَلَيْكَ أَنْتَ كَمَا أَثْنَيْتَ عَلَى نَفْسِكَ، فَلَكَ الْحَمْدُ حَتَّى تَرْضَى، وَلَكَ الْحَمْدُ إِذَا رَضِيْتَ، وَلَكَ الْحَمْدُ بَعْدَ الرِّضَى

Subḫânaka lâ nuḫshî tsanâ'an `alaika anta kamâ atsnaita `ala nafsika, falakal-ḫamdu ḫatta tardla, walakal-ḫamdu idza radlaita wa lakal-hamdu ba`dar-ridla.

Mahasuci Engkau. Kami tidak akan bisa menghitung pujaan bagi-Mu sebagaimana Engkau memuji Dzat-Mu sendiri. Hanya bagi-Mu segala puji sehingga Engkau akan meridhainya, hanya milik-Mu segala puji ketika Engkau sudah meridhainya, hanya milik-Mu segala puji setelah ridha.

اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ فِي الْأَوَّلِيْنَ، وَصَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ فِي اْلاٰخِرِيْنَ، وَصَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ فِي كُلِّ وَقْتٍ وَحِيْنٍ، وَصَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ فِي الْمَلَإِ اْلأَعْلَى إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ، وَصَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ حَتَّى تَرِثَ الْأَرْضَ وَمَنْ عَلَيْهَا وَأَنْتَ خَيْرُ الْوَارِثِيْنَ

Allâhumma shalli wa sallim `ala sayyidinâ Muḫammadin fil-awwalîn(a). wa shalli wa sallim `ala sayyidinâ Muḫammadin fil-âkhirîn(a). wa shalli wa sallim `ala sayyidinâ Muḫammadin fî kulli waqtin wa ḫîni. wa shalli wa sallim `ala sayyidinâ Muḫammadin fil-malâ'il-a`la ila yaumid-dîni. wa shalli wa sallim `ala sayyidinâ Muḫammadin ḫatta taritsal-ardla wa man `alaihâ wa anta Khairul-wâritsîn(a).

Ya Allah, limpahkan rahmat dan kesejahteraan untuk tuan kami, Nabi Muhammad pada masa orang-orang yang awal, limpahkan rahmat dan kesejahteraan untuk tuan kami, Nabi Muhammad pada masa orang-orang yang akhir, limpahkan rahmat dan kesejahteraan untuk tuan kami, Nabi Muhammad pada segala macam keadaan. limpahkan rahmat dan kesejahteraan untuk tuan kami, Nabi Muhammad sampai hari kiamat. limpahkan rahmat dan kesejahteraan untuk tuan kami, Nabi Muhammad sampai Engkau mewariskan bumi dan siapapun yang berada di atasnya. Engkau adalah Dzat yang Maha pemberi waris terbaik.

اَللّٰهُمَّ إِنَّا نَسْتَحْفِظُكَ وَنَسْتَوْدِعُكَ أَدْيَانَنَا وَأَنْفُسَنَا وَأَمْوَالَنَا وَأَهْلَنَا وَكُلَّ شَيْءٍ أَعْطَيْتَنَا

Allâhumma innâ nastahfidhuka wa nastaudi`uka adyânanâ wa anfusanâ wa amwâlanâ wa ahlanâ wa kulla syai'in a`thaitanâ.

Ya Allah, sesungguhnya kami memohon penjagaan-Mu dan kami mohon perlindungan kepada-Mu untuk menjaga agama-agama, pribadi, harta, keluarga dan semua benda yang Engkau berikan kepada kami.

اَللّٰهُمَّ اجْعَلْنَا وَإِيَّاهُمْ فِيْ كَنَفِكَ وَأَمَانِكَ وَعِيَاذِكَ مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ مَرِيْدٍ وَجَبَّارٍ عَنِيْدٍ وَذِيْ عَيْنٍ وَذِيْ بَغْيٍ وَذِيْ حَسَدٍ وَمِنْ شَرِّ كُلِّ ذِيْ شَرٍّ، إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ

Allâhummaj-`alnâ wa iyyâhum fî kanafika wa amânatika wa`iyâdzika min kulli syaithâni marîdin wa jabbârin `anîdin wa dzî `ainin wa dzi baghyin wa dzi ḫasadin wa min syarri kulli dzî syarrin innaka `ala kulli syai'in qadîr(u).

Ya Allah, jadikanlah kami dan mereka supaya berada di dalam pengawasan-Mu, keamanan-Mu, perlindungan-Mu, dari setiap setan durhaka yang selalu menindas, dari penyakit 'ain, langkah kudeta, orang-orang dengki dan tiap-tiap kejahatan yang dilakukan oleh pelakunya. Sungguh, Engkau di atas segala sesuatu sangat berkuasa.

اَللّٰهُمَّ حُطْنَا بِالتَّقْوَى وَالْاِسْتِقَامَةِ وَأَعِذْنَا مِنْ مُوْجِبَاتِ النَّدَامَةِ فِي الْحَالِ وَالْمَاٰلِ، إِنَّكَ سَمِيْعُ الدُّعَاءِ

Allâhumma ḫuthnâ bit-taqwa wal-istiqâmati wa a`idznâ min mûjibâtin-nadâmati fil-ḫâli wal-mâli innaka sami`ud-du`a(i).

Ya Allah, liputi kami dengan takwa dan istiqamah.. Lindungi kami dari hal-hal yang bisa mengakibatkan penyesalan baik seketika maupun di kemudian hari. Sesungguhnya Engkau adalah Dzat yang Maha Mendengar doa.

وَصَلِّ اللّٰهُمَّ بِجَلَالِكَ وَجَمَالِكَ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اٰلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ، وَارْزُقْنَا كَمَالَ الْمُتَابَعَةِ لَهُ ظَاهِرًا وَبَاطِنًا يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

Wa shalli Allâhumma bijalâlika wa jamâlika `ala sayyidinâ Muḫammadin wa `ala âlihi wa shaḫbihi ajma`în(a). warzuqnâ kamâlal-mutâba`ata lahu dhâhiran wa bâthinan yâ arḫamar-râḫimîn(a).

Limpahkan rahmat Ya Allah dengan keagungan dan keindahan-Mu untuk tuan kami, Muhammad beserta keluarga dan sahabatnya semua. Berikan kami anugerah rezeki berupa kesempurnaan mengikuti Nabi secara lahir batin, Wahai Dzat yang paling mengasihi di antara para pengasih.

بِفَضْلِ سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ. وَسَلَامٌ عَلَى الْمُرْسَلِيْنَ وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

Bifadl-li subḫâna rabbika rabbil-`izzati `ammâ yashifûn(a). wa salâmun `alal-mursalîna wal-ḫamdulillâhi rabbil-`âlamîn(a).

Dengan keutamaan Mahasuci Tuhanmu Tuhan yang Mahamulia dari segala tuduhan yang mereka sifatkan. Kesejahteraan atas para Rasul. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam.

Manfaat Membaca Ratib Al-Haddad

Mengutip dari panduan membaca Ratib Al-Hadad yang diterbitkan oleh Majelis Ar-Raudhah Solo, membaca atau menyebarkan Ratib Al-Haddad dapat diniatkan untuk mendapatkan sejumlah kebaikan.

Berikut ini beberapa manfaat yang sebaiknya diniatkan umat Islam ketika mengamalkannya:

  1. Mencari ridha Allah SWT.
  2. Mencari ridha Nabi Muhammad SAW.
  3. Melaksanakan perintah Allah dan Rasul-Nya (Amar Ma'ruf Nahi Munkar).
  4. Mendapat berkah melalui Imam Al Haddad.
  5. Membantu meneruskan perjuangan dakwah Rasulullah.
  6. Mengikuti yang dilakukan para Salafus Shaleh.
  7. Agar kelak mendapat syafa'at Rasulullah & orang-orang sholeh.
  8. Agar punya hubungan batin dengan Imam Al Haddad.
  9. Agar kelak mendapat syafa'at Imam Al Haddad.
  10. Agar mendapat pahala amal jariyah.
  11. Meniatkan agar dapat pahala untuk diri sendiri, orang tua, pasangan, keluarga, anak keturunan hingga hari kiamat.
  12. Agar hidup semakin mendapatkan keberkahan yang melimpah dari Allah.
  13. Agar dicatat menjadi manusia yang bermanfaat
  14. Agar dicatat sebagai manusia yang menyebarkan ilmu
  15. Agar diampuni semua dosa di masa lalu, sekarang, dan yang akan datang.
  16. Agar dijauhkan dari marabahaya (tolak bala).
  17. Agar dikabulkan semua hajat dunia dan akhirat, selamat, tanpa susah payah.
  18. Agar anak-anak menjadi keturunan shaleh, shalehah, dan waliyullah.
  19. Agar bisa mensurgakan orang tua, niat birrul walidain.
  20. Agar bisa terbentuk masyarakat yang beradab di sekitar kita.
  21. Mengikuti niat para waliyullah, salafus shaleh dan para guru ruhaniah.
  22. Agar dimampukan memperbaiki sifat-sifat diri yang kurang baik.
  23. Dipermudah melunasi hutang bagi yang memiliki utang.
  24. Agar yang membaca, orang tua, keluarga para guru meninggal dalam keadaan Husnul khatimah & dihindarkan dari azab kubur.
  25. Disembuhkan dari penyakit batin dan dzohir.
  26. Agar Allah melembutkan hati yang keras.
  27. Agar mendapatkan ketenangan hidup, hati lahir dan batin
  28. Agar mendapatkan pandangan rahmat /nadroh dari Allah.
  29. Mengisi ibadah antara waktu Magrib dan Isya.
  30. Agar selamat sehat wal afiat.
  31. Mendapatkan jodoh yang sayang Allah dan Nabi Muhammad
  32. Terhindar dari fitnah dajjal & akhir zaman.
  33. Dimudahkan untuk haji, umrah, dan ziarah ke makam Nabi Muhammad.
  34. Mendapatkan rezeki yang barokah tanpa susah payah dari segala arah.
  35. Agar selalu diberikan kemudahan dan kekhusyukan didalam hati ketika beribadah kepada Allah dan menjalankan sunah Rasullullah.
  36. Agar dimudahkan untuk lebih mengenal Allah dan Rasullullah.
  37. Membersihkan hati dan jiwa yang kotor juga sebagai obat & ruqyah batin.
  38. Agar diselamatkan dari musibah, bencana, rasa sakit, dan wabah penyakit.
  39. Menyelamatkan diri dari kerugian dunia dan akhirat.
  40. Niat meraih banyak faedah dan pertolongan.
  41. Dikeluarkan Allah dari kegelapan menuju yang terang.
  42. Mendapatkan keberkahan ilmu.
  43. Diberi Kenikmatan hati ketika berdialog/beribadah dengan Allah.
  44. Dijadikan Allah menjadi bagian dari orang-orang ahli dzikir.
  45. Mendapatkan syafaat Rasulullah.
  46. Selalu berada dalam naungan dan lindungan Allah.
  47. Dijadikan setiap ucapan perbuatan, mencari ide adalah bagian dari ibadah.
  48. Niat mengenal Allah melalui segala sifat-sifat yang ada pada-Nya
  49. Niat mengharap semua yang baik menurut Rasulullah dan dijauhkan dari kemungkinan buruk yang diminta Rasulullah untuk dijauhkan.
  50. Niat menyebarkan ilmu, saling tolong menolong dalam kebaikan dan taqwa
  51. Niat silaturahmi lewat media sosial & memperbaiki kondisi umat Islam
  52. Agar meninggal dengan husnul khotimah tanpa hisab.
  53. Niat semoga diberikan Hidayah keistiqomahan dalam beribadah
  54. Amalan tambahan untuk 'menambal' amalan wajib yang blm sempurna
  55. Lebih menanamkan cinta kepada Allah dan Rasulullah serta sunnahnya.
  56. Agar supaya dihindarkan dari sikap berburuk sangka kepada Allah ketetapa-Nya dan makhluk Allah.
  57. Niat dengan membaca dan mengajak Ratib Al Haddad bisa memperbaiki akhlak dan meningkatkan kualitas iman.
  58. Dihilangkan rasa kecintaan akan dunia dari dalam hati.
  59. Dapat melihat dan memandang wajah Allah tanpa hijab
  60. Niat dimudahkan saat melintasi jembatan sirath.
  61. Agar berat timbangan Amal baik & diringankan hisabnya kelak di hari akhir.
  62. Ingin menjadi penyelamat dan cahaya di alam kubur kelak.
  63. Niat agar diampuni seluruh dosa umat muslim hinggal akhir zaman.
  64. Niat agar Allah mudahkan semua umat Rasulullah saw istiqomah dalam menjalani segala perintah Allah dan menghidupkan sunnah Rasulullah.
  65. Sebagai penjagaan rumah dari segala macam marabahaya orang yang jahat.
  66. Sebagai pemberat timbangan amal baik & diselamatkan dari yaumul hisab.
  67. Niat agar diberi keistiqomahan dalam mengamalkan hak kebaikan.
  68. Dikumpulkan dengan Nabi, para habaib, orang-orang sholeh di Surga.
  69. Niat agar menghilangkan sifat penyakit hati, sombong, riya', sum'ah, takabur.
  70. Mendapatkan cahaya penerang di alam kubur.
  71. Ingin agar amalan ini menjadi penolong di akhirat.
  72. Sebagai wasilah sebab dimudahkan terkabulnya doa.
  73. Diniatkan agar Allah menutup & menyadarkan tentang aib-aib kita sendiri.
  74. Sebagai ikhtiar diselamatkan dari fitnah akhir zaman dan selalu ditetapkan iman islam sampai anak keturunan hingga hari kiamat.
  75. Ingin dapat bimbingan Allah untuk menuju jalan yang baik dan lurus.
  76. Agar memperkuat akidah orang islam dari berbagai macam aliran sesat.
  77. Niat menjadikan wirid dan mengajak diri sendiri istiqomah dlm kebaikan
  78. Niat supaya bisa lebih dekat dan dicintai oleh Allah dan Rasulullah.
  79. Niat mendapatkan keturunan yang kelak bisa menyenangkan hati Rasulullah, meneruskan perjuangan beliau dan Syariat Allah.
  80. Niat agar Indonesia selalu diberi keamanan & ketentraman.
  81. Bisa berziarah ke makam Imam Abdullah bin Alwi Al Haddad & wali-wali Allah
  82. Mengikuti niat yang diniatkan para Al Imam Abdullah bin Alwi Al Haddad, waliyullah, salafus shalih, dan guru-guru saat membaca Ratib Al Haddad.

Demikianlah bacaan Ratib Al-Haddad lengkap dengan doa dan manfaat membacanya. Semoga bermanfaat, detikers!



(urw/urw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads