Informasi mengenai pencairan Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebesar Rp 900 ribu pada Juli 2026 kembali menjadi perhatian masyarakat. Banyak warga mencari kepastian apakah bantuan tersebut akan kembali disalurkan tahun ini serta kapan dana bantuan dapat dicairkan kepada para penerima.
Sebagai informasi, pemerintah secara berkala menyalurkan berbagai program bantuan sosial (bansos) bagi masyarakat yang memenuhi syarat, seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Adapun BLT Rp 900 ribu merupakan bantuan yang pernah disalurkan pemerintah pada 2025 melalui program BLT Kesejahteraan Rakyat (Kesra).
Lantas, kapan BLT Rp 900 ribu cair?
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut informasi terbaru mengenai jadwal pencairan, kriteria penerima, hingga cara mengecek status pencairan yang telah dirangkum detikSulsel. Yuk, simak selengkapnya!
Kapan BLT Rp 900 Ribu Cair?
Berdasarkan penelusuran detikSulsel pada Minggu (12/7/2026), hingga saat ini belum ada informasi resmi mengenai jadwal pencairan BLT Rp 900 ribu pada 2026. Pemerintah juga belum mengumumkan apakah program tersebut akan kembali disalurkan tahun ini.
Mengacu pada laman resmi Sekretariat Kabinet RI, BLT Kesejahteraan Rakyat (Kesra) terakhir kali disalurkan secara bertahap pada Oktober, November, dan Desember 2025. Sementara itu, informasi terakhir mengenai kelanjutan program tersebut disampaikan oleh Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul pada awal Januari 2026.
Saat itu, Gus Ipul menyebut pemerintah masih membuka peluang untuk melanjutkan program BLT Kesra. Namun, realisasinya akan bergantung pada hasil evaluasi serta kebijakan Presiden.
"Bisa jadi itu (berlanjut), kita lihat situasi dan kondisi serta kebijakan dari Bapak Presiden," ujar Menteri Sosial Saifullah Yusuf, dilansir dari Antara, Jumat (9/1/2026).
Cara Cek Status Pencairan BLT Rp 900 Ribu
Seperti bansos lainnya, masyarakat dapat mengecek status pencairan dan status penerima bantuan secara mandiri melalui laman resmi Kementerian Sosial (Kemensos) maupun aplikasi Cek Bansos. Berikut langkah-langkahnya:
1. Melalui Website Kemensos
- Kunjungi laman cekbansos.kemensos.go.id.
- Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sesuai KTP.
- Ketik kode verifikasi (captcha) yang muncul pada layar.
- Klik tombol "Cari Data".
- Sistem akan menampilkan hasil pencarian berupa nama penerima, desil kesejahteraan, serta jenis bantuan sosial yang diterima apabila terdaftar.
2. Melalui Aplikasi Cek Bansos
- Unduh aplikasi Cek Bansos melalui Google Play Store atau App Store.
- Masuk menggunakan akun yang telah terdaftar atau lakukan registrasi jika belum memiliki akun.
- Pilih menu "Cek Bansos".
- Isi data wilayah tempat tinggal dan nama lengkap sesuai yang tercantum pada KTP.
- Tekan tombol "Cari Data".
- Selanjutnya, sistem akan menampilkan informasi mengenai status kepesertaan serta daftar bantuan sosial yang diterima, termasuk BLT Kesra apabila program tersebut kembali disalurkan.
Daftar Bansos Kemensos yang Cair Bulan Juli 2026
Pemerintah kembali menyalurkan sejumlah bantuan sosial (bansos) kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) pada Juli 2026. Penyaluran bulan ini menandai dimulainya bansos tahap ketiga yang mencakup periode Juli-September.
Selain bansos reguler seperti PKH dan BPNT, pemerintah juga menyalurkan bantuan tambahan berupa bantuan pangan beras. Berikut rincian program bansos yang mulai disalurkan pada Juli 2026.
1. PKH
Mengacu pada laman resmi Kementerian Sosial (Kemensos), Program Keluarga Harapan (PKH) diberikan kepada keluarga miskin dan rentan yang terdaftar dalam desil 1-4 Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Penyaluran bantuan dilakukan melalui bank Himbara maupun PT Pos Indonesia, baik secara non tunai maupun tunai.
Besaran bantuan PKH disesuaikan dengan kategori penerima. Berikut rinciannya:
- Ibu hamil/nifas: Rp 750.000 per tahap atau Rp 3.000.000 per tahun.
- Anak usia 0-6 tahun: Rp 750.000 per tahap atau Rp 3.000.000 per tahun.
- Siswa SD: Rp 225.000 per tahap atau Rp 900.000 per tahun.
- Siswa SMP: Rp 375.000 per tahap atau Rp 1.500.000 per tahun.
- Siswa SMA/sederajat: Rp 500.000 per tahap atau Rp 2.000.000 per tahun.
- Penyandang disabilitas berat: Rp 600.000 per tahap atau Rp 2.400.000 per tahun.
- Lansia berusia 60 tahun ke atas: Rp 600.000 per tahap atau Rp 2.400.000 per tahun.
- Korban pelanggaran HAM berat: Rp 2.700.000 per tahap atau Rp 10.800.000 per tahun.
Sebagai informasi, penyaluran PKH dilakukan setiap tiga bulan sekali dengan pembagian tahap sebagai berikut:
- Tahap 1: Januari-Maret
- Tahap 2: April-Juni
- Tahap 3: Juli-September
- Tahap 4: Oktober-Desember
2. BPNT
Selain PKH, pemerintah juga menyalurkan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau Program Sembako kepada masyarakat yang masuk dalam desil 1-4 DTSEN.
Setiap KPM memperoleh bantuan sebesar Rp 200.000 per bulan. Karena pencairan dilakukan per triwulan, bantuan disalurkan sekaligus untuk tiga bulan sehingga setiap penerima berhak memperoleh Rp 600.000 dalam satu kali pencairan.
Jadwal penyaluran BPNT mengikuti skema yang sama dengan PKH, yaitu:
- Tahap 1: Januari-Maret
- Tahap 2: April-Juni
- Tahap 3: Juli-September
- Tahap 4: Oktober-Desember
3. Bantuan Pangan Beras
Pemerintah juga menyalurkan bantuan pangan dalam bentuk beras kepada masyarakat penerima manfaat. Berdasarkan informasi dari Badan Pangan Nasional, setiap KPM akan menerima 10 kilogram beras pada setiap tahap penyaluran.
Program ini direncanakan berlangsung sebanyak tiga kali sepanjang 2026 sebagai upaya menjaga ketahanan pangan masyarakat, terutama kelompok rentan. Penyaluran perdana dimulai pada Juli 2026, sedangkan dua tahap berikutnya akan disesuaikan dengan kondisi musim paceklik serta perkembangan situasi pangan nasional.
Secara keseluruhan, bantuan pangan beras akan menyasar sekitar 33,2 juta KPM dengan total kebutuhan mencapai sekitar 1 juta ton beras untuk tiga kali penyaluran.
Itulah informasi mengenai pencairan BLT Rp 900 ribu, lengkap daftar bansos yang cair pada bulan Juli 2026. Semoga bermanfaat ya, detikers!
